Author's PoV
Susan berjalan dengan langkah yang tak beraturan sejak keluar dari rumah sakit tadi.Ia ingin secepatnya pulang dan membaringkan tubuhnya di kasurnya yang empuk. Ia sudah lelah untuk berfikir dan dia butuh istirahat.
Namun sejak tadi tak ada taksi, angkot atau apapun itu yang lewat.Sepertinya dunia sedang mengasingkan dirinya.
Entah mengapa malam ini jalanan terasa sunyi.Dia pun harap harap cemas. Semoga tak ada orang jahat yang akan menggangunya seperti apa yang sudah dialami Manda.Ia berharap jika apa yang dinamakan karma itu tidak ada.
Ia lalu teringat sesuatu.Ia mengambil ponselnya dan segera menelfon seseorang.
"Halo Fredy. Cepatlah pergi meninggalkan kota ini. Pergilah yang jauh dan jangan pernah menginjakkan kaki di kota ini lagi.Satu lagi,jangan pernah menyebut nama gue"ucap Susan.Ia lalu menutup telfonnya.
Ia menghembuskan nafas panjang.Ia menyesal telah membuat masalah baru untuk dirinya sendiri.
Tiiiiiinnn ...
Susan terjingkat kaget dan ia langsung berpindah tempat. Ia tak sadar jika dirinya berada di tengah jalan.
"Woy! Loe buta apa!"hardik seorang lelaki di atas motor.Lelaki itu kemudian melepas helmnya.
"Ricky?"
"Susan? "keduanya pun sama sama terkejut.Setelah perpisahan mereka yang menyakitkan buat Susan, mereka berdua tak pernah bertemu kembali.
Susan mengamati penampilan Ricky yang aneh menurutnya.Ricky memakai kaos oblong lengan pendek dan celana panjang yang tampak lusuh.Sepeda motornya pun sudah ketinggalan jaman.
Ricky tahu bahwa Susan sedang mengamati penampilan nya.
"Apa yang loe lihat ini gara gara elo San!"Ricky menghampiri Susan yang bingung dengan ucapannya.
"Apa maksud loe Rick?"
"Lucky dendam ama kita dan gue yang justru kena getahnya. Gue dipecat dari perusahaan dan gue ga bisa kerja lagi di perusahaan mana pun. Usaha keluarga papa gue juga tersendat sendat.Sekarang gue hanya bisa kerja jadi tukang bangunan. Kehidupan gue udah berantakan gara gara loe San!"ucap Ricky kesal setengah mati.
Susan merinding mendengar cerita Ricky. Ternyata Lucky bisa sekejam itu pada seseorang yang dibencinya.Ia tak bisa membayangkan apa yang akan Lucky lakukan padanya jika Lucky tau semuanya
"Rick.. Gue ga pernah nyangka akan seperti ini jadinya. Lagian ini juga hukuman buat loe karena loe udah mengkhianati gue Rick!"Susan sedikit berteriak.
"Halah.Lupakan masalah itu San. Gue mau kehidupan gue kembali seperti dulu dan loe yang akan kembalikan semua itu"Ricky menggenggam tangan Susan dengan erat dan menariknya untuk naik ke atas motor.
"Loe mau ngapain Rick! Lepasin gue! "
"Enggak!Loe akan gue jadikan jaminan San. Jika Lucky mau loe selamat dia harus mempekerjakan gue lagi. Oh atau gue akan minta salah satu perusahaan dia"Ricky mulai berkhayal yang tidak tidak.
Susan tertawa keras.
"Kenapa loe malah ketawa?"Ricky langsung menatapnya tajam.
"Bodoh loe Ric. Bodoh. Rencana loe itu ga akan bisa berhasil.Lucky mana peduli ama gue?Dia mungkin bakal biarin gue mati.Sampai sekarang aja dia ga bisa maafin gue"
"Ga mungkin San. Gue yakin dia bakalan ngelakuin apa yang gue minta.Loe jangan membuat alasan yang ga masuk akal.Loe harus tetep ikut gue! "paksa Ricky.
"Gue ga bohong Rick! Rencana loe ini pasti akan sia sia! Mendingan loe culik seseorang yang dia cintai!Dengan begitu loe bisa..."Susan langsung menutup mulutnya. Apa yang telah ia katakan tadi?
KAMU SEDANG MEMBACA
Are You My Destiny?
RomanceManda harus menghadapi kenyataan bahwa hubungan yang dijalaninya bersama Adit selama 8 tahun harus berakhir karena ia dinikahkan paksa dengan calon kakak iparnya sendiri,Lucky. Masalah terus saja hadir dalam hidup nya.Puncaknya ia harus rela kehilan...
