34

171 4 0
                                        

ada suara sedikitpun yang keluar dari penonto.

Setelah musik berhenti serentak penonton berdiri dan memberi tepuk tangan yang begitu meriah, aku pun juga begitu. David dan kawan-kawannya meninggalkan panggung, aku ikut keluar dan menunggu dia didepan gedung niatnya mau ngasi ucapan selamat hhh. Sebenernya mau nebeng pulang juga hhh modus. Aku liat David keluar bareng temen-temennya aku tersenyum karna David melihatku dan menghampiriku sembari bersalam dengan kawannya yang beda arah jalan mereka.

"selamat ya, permainan kamu bagus banget"

"hhh... alhamdulillah makasi, udah mau pulang apa masih ada kelas?"

"alhamdulillah mau pulang, udah selesai kelasnya"

"ya udah bareng aja, tapi kita makan dulu ya laper" sambil menepuk perutnya.

"hh.. ok!" jawabku. kami berhenti di cafe dekat komplek kami, kami memilih menu yang disodorkan pelayan.

"mau pesan apa kakak?"

"nasi goreng special" serentak aku dan David memilih menu itu dan membuat pelayan terbengong, aku dan David saling pandang dan tertawa,

"ok, nasi goreng special dua" kata David sembari melihatku.

"minumnya apa kak"

"teh anget, tapi gulanya sedikit". kata David dan itu juga yang mau aku bilang, tapi karna takut dibilang ikut-ikutan aku pesen jus alpukat aja,
sempet aneh si kenapa selera makan kami bisa sama aku lebih suka teh yang gulanya hanya sedikit dan David juga gitu hem lucu juga si hh,

"kok bisa sama si ca, kamu ikut-ikut aku ya hhh"

"ih GR mungkin cuma kebetulan aja"

"oow jadi kebetulan"

"ya, iya terus apa donk hhh". pesanan kami datang, sembari makan kami ngobrol panjang lebar nglor ngidol nggak jelas dari pada sepi.

Selesai makan niatnya mau langsung pulang, tapi David mau keapotik dulu katanya mau beli vitamin, heran si sampai saat David keluar aku tanya.

"harus ya minum vitamin terus? Kamu sakit Vid?"

"hhh, kenapa si sekomplit itu tanyanya hh, nggak papa kok Cuma tambah suplemen aja aku kan jarang makan, jadi perlu suplemen"

"eem gitu, alhamdulillah dech kalo gitu". dia hanya tersenyum dan melanjutkan menyetir, sampai juga di rumah.

"makasi ya Vid"

"ok, aku langsung pulang ya... daaa". ku jawab dengan anggukan dan melambaikan tangan melihat dia kearah rumahnya aku langsung masuk rumah.

"udah pulang, makan dulu sana"

"aku udah makan tadi sama David bu"

"loh kok bisa sama David, dia jemput kamu"

Kunfayakun CintaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang