Part 35

181 7 0
                                        


Author pov :

Terlihat dua pria sedang bersitegang saling pandang dengan tatapan menahan emosi terutama dengan pria yang bernama Kevin itu. Pria itu sedang mencoba mengontrol emosinya agar tak menghajar orang yang ada di depannya itu.

"Kita bisa bicarakan hal ini baik-baik, duduk lah kak..." ucap Azka.

Yaa pria yang ada di hadapan Kevin saat ini adalah Azka sahabat Veerisha. Setelah menerima pesan singkat dari Azka, Kevin langsung menuju ke tempat di mana dua orang ini saling membuat janji temu dan di sinilah sekarang mereka, di Cafe Jingga yang tak jauh dari kompleks rumah mereka.

Kevin duduk di hadapan Azka, dia masih diam sambil menatap tajam pria yang ada di hadapannya itu.

Kevin duduk di hadapan Azka, dia masih diam sambil menatap tajam pria yang ada di hadapannya itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Gue mau menjelaskan soal kemarin," ucap Azka, Kevin hanya mengangguk."Tapi sebelumnya ada yang mau gue ceritain ke kakak.." ucap Azka menunggu persetujuan Kevin.

Kevin hanya menautkan kedua alisnya.
"Bicaralah.." ucap Kevin Datar. Terlihat Azka menghela napasnya sebelum bercerita panjang lebar pada kekasih dari sahabatnya itu juga.

"Sebenernya gue suka sama Veerisha, gue cinta sama dia__" ucap Azka menggantung sambil melihat ekspresi Kevin setelah ia berkata seperti itu.

"Lanjutkan!" ucap Kevin masih mengontrol emosinya untuk bisa mendengarkan penjelasan dari mulut Azka.

"Tapi itu dulu... gue pernah nembak dia beberapa tahun lalu tapi dia nolak gue.. Karena di hatinya gue cuma sebatas sahabat baik kak, nggak lebih!" jelas Azka.

Kevin tertegu mendengar penjelasan Rio.

"Dan sekarang rasa sayang gue ke Veerisha cuma sebagai sahabat, gak lebih. Gue udah ngelupain perasaan gue sama dia. Sekarang gue udah punya orang yang gue sayang dan sangat gue cintai..." lanjur Azka lagi menjelaskan.

"Vira..." ucap Kevin.

"Begitulah. Kak Kevin masih ingat kata-kata kakak dulu kan jika gue dan Vira mungkin berjodoh. Yaa kakak benar soal itu..." ucap Azka, Kevin terkekeh.

"Jadi kita sudah gak ada salah paham soal perasaan lagi kan..." ucap Azka tersenyum masam.

"Ya tapi elo harus jelasin masalah kemarin." ujar Kevin.

"Makanya kemaren itu jangan pake ngambek dulu, pake nonjok gue segala lagi emangnya gak sakit apa!" cibir Azka atas kelakuan Kevin tempo lalu.

"Oke-oke kalau soal yang itu gue yang salah dan sory kalo gue tiba-tiba njetos elo kaya gitu, namanya juga orang lagi emosi! Tapi tonjokan elo itu juga sakit kali.." ucap Kevin mengingatkan Azka jika ia juga menghajarnya.

"Hehe... tapi tetep aja lo duluan yang mulai kak."

"Ya-ya... jadi kapan ini ceritanya?!" ucap Kevin mulai jengah. Hening sejenak sebelum Azka akhirnya melanjutkan ceritanya.

"Kemaren itu sebenarnya Veerisha hampir di perk*sa oleh dua orang cowok bejat!" ucap Azka geram

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kemaren itu sebenarnya Veerisha hampir di perk*sa oleh dua orang cowok bejat!" ucap Azka geram.

"APA!!!" sentak Kevin membuat semua mata tertuju pada mereka berdua.

"Kalem kak, kan gue bilang hampir..." gumam Azka menenangkan Kevin.

"Maksud lo Veerisha__"

"Iya hampir, karena waktu itu gue keburu dateng duluan dan mereka langsung lari."

Kevin sempat berpikir jangan-jangan pelakunya adalah kedua pria yang kemarin berlari tergesa-gesa keluar dari gedung di mana dia menemukan Azka dan Veerisha. Berengsek!!! umpat Kevin.

"Sial... berarti gue udah nyakitin Veerisha karena gue gak percaya sama kata-katanya. Bahkan gue juga gak mau dengarin penjelasannya sama sekali. Bego! Dia pasti takut saat kejadian itu.." umpat Kevin pada dirinya sendiri yang selalu termakan emosi dan egonya itu.

"Iya kakak emang bego!" ucap Azka, Kevin hanya dapat mendengus mendengar sindiran Azka tadi.

"Apa tadi Veerisha sudah pulang ke rumah?" tanya Azka memastikan Veerisha benar-benar pulang ke rumah setelah kejadian tadi siang.

"Iya dia udah pulang, tapi tadi dia sempat pingsan..."

"APA!!!" kini Azka yang membuat semua mata itu tertuju pada mereka.

"Elo apa-apaan sih..." ucap Kevin. Kevin yang melihat ekspresi Azka seperti itu menjadi bertanya-tanya.

"Apa ada sesuatu yang terjadi lagi padanya hah?" Kevin bertanya kembali.

Azka mengeluarkan selembar foto yang tadi membuat emosi Vira tersulut, Kevin memperhatikan foto tersebut.

"Ini..." ucap Kevin melihat gambar di dalam foto itu.

"Yaa ada yang mengabadikan kejadian kemarin dan kakak perlu tahu kalau foto-foto ini di kirim ke Vira. Dan tadi siang Vira bertengkar dengan Ve karena foto ini, Vira salah paham sama seperti kakak. Dia mengira aku dan Veerisha mempermainkannya. Gara-gara ini Vira sekarang membenci Ve dan juga gue.." terang Azka panjang lebar.

"Pantas... jadi banyak hal yang telah terjadi padanya. Kenapa gue gak peka dan kenapa gue malah semakin menyakitinya.." gumam Kevin menyesali tindakan bodohnya itu.

"Tapi siapa yang mengabadikan gambar ini?" tanya Kevin.

"Kejadian kemarin juga sepertinya rekayasa seseorang, semua ini pasti sudah di rencanakan!" ucapan Azka membuat kening Kevin berkerut.

"Maksud lo Veerisha hampir di perk*sa itu adalah rencana yang di buat oleh seseorang?" tanya Kevin geram terlihat dari tangannya yang mengepal, Azka mengangguk.

"Siapa orang br*ngsek itu huh?!" geram Kevin mempertanyakan.

"Kakak kenal dia kok.." ucap Azka sambil mengeluarkan gatgednya.

Ucapan Azka itu membuat Kevin mengerutkan keningnya.
"Elo tahu siapa orangnya?" tanya Kevin.

"Ini dengerin sendiri!" ucap Azka memutar rekaman suara yang tadi di dapatinya.

Rekaman itu pun berputar. Kevin yang mengenali suara itu langsung terkejut di buatnya.

"Ini__ini suara Fadel kan!"

***

Hay Readers!! Jangan lupa mampir ke cerita aku yg kedua yak!!😉
Kali ini ceritanya lebih santai, happy, alurnya tentang geng anak sekolahan, remaja-remaja yang lagi kasmaran gitoh!!😂 Gokil deh..

Dan yang pasti bakal dibikin baper deh.. 😘😝
Cek!👇
https://www.wattpad.com/story/117731166?utm_medium=link&utm_content=share_writing&utm_source=android
'Omnia Vincit Amor'

See you 😉

Semua Karena Cinta (Completed) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang