Ya tuhan.. Adakah yang lebih bahagia dari perasaanku saat itu?
Malam ini merupakan malam yang sangat indah bagiku. Saat itu kupikir undangan makan malam oleh kak Kevin kepada ku dan keluargaku tadi malam hanya undangan makan malam biasa.
Tapi ternyata, yang terjadi tadi malam benar-benar diluar dugaanku.
Kak Kevin menyatakan cintanya ke aku di hadapan semuanya di depan Kak Rayn, Bunda, Ayah, Tante Ratna, dan om Ridwan.
Ya Tuhan, ini kali pertama ada pria yang menembakku di hadapan keluargaku.
Kejadian tadi malam tak akan pernah ku lupakan. Aku bahagia sekali, ternyata hubungan kami dapat restu dari keluarga kak Kevin maupun keluargaku sendiri.
"I love you Veerisha Tworellia Roygi
.." masih teringat jelas di benakku saat kak Kevin mengucapkan kata itu kepada ku.
Ya Tuhan, berkatilah hubungan kami ini. Biarkan lah kami bahagia bersama seperti ini selamanya. Amin..
***
Pagi ini seperti pagi-pagi biasanya, aku bersiap-siap untuk ke campus.
"Pagi Bun, pagi Yah, pagi Kak" sapaku kepada mereka yang sudah terlebih dahulu berada di meja makan.
"Pagi.. " jawab mereka bertiga yang hampir bersamaan.
"Kau sudah siap sarapannya Rayn?" tanya ayah sambil menyesap kopinya.
"Sudah, Yah. Ve, kamu di jemput sama Kevin kan?"
"Iya kak. Kok kakak sama Ayah buru-buru banget ke kantornya?" tanyaku saat melihat mereka berdua beranjak dari kursinya.
"Iya. Ayah ada meeting hari ini. Yaudah, Ayah berangkat dulu ya Bun, Ve!" pamit Ayah kepada Bunda dan aku.
"Iya, Ayah sama Rayn hati-hati ya" ucap Bunda.
"Rayn pamit dulu ya Bun, daa Ve.. " kata kak Rayn sambil mencium punggung tangan Bunda dan mengacak poniku.
"Oh iya Ve, ntar kamu pulang jam berapa?" tanya Bunda saat kami selesai sarapan.
"Paling jam sebelas udah pulang Bun. Emang kenapa Bun?" tanyaku.
"Hem, nanti siang temenin Bunda ke Butik yah!" pinta Bunda.
"Ooh.. Siap Bun!"
Tit.. Tit.. (Bunyi kelakson)
Bunyi kelakson mobil di teras.
"Ve, itu kayaknya kelakson mobilnya Kevin" kata Bunda.
"Iya Bun. Yaudah, Ve pamit ya Bun!" pamitku sambil mencium punggung tangan Bunda dan pipi Bunda.
"Iya.. Hati-hati ya sayang.. "
"Oke.. Bunda!" ucap ku seraya menghampiri kak Kevin.
"Pagi dokter ganteng.." godaku saat menaiki mobil kak Kevin.
"Pagi sayang.." ucap pria tampan di sampingku.
"Kakak pulang jam berapa nanti?" tanyaku.
"Agak malem lagi kayaknya Ve, soalnya lagi banyak pasien nih!"
"Uuh.. Mau dong jadi pasien nya dokter Kevin yang ganteng ini.. " godaku sambil mengacak rambutnya.
"Eh kamu jangan mintak sakit dong Ve.. Ntar dokter yang ganteng ini jadi sedih.. " ucapnya sambil tersenyum.
"Hem.. Ntar Ve pulang sendiri nggak apa-apa kan?" sambung kak Kevin lagi dengan wajah yang tampak sedikit merasa bersalah.
"Iya nggak apa-apa kok. Lagian Ve pulang cepet hari ini" terangku.
"Oh.. Baguslah" kata kak Kevin.
***
Sudah hampir 2 bulan hubungan aku dan kak Kevin.
Sejauh ini belum ada masalah besar yang melanda hubungan kami. Kalaupun ada hanya masalah-masalah kecil yang dapat kami selesaikan secara baik-baik.
Aku sangat beruntung memiliki pacar sekaligus dapat berperan sebagai kakak yang dapat menuntunku mana yang baik dan mana yang buruk untuk ku lakukan.
Kak Rayn seminggu yang lalu juga telah memperkenalkan Kak Sekar teman SMA nya dulu ke Bunda dan Ayah.
Aku lihat kak Sekar gadis yang baik dan sopan. Aku menyukai kepribadiannya. Dia juga ramah dan sering curhat tentang kak Rayn kepada ku. Kehadiran kak Sekar membuatku merasa semakin bahagia.
***
Hei readers.. Tqtqtq 🙏
Apakah ini last part? Oh ya pasti nggak lah.. Mentang-mentang udah pada happy jangan kira ini akhir dari kisah cinta Kevin dan Ve.
Di next part readers akan di bikin greget dengan hadirnya tokoh baru.. 👦
Dan di next part lah awal dari perjalan cinta Kevin dan Ve yang di penuhi berbagai macam problem!
Siap-siap dibikin greget ya readers! 😂
Vote and comment nya jangan lupa 👇 big thanks!!
KAMU SEDANG MEMBACA
Semua Karena Cinta (Completed)
RomanceVeerisha merasa hidupnya telah sempurna saat kehadiran Kevin Wijaya, pria tampan yang kini telah menjadi seorang dokter muda. Mereka bertemu pertama kali saat Veerisha liburan ke New York dan Kevin sedang kuliah di New York. Namun perjalanan cinta...
