"Terkadang apa yang di lihat oleh mata itu tak seperti apa yang sebenarnya sedang terjadi, jangan pernah mengira bahwa apa yang kau pandang itu selalu benar karena terkadang kenyataannya tak seperti apa yang telah kau lihat... Hanya kejujuran yang bisa menjelaskannya..." -Author
_____________________
Budayakan Vote sebelum baca~😉
______________________________________
Author pov
Mata pria itu menangkap sosok pria yang sangat dibencinya itu berada di area kampusnya.
"Dia ada di sini! Sekali tepuk dua nyamuk sekaligus.." ucap pria itu dengan seringai jahatnya.
Perlahan pria itu menghampiri sosok yang sedang berbincang dengan beberapa mahasiswa itu.
"Hei kak Kevin..." sapaan itu membuat Kevin mengedikan bahunya ke arah sosok pria yang tengah tersenyum kepadanya.
"Fadel..." ucap Kevin melihat sosok yang tadi menyapanya adalah Fadel, sepupu kekasih nya.
"Lo ngapain disini?" tanya Fadel pada pria disampingnya itu.
"Kok lo belum pulang" Kevin balik bertanya tanpa menjawab pertanyaan pria itu.
"Belom tadi ada kelas tambahan..."
"Lo lihat Veerisha gak?" tanya Kevin.
"Tadi gue lihat dia sama Azka..." ucap pria itu malas.
"Azka???" Gumam Kevin.
"Hemm... tadi gue lihat mereka ke gedung B." ucap Fadel sambil menunjuk gedung yang berada di sisi gedung C itu.
Tanpa bersuara Kevin langsung berjalan ke arah gedung yang tadi di tunjukan oleh Fadel.
"Lo mau ke mana?"
"Cari Veerisha" ucap Kevin dingin. "Gue anter ya,ntar kesasar lagi!" tanya Fadel mensejajari langkah Kevin.
Kevin hanya diam tak menolak atau pun bersuara membuat pria itu semakin geram dengan sikap dingin orang yang sangat di puja oleh Veerisha itu.
"Kenapa Veerisha dan Azka ke gedung ini ya? Padahal jam segini kan gedung ini kosong," ucap pria itu membuat langkah Kevin terhenti.
"Maksud elo?" tanya Kevin.
"Ya gedung ini kalau udah jam 1 siang kan bakalan sepi, kan jadwal kelasnya sudah selesai jadi gak ada mahasiswa yang dateng ke gedung ini lagi..." terang Fadel sambil terus berjalan melewati koridor-koridor yang memang sepi di jam segini. Kevin kembali mengikuti langkah pria itu.
Pikiran jelek mulai menghantui benak Kevin, memikirkan apa yang sedang di lakukan Azka dan Veerisha di dalam gedung kosong ini.
"Kecuali__" gantung Fadel Membuat Kevin menatapnya tajam.
"Kecuali kalau mereka mau melakukan hal yang aneh-aneh... seperti mereka!" ucap Fadel menunjuk ke arah kedua pemuda yang tengah berlari ke luar dari gedung ini, dan salah satu pria itu berlari sambil bertelanjang dada, kaos dan jaket kulitnya di bawa oleh pria yang satu lagi.
Pikiran aneh itu menusuk akal sehat Kevin, terlihat semburat merah di wajah tampannya itu menunjukan bahwa ia sedang menahan emosinya.
Fadel yang berdiri di samping Kevin tersenyum puas melihat ekspresi pria yang ada di sebelahnya itu.
Good job... walau di luar rencana tapi ini lebih baik. Ternyata dewi fortuna sedang berpihak padaku! batin pria itu tersenyum licik.
Awalnya hanya ingin memberikan bukti lewat lembaran foto hasil jepretan orang yang sudah gue sewa, tapi ternyata Kevin akan melihat adegan itu secara langsung!!
KAMU SEDANG MEMBACA
Semua Karena Cinta (Completed)
RomantikVeerisha merasa hidupnya telah sempurna saat kehadiran Kevin Wijaya, pria tampan yang kini telah menjadi seorang dokter muda. Mereka bertemu pertama kali saat Veerisha liburan ke New York dan Kevin sedang kuliah di New York. Namun perjalanan cinta...
