REVISI!
Hai readers ku tercintaaa, yang kemaren uda comment juga, maaf yaa updatenya lama. gue baru habis ujian nasional soalnya. Walopun udah selesai beberapa hari lalu, tapi gue butuh libur tenang dulu.
Derita anak kelas 12 emang:' sebelum un belajar ini itu, les sana sini, berangkat pagi pulang malem. Asooyy, wkwkwk malah curcol gue
Okedeh, pasti udah pada penasaran juga kan sama lanjutan partnya? Gapake lama lagi, langsung aja cekidot ke ceritaa. . .
Satu lagiii. Jangan lupa voment! Wajib hukumnya. Thankyouu juga buat yang rajin vote cerita gue.
Salam ketchuup:*:*
*******
Braaaakkkkk!!!
"Aaaaaaa" aku menjerit di pelukan niall sambil menutup telingaku. Aku tidak pernah melihat harry semarah ini sampai membanting pintu seperti itu. Apa yang akan mereka lakukan ke rendra? Tuhan tolong lindungi rendra
"You'll be fine lea. I'm here" niall semakin mengeratkan pelukannya padaku
***
Clara POV
"Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa aku bisa tertidur dengan rendra? Ayolah otak, ingatlah kejadian semalam. Aku yakin ini hanya salah paham saja!"
Aku membatin sambil menangis dibawa shower yang mengguyurku dengan buliran-buliran airnya. Kenapa semua ini bisa terjadi? Aku tidur dengan rendra. Aku terbangun tanpa busana. Bercak merah diseluruh tubuhku. Noda merah di tempat tidur. Lea dan icha memergoki kami. Apa sebenarnya rencanamu tuhan? Apa?!!
Flashback on
Aku sedang berdiri di kerumunan banyak orang saat kepalaku terasa pusing. Ini pasti karena aku kurang beristirahat dan selalu telat makan belakangan ini. Ya, aku dan icha ikut menyiapkan segala sesuatu untuk ulang tahun lea. Kami ingin semuanya maksimal
Pusing dikepalaku semakin menjadi sampai aku memegang kepalaku berharap supaya sakitnya sedikit menghilang.
"Are u ok?"
Aku mendongakkan kepalaku melihat seseorang yang berbicara kepadaku. Ternyata ini lea, bukannya tadi dia sedang berdiri dengan keluarganya? Kenapa tiba-tiba dia disini?
"No at all lea, gue sedikit pusing" jawabku dengan tanganku yang masih memegang kepala
"Yaampun kenapa bisa? sebaiknya lo istirahat saja. Gue akan nyuruh pelayan nganterin lo ke kamar" oh ayolah dia selalu panik saat mengetahui aku atau icha sedang sakit.
"tapi. ."
"tidak ada tapi-tapian. Tolong antarkan temanku ke kamarnya dan berikan dia obat pusing" kata lea dengan tegas. Dia sangat berwibawa dan mempesona. Aku yakin sahabatku ini akan menjadi orang sukses nanti
Aku sampai di kamarku dengan seorang pelayan yang membimbingku, kemudian memberikanku obat pusing. Aku menerimanya sambil menggumamkan terimakasih dan setelah aku meminumnya pelayan itu pamit dan mempersilahkanku untuk beristirahat.
Baru saja aku akan menyelimuti tubuhku dengan selimut, terdengar suara gaduh di depan kamarku. Aku segera berlari melihat apa yang terjadi disana
Betapa terkejutnya aku saat melihat rendra tertelungkup di lantai tanpa ada seorangpun bersamanya. Tanpa pikir panjang aku membantunya berdiri dengan susah payah.
"Ini orang apa kingkong sih, berat banget!" keluhku
"Aku manusia" jawabnya
"Lo ini kenapa sih?" tanyaku saat kami sudah berdiri. Tiba-tiba dia melihatku dengan mata sayunya. Aku tidak mengerti, sebenarnya dia kenapa?
KAMU SEDANG MEMBACA
2. FRIEND or MORE ?!
RomanceAku dapat berbohong di depan semua orang kalau aku baik-baik saja, tapi sebenarnya hatiku tidak baik-baik saja. Pria yang aku cintai telah pergi. Ini semua yang merubah hidupku. Adakah pasangan hidupku diluar sana? Atau tuhan memang menciptakanku u...
