S2 Chapter 13: PEGASUS

392 31 0
                                        

PEGASUS, organisasi yang membuat dunia ini seperti sekarang. Bagaimana bisa? PEGASUS mendapat bantuan dari para Penjaga, dan pemimpin mereka, Gintaro atau... ayahnya Akashi. Penjaga bertugas untuk menjaga perdamaian antara Eden dan dunia asli, tapi setelah waktu berjalan... dunia dan Eden mulai bergantung dengan para Penjaga. Kehadiran Bahamut pernah membuat dunia asli dan dunia Eden dalam kekacauan, tidak ada yang tau dari mana monster ini datang, tapi di saat yang sama, Ifrit dan Shiva datang melalui tubuh manusia. Mungkin kehadiran mereka datang dari harapan itu sendiri, atau mereka datang dari dunia yang sama. Bahamut dapat dikalahkan dengan kekuatan Gintaro, Ifrit, dan Shiva dan Bahamut disegel ke tubuh anaknya sendiri. Gintaro tidak dapat membiarkan Mythical monster untuk hidup tanpa penyegel, karena kekuatan mereka yang berbahaya, bahkan Iftit dan Shiva sendiri harus hidup di tubuh manusia. PEGASUS memprediksikan adanya kemungkinan bagi Mythical monster datang ke dunia ini lagi dan membawa kekacauan, karena itu... Eden dan PEGASUS membuat perjanjian untuk mengadakan Grand Eden's Game tanpa membuat peraturan untuk tidak boleh membunuh satu sama lain. PEGASUS percaya bahwa satu satunya cara untuk mendapatkan kekuatan yang besar untuk melawan Mythical monster, adalah membuat semua manusia berevolusi lebih cepat dengan mendorong mereka ke batas mereka sendiri. PEGASUS memiliki kekuatan dari penjaga dan dua dunia itu sendiri, dan mereka adalah inti dari dua dunia itu sendiri.

______________________________________

"Apa urusanmu?" Akashi mendorong laki laki yang meninjunya.

"Kau ini... mahluk apa?" Tanya laki laki itu terkejut.

"Hmph... pertama kau mencari ribut, sekarang kau meminta pertanyaan?" Tanya Akashi dengan tatapan yang menyeramkan.

"Ghast!" Teriak Taiga marah.

"Taiga..." Ghast terkejut.

"Ah? Shin-chan! Dimana kau?!" Teriak Hitsui tersenyum lebar.

"Shin? Kau kenal Shin?" Tanya Hinako terkejut.

"Benar, dia adalah temanku!" Teriak Hitsui tersenyum lebar.

"Ghast, apa kubilang? Apa kau sudah gila?" Tanya Taiga agak marah.

"Tidak Taiga, aku hanya ingin melihat orang orang yang kau sukai..." Kata Ghast menundukkan kepalanya.

"Hah... maafkan dia, dia memang... tidak sabar. Pertarungan sebenarnya adalah pertarungan dimana kita mengerahkan semua kekuatan kita di tempat bertarung, tempat ini bukanlah tempat yang bagus." Kata Taiga mengulurkan tangannya.

"Apa ada masalah disini?" Tanya seorang perempuan tinggi menggunakan jas.

"........ Tidak ada masalah." Kata Aoi tersenyum lebar.

"Hah..." Akashi hanya menghela nafasnya.

"Aka-kun, apa kau tidak apa apa?" Tanya Hinako khawatir.

"Aku tidak apa apa, Yuu." Kata Akashi tersenyum.

Perempuan yang memakai jas ini diikuti orang orang besar, seolah mereka adalah bodyguard perempuan itu.

"Kau adalah..." Taiga tau siapa perempuan ini.

"Alice Vayne..." Taiga terkejut saat ketua dari organisasi PEGASUS ada di jepang.

"Siapa?" Tanya Mitsuki menyipitkan matanya.

"Jaga mulutmu!" Teriak salah satu orang besar menarik kerah Mitsuki.

"Lepaskan." Kata Mitsuki.

"Hah? Anak tidak tau diri!" Teriak orang besar itu.

Mitsuki menginjak kaki orang besar itu dan mendorongnya hingga terjatuh.

"Hmph... trik itu hanyalah trik biasa untuk menjatuhkan lawan, tapi kau sama sekali tidak tau..." Kata Mitsuki tersenyum.

The Grand Eden's GameCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang