Author pov :
"Elo kenapa sih Ve? Gue lihat beberapa hari ini muka lo kaya orang yang gak ada semangat hidupnya sama sekali. Lo kenapa sih, cerita sama gue dong siapa tahu gue bisa bantu..." ucap pria itu pada seorang gadis yang tengah duduk di hadapannya sambil bertopang dagu.
"Aku gak papa ko Ka..." ucap gadis itu lemas.
"Kalo gak ada apa-apa lo gak bakalan kaya gini. Gue kenal elo udah lama, elo gak bisa bohong sama gue Ve! ucap pria itu pada Veerisha.
Terlihat Veerisha menimbang ucapan sahabatnya itu sebelum menceritakan semua yang terjadi padanya.
"Oke aku akan cerita, tapi kamu harus janji ya, jangan ceritakan hal ini pada siapapun termasuk kak Rayn..." ucap Ve menegaskan, sebelum akhirnya cerita itu mengalir dari bibirnya.
Veerisha menceritakan pada Azka apa yang terjadi saat ia kerumah Kevin kemarin yang ternyata sudah menjual rumahnya, dan pertengkarannya dengan bunda sampai rencana pernikahan Fadel dengannya. Dia menceritakan semuanya pada sahabat baiknya itu tanpa terkecuali.
"Ja-jadi, kak Kevin udah jual rumahnya dan nggak ngasih kabar le lo?!" tanya Azka pada gadis yang menjadi topik dari percakapan mereka tadi.
"Iya Ka.. Kak Kevin udah ninggalin aku.. Benar kata Bunda, kak Kevin udah bohong sama aku.. " terang Veerisha dengan terisak.
"Ya Ampun Ve.. Kasihan banget elo Ve. Tapi tunggu! Elo yakin kak Kevin sengaja pergi tinggalin lo tanpa sebab gitu?" tanya Azka.
"Sebenernya sampe sekarang aku berharapnya ini nggak nyata Ka, karena aku percaya kalau kak Kevin beneran cinta sama aku dan nggak akan ninggalin aku.. Tapi inilah kenyataannya Ka.. " ucap gadis itu lirih.
"Gue nggak yakin kak Kevin beneran pergi ninggalin lo Ve, pasti ada sesuatu yang nggak kita ketahui tentang yang terjadi pada Kak Kevin!"
"Aku nggak tau Ka, aku cuma bisa pasrahkan semuanya.."
"Lo sabar yah.. Gue akan cari tau tentang semua ini!"
"Makasih Ka, Janji ya kamu jangan ceritakan hal ini pada kak Rayn!" ucap Veerisha memohon namun ada nada tegas dari ucapannya tadi.
"Iya... tapi sampai kapan elo mau nanggung ini sendirian?"
"Aku gak tahu," ucap Veerisha lirih. Azka hanya bisa memandang sahabatnya itu dengan tatapan kasihan, gadis yang dulu pernah di cintainya itu sekarang sedang menanggung masalahnya itu seorang diri.
"Elo tenang aja, kan masih ada gue sama Vira. Kita akan selalu ada buat lo..." ucap Azka tersenyum manis.
"Makasih ya Ka, kamu dan Vira adalah sahabat terbaik yang aku punya. Aku gak ngebayang kalo gak ada kalian!" ucap Veerisha
Azka mengacak gemas poni gadis di hadapannya itu, Veerisha hanya mencebikan bibirnya pertanda kesal dengan apa yang di lakukan sahabatnya itu pada poni rambutnya.
Keduanya tertawa bersama, mereka tak tahu apa yang sedang mengintai mereka dari kejauhan.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
Semua Karena Cinta (Completed)
RomansaVeerisha merasa hidupnya telah sempurna saat kehadiran Kevin Wijaya, pria tampan yang kini telah menjadi seorang dokter muda. Mereka bertemu pertama kali saat Veerisha liburan ke New York dan Kevin sedang kuliah di New York. Namun perjalanan cinta...
