Author pov :
"Maafin bunda nak..." lirih wanita paruh baya itu menatap langkah putrinya yang menjauh pergi sambil terisak, tak terasa setetes bening meluncur dari sudut matanya menyisakan penyesalan pada relung hatinya.
Veerisha marah kepada Bundanya saat wanita paruh baya itu mengatakan bahwa Kevin telah berbohong kepadanya.
Wanita paruh baya itu berkata bahwa Kevin tidak pergi ke Malaysia untuk urusan seminar, tetapi pergi untuk meninggalkan Veerisha.
"Bravo Tante bravo, ekting Tante Widya patut di acungi jempol." ucap seorang pria.
"Sudah puas kamu! Saya kira kamu pria manis yang baik hati ternyata saya salah, kamu gak lebih dari seekor ular!?!" ucap perempuan paruh baya itu dengan raut muka geramnya.
Terdengar tawa mengejek dari bibir pria itu.
"Dengar ya Tante! Tujuan Fadel hanya untuk memiliki Ve. Tante hanya perlu menuruti semua keinginan Fadel dan selalu membela Fadel di depan semua orang terutama Veerisha!" ujarnya mulai beranjak dari posisinya.
Perempuan paruh baya itu hanya menatap pria itu dengan tatapan kebenciannya.
Widya benar-benar menyesali keputusannya menerima pria itu untuk tinggal di rumahnya, jika saja dia tidak mengizinkannya untuk tinggal di rumahnya mungkin kejadian ini tak akan pernah terjadi.
Bayangan tentang pria polos, tampan, manis dan baik hati itu pun sirna ketika mendapati pria itu berlaku jahat seperti ini kepadanya dan keluarganya.
"Ingat Tante kartu as Tante ada di tanganku, jadi jangan macam-macam.Jika tante tidak ingin kartu as Tante itu terbuka sebaiknya tante turuti semua yang Fadel mau oke!" ucapnya mengancam dengan seringai liciknya, ketika melewati tubuh perempuan paruh baya itu.
Terdengar suara tawa dari bibir pria itu, pria itu puas bisa mempermainkan keluarga ini.
Perempuan paruh baya itu hanya bisa mematung, menyesali kebodohannya waktu itu.
Waktu di mana pria itu tanpa sengaja mengetahui rahasia besarnya yang selama ini di simpannya rapat-rapat, dan kini dia harus menuruti semua keinginan pria itu agar rahasia yang selama ini di tutupinya itu tidak terbongkar.
Widya kau bodoh!!!
***
Veerisha pov :
Malam ini aku kembali menangis lagi dikamar, mengingat apa yang barusan Bunda katakan padaku.
Bunda bilang kalau kak Kevin tidak pergi ke Malaysia untuk acara seminar, tapi kak Kevin pergi untuk meninggalkanku.
Kak Kevin nggak mungkin seperti itu, kak Kevin nggak akan pernah berbohong kepada Ve! Kak Kevin pernah bilang kalau dia nggak akan pernah meninggalkan Ve! Bunda pasti bohong! Itu semua nggak benar!!
"Dek... " panggil seseorang dibalik pintu kamarku.
"Masuk kak.. " ucapku dengan suara gemetar habis nangis.
"Ve, kamu baik-baik aja? Hm?" tanya kak Rayn seraya duduk ditepi ranjang sambil membelai lembut rambut panjangku yang berantakan.
"Jahat.." ujarku lirih.
"Siapa yang jahat Ve?"
"Bunda jahat, semua jahat!!.."
"Kak Kevin nggak akan berbohong!! Bunda yang bohong! Kakak percayakan sama kak Kevin!!?" kataku dengan isakan tangis.
"Ve, Bunda nggak jahat. Nggak ada yang jahat sama Ve! Kakak nggak tau harus percaya sama siapa dek.." terang kak Rayn seraya memelukku.
"Ve kangen sama Kak Kevin, kak. Ve mau dia balik ke Jakarta.."
"Kamu sabar dong Ve, kalau Kevin beneran sayang sama kamu dia pasti akan balik kesini kok. Tapi kalau Kevin nggak balik, Ve juga harus bisa move on! Ve harus bangkit, kakak nggak mau adek kakak terus-terusan nangis kayak gini!" jelas kak Rayn.
"Kak! Kak Kevin pasti akan balik lagi kak. Sampe kapan pun Ve akan nungguin kak Kevin! Ve nggak mau dijodohin sama Fadel! Ve benci Fadel kak, kakak ngerti kan?" ucapku masih dengan suara gemetar.
"Iya sayang.. Kakak percaya sama Kevin. Tapi kamu nggak boleh benci sama Fadel, dia itu beneran cinta sama kamu.."
"Tapi Ve nggak mau nikah sama dia, Ve cuma mau nikah sama Kak Kevin, kak!"
"Iya Ve kakak ngerti, kakak akan selalu mendoakan untuk kebahagiaan kamu dek.."
"Makasih kak.."
"Yaudah kamu istirahat yah! Besok kamu kuliahkan?" tanya kak Rayn.
"Iya kak.."
"Yaudah jangan nangis lagi.. Good night princess kecil kakak.." ucap kak Rayn seraya mencium lembut kening ku.
"Good night too kakakku sayang.."
***
Vomment!👇
Jangan jadi silent readers yak!!
Tqtq🙏
See you😉
KAMU SEDANG MEMBACA
Semua Karena Cinta (Completed)
RomanceVeerisha merasa hidupnya telah sempurna saat kehadiran Kevin Wijaya, pria tampan yang kini telah menjadi seorang dokter muda. Mereka bertemu pertama kali saat Veerisha liburan ke New York dan Kevin sedang kuliah di New York. Namun perjalanan cinta...
