S2 Chapter 2: Keajaiban

413 35 18
                                        

"Matilah kau, monster!" Teriak laki laki itu dan berusaha menusuk jantung Akashi.

"Apa yang kau lakukan disini, Hayama?" Tanya Kuguha menembak senjata laki laki itu hingga terpental.

"Tch... Kuguha!!!" Teriak Hayama marah.

"Kau tidak apa apa, Akashi?" Tanya Kuguha tersenyum seperti biasa.

"Hmph... aku tidak akan mati walaupun dia sudah menusukku. Tetap saja... gerakan yang dia pakai... adalah gerakan milik Asassin... sepertimu, Kuguha." Kata Akashi.

"Kuguha! Minggir! Kau bersama monster!" Teriak Hayama marah.

"........ Dimana Sakurai?" Tanya Kuguha tersenyum seperti biasa.

"Disini..." Seorang perempuan berambut pink dengan tubuh bagus seperti Hinako, muncul dari belakang Hayama.

"Kau punya nyali yang besar untuk melawan Clanmu sendiri, pengkhianat." Kata Sakurai dengan tatapan yang menyeramkan.

"Aku sudah bukan lagi Clan dari Silver Wolf. Lebih penting lagi, urusan apa yang kau punya dengan temanku?" Tanya Kuguha tersenyum seperti biasa.

"Teman? Kalo begitu, mengapa kau mengkhianati kami? Bukankah kami temanmu?" Tanya Sakurai marah.

"Aku hanya keluar dari Clan, itu saja." Kata Kuguha tersenyum seperti biasa.

"Kita bertiga berjanji akan membuat dunia ini takut pada kita! Bukankah kau masih ingat itu?!" Teriak Sakurai marah.

"Aku mempunyai alasan..." Kata Kuguha.

"Itu sudah cukup. Apa kalian masih ingin meneruskan pertarungan ini?" Tanya Akashi menepuk pundak Kuguha.

"Hmph... maju!" Teriak Hayama bersiap untuk menyerang lagi.

"Kita pergi sekarang, Hayama. Selanjutnya kita bertemu lagi, kami akan membunuhmu." Kata Sakurai memegang pundak Hayama.

"...... Baiklah..." Kata Hayama senjatanya menghilang dan tangannya kembali menjadi manusia.

Hayama dan Sakurai menghilang menjadi bunga sakura yang berterbangan.

"Apa kau mau menjelaskan?" Tanya Akashi.

"Hahahaha... mereka adalah teman masa kecilku." Kata Kuguha tersenyum.

"Bukan itu, apa maksudmu pengkhianat?" Tanya Akashi marah.

"Aku meninggalkan Clanku sendiri... dan meninggalkan mereka sendirian..." Kata Kuguha tersenyum seperti biasa.

"Kenapa kau meninggalkan mereka?" Tanya Akashi.

"Begitu ya... aku tidak akan berusaha mengetahui urusanmu. Tapi aku tidak menyukai mereka mengikutiku dan Aoi." Kata Akashi marah.

"Aoi juga?" Tanya Kuguha dan terkejut.

"Apa mau mereka pada Aoi? Mereka benar... aku adalah monster, tapi Aoi bukanlah salah satunya." Kata Akashi marah.

"Mereka menargetimu. Tapi Asassin mempunyai trik yang efektif... sekotor apapun itu." Kata Kuguha tersenyum seperti biasa.

"Aku tidak peduli! Jangan membawa Aoi ke dalam masalah ini!" Teriak Akashi marah.

"Akashi!" Teriak Aoi memanggil Akashi.

"Eh? EEEHHHHH?!?!?!?!" Aoi terkejut.

"Maksudmu... orang yang memberi surat cinta itu adalah Kuguha?!" Teriak Aoi mukanya merah.

"Apa maksudmu, bodoh?" Tanya Akashi dan mencubit pipi Aoi.

"Ow!!! Ow!!! Sakit Akashi! Lepaskan aku!" Teriak Aoi kesakitan. Akashi melepaskan Aoi.

The Grand Eden's GameCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang