Part 13

173 8 0
                                        

Kevin Pov:

Hari ini Tante Widya bundanya Ve mengajakku ketemuan di kafe Pelangi. Siang ini saat jam makan siang aku usahain untuk bisa ketemu sama tante Widya.

Saat ditelfon tadi kedengarannya ada kesedihan yang dirasakan tante Widya. Aku jadi khawatir.

"Siang Tante.. " sapaku saat menemui tante Widya yang telah terlebih dulu berada di kafe Pelangi.

Benar saja, tante Widya kelihatannya lagi sedih. Bahkan terlihat seperti habis nangis.

"Eh, K-kevin. Akhirnya sampai juga" ucap tante Widya gugup seraya mengelap pipinya yang sedikit basa dengan telapak tangannya.

"Tante udah lama? Maaf tadi Kevin kena macet. Biasalah kalo lagi jam makan siang gini, Tan" jelasku mencairkan suasana.

"Ooh, nggak apa-apa kok Vin, tante ngerti"

"Hmm.. Jadi ada apa Tan? Kok tumben ngajak Kevin katemuan berdua gini?" tanyaku saat melihat tante Widya menunduk.

"Kevin, sebelumnya tante mau minta maaf.. " ucap tante Widya lirih.

"Minta maaf buat apa Tan?" tanyaku tak mengerti dengan maksud pembicaraan tante Widya.

"Kevin! Mulai sekarang kamu harus bisa jauhin Veerisha!" ucap tante Widya dengan suara gemetar.

"T-tapi kenapa tan?" ucapku panik tak percaya dengan apa yang kudengar barusan.

"Pokoknya kamu harus mutusin hubungan kalian dan lupakan Veerisha!"

"Tapi kenapa tan? Kevin salah apa?" ucapku dengan suara agak tinggi.

"Kevin, maafin tante. Cuma ini yang terbaik! Tolong turuti omongan tante" kata tante widya seraya beranjak dari kursi.

"Tapi tante, tante nggak bisa pergi. Tante tolong jelasin ada apa? Jelasin semuanya sama Kevin tan!" ucapku sambil menahan tangan tante widya.

"Oke! Kalo kamu memang mau tau semuanya.." ujar tante widya sambil duduk kembali.

"Kevin tante sama Om Dafa berniat untuk menjodohkan Veerisha dengan Fadel!" ucap tante widya lirih.

Jek! Rasanya jantung ini copot dan dihancurkan didepanku saat ini juga begitu mendengar nama Fadel yang akan dijodohkan dengan Veerisha.

"M-maksud tante apa? Tante kan tau kalau Kevin sama Ve udah lama pacaran. Dan sejauh ini hubungan kami baik-baik saja.." ujarku memastikan ucapan tante widya tadi.

"Tante tau itu Kevin. Tapi itulah yang akan terjadi, tante hanya nggak mau kehilangan Ve.."

"Kenapa? Kenapa tante harus kehilangan Ve!? "

"Fadel telah mengetahui rahasia besar dalam keluarga Tante, Vin!" ucap tante widya mulai terisak.

"Tante, plis! Tenang dulu. Ceritakan sama Kevin apa yang terjadi, rahasia apa maksud tante?" tanyaku tak mengerti.

"Kevin, kamu harus janji jangan pernah ceritakan sama Ve apa yang akan kamu dengar nanti! Kamu bisa berjanji sama tante kan Vin?..." ujar tante widya.

"I-iya tan, Kevin janji!" ucapku panik.

"Jadi sebenarnya.. Vee.. Bu-bukan anak k-kandung Tante dan om Dafa, Vin. Ve bukan anak Tante.. Dan Fadel tau itu! Ini semua salah tante.. Tante yang salah... " ucap tante widya dengan tangis yang pecah membuat orang disekitar kami memandang kearah kami.

Ya Tuhan. Jadi ini masalahnya! Kasian kamu Ve.. Kamu nggak tahu apa-apa, tapi kamu yang harus jadi korbannya.
"A-apa!! Jadi Ve anak siapa Tan?"

"Ve kami ambil dari panti asuhan Vin. Orang tua Veerisha sudah meninggal. Ayahnya meninggal saat Ve masih dalam kandungan, sementara ibunya meninggal saat usai melahirkan Veerisha... " terang tante widya dengan suara parau.

Sungguh malang nasibmu Veerisha ku sayang..

"Lalu bagaimana Fadel bisa mengetahui rahasia sebesar ini tan!?"

"Ini salah tante, karena tante nggak menghancurkan bukti-bukti itu dari dulu. Hingga suatu hari Fadel masuk keruang kerja Om Dafa dan mengcopy nya Vin.. Tante memang bodoh.. "

"Tante nggak boleh bicara seperti itu!"

"Jadi kamu mau bantu Tantekan? Tante tau kalau kamu mencintai Veerisha, kamu nggak akan tega jika harus melihat Ve sedih karena mengetahui kebenarannya kan.. "

"Tante, Kevin nggak pernah bisa lupain Veerisha! Kevin nggak punya alasan untuk menjauhi Veerisha!"

"Kamu bisa pergi jauh dari Jakarta Vin, kamu bilang kalau kamu ada praktek disuatu daerah dalam waktu panjang.. Dan mulai saat itu, kamu jangan hubungi Veerisha lagi.. Kamu bisa kan Vin! Ini semua demi Veerisha! Pliss tolong tante.. "

"Baik Tante, jika itu yang terbaik untuk Veerisha! Kevin akan lakuin. Meski Kevin sendiri nggak yakin akan bisa hidup tanpa Ve atau tidak.. "

"Terima kasih Vin! Tante sangat berhutang budi sama kamu.. Tante doakan agar kamu bisa menemukan wanita yang lebih baik dari anak tante.. "

"Tante harus janji sama Kevin kalau tante akan selalu bahagiakan Ve saat Kevin pergi Tan..."

"Tante akan lakuin itu Vin! Pasti akan tante lakukan"

***


Ciee yg tegang bacanya.... 😁
Yah! Inilah yg terjadi!!

Next Part tambah seru nih..
Stay terus yah!!

Vomment Yuk!👇

Tqtqtq 🙏
See you... 😉

Semua Karena Cinta (Completed) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang