Veerisha merasa hidupnya telah sempurna saat kehadiran Kevin Wijaya, pria tampan yang kini telah menjadi seorang dokter muda. Mereka bertemu pertama kali saat Veerisha liburan ke New York dan Kevin sedang kuliah di New York.
Namun perjalanan cinta...
Tubuh mungil itu berjalan tanpa arah. Setelah berlari cukup jauh kini kaki itu mulai letih dan badan itu pun mulai gemetar karena kedinginan.
Air hujan yang dingin menerpa tubuh mungil itu membuat seluruh tulang-tulangnya terasa ngilu. Kertakan gigi terdengar ketika ia menggumamkan kata-kata yang selalu di ulanginya itu. "Kenapa... Kenapa mereka membohongiku.. Kenapa???"
Air matanya kini telah bercampur dengan air hujan yang membasahi seluruh tubuhnya itu, tubuh itu luruh di jalan beraspal itu tanpa ada penopang apapun.
Gadis itu tersungkur dan masih menggumamkan kata-kata itu sambil terisak.
***
"Gimana Vin? Apa kamu sudah menemukan Veerisha?" tanya Widya saat pria bernama Kevin itu telah kembali kerumah dengan keadaan basah kuyup.
"Belum tante, tapi Kevin janji akan membawa Veerisha pulang! Kevin janji..." ucap Kevin sedikit gemetar karena kedinginan.
"Kamu mau kemana Kevin?" tanya Dafa pada Kevin ketika melihat pria itu bangkit dari duduknya.
"Kevin mau pulang ganti baju lalu mencari Veerisha lagi.." ucap Kevin sambil lalu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Iya aku juga akan mencari putriku..." ucap Widya bangkit berdiri.
"Rayn juga akan mencarinya! Ini sudah malam, mungkin Veerisha sedang berada di rumah salah satu temannya."
"Sudahlah kamu di rumah saja, nanti kalau Veerisha pulang bagai mana? Kalau kamu ikut nanti tidak ada orang di rumah ketika ia pulang, tunggulah dia di rumah..." papar Dafa meyakinkan istrinya itu.
Terlihat Rayn dan Kevin menuruni tangga sambil membawa jaket dan kunci mobilnya.
"Rayn pergi dulu..." pamit Rayn pada kedua orang tuanya. "Kevin juga pamit.." sambung Kevin.
Belum sempat Rayn membuka pintu depan suara Bundanya itu menghentikan langkahnya.
"Bawa Veerisha pulang Rayn..." ucap sang Bunda lirih. Rayn berjalan menghampiri Bundanya itu dan memeluknya erat.
"Rayn akan bawa Ve pulang, Rayn janji Bunda..." ucap Rayn pada bundanya sambil mencium kening Bundanya seraya berlalu keluar rumah menyusul Kevin yang sudah berada di dalam mobilnya.
***
Dari kejauhan terlihat seorang gadis tengah berlari menghampiri tubuh mungil yang basah kuyup itu.
"Ya ampun Veerisha..!! " panggil gadis itu dari kejauhan. Mendengar namanya di panggil, Veerisha langsung mengarahkan pandangannya ke sumber suara tersebut.
"Kak sekar!!" ucap Veerisha bergetar sambil memeluk tubuh gadis yang merupakan kekasih dari kakaknya yang sangat di sayanginya itu.
Sekar yang melihat Veerisha seperti itu hanya bisa memejamkan matanya dan menerima pelukan dari tubuh mungil yang bergetar itu, hatinya sakit melihat adik dari pacarnya itu seperti ini.