"Jika kamu benar-benar menyukainya, jangan pernah buat hatimu berhenti menyayanginya sekalipun dia belum sempat membalasnya" ~ Melan
* * *
Hari ini Melan telah berada di penerbangan menuju negeri sakura untuk mengejar impiannya. Dia memang meninggalkan banyak kenangan di Indonesia, tentang Kayla yang masih terus ada di hatinya dan tentang perasaan Kolis yang belum juga bisa ia balas sepenuhnya, juga tentang sahabat-sahabatnya yang telah memberikan cerita terbaik di masa putih abu-abu.
Dia pasti akan selalu merindukan semua hal yang pernah dia lalui, semua hal yang pernah terjadi yang membuatnya merasakan kebutaan kala itu. Tapi Kayla adalah seseorang yang selalu ada tiap kali dia memejamkan mata. Dalam buku hariannya, Kayla adalah perbincangan indah dalam hari-harinya selama ini.
"Kay, kamu memamng telah lebih dulu menghadap Tuhan. Tapi bagiku, kamu tetap hidup di dalam hatiku, kamu tetap hidup di setiap ku memejamkan mata. Seolah kamu tersenyum seindah senyum yang pernah ku lihat kala itu. Hingga saat ini, kamu tetap hal terindah yang pernah ku miliki"
Memang tidak mudah bagi seorang Melan untuk melepas bayang-bayang wajah Kayla yang telah menemaninya sangat lama. Bawelnya yang selama ini membuatnya gerah, ternyata membuatnya begitu rindu dengan suara itu. Kayla adalah sosok paling menyenangkan di hidup Melan, sekalipun ia selalu membuat Kayla terluka karena sikap dingin dan keras kepalanya. Tapi dia selalu tahu bahwa Kayla selalu mencintainya sepenuh hati.
Sekalipun pernah sesekali mereka bertengkar hebat, tapi Melan selalu mampu membuat Kayla tersenyum lagi dengan kalimat-kalimat gombalnya. Hal itulah yang disukai oleh Kayla selama ini, bahkan memberikan matanya untuk Melan kala itu adalah hal terhebat yang dilakukan Kayla untuk Melan. Meskipun dia tidak mampu lagi menemani hari-harinya seperti dulu,tapi satu hal yang ingin Kayla lihat dari surga adalah melihat Melan bahagia setelah kepergiannya.
"Aku rapuh dalah kesedihan yang menemaniku saat ini. Kay, kepergianmu terlalu cepat buat aku. Bahkan aku masih belum percaya bahwa kamu tak lagi ada di hidupku. Entah apa yang bisa ku lakukan, aku terjatuh terlalu dalam semenjak kepergianmu. Ingin ku bangkit, tapi ku lupa caranya. Ingin ku mencintai orang lain, tapi kamu masih menjadi bagian terindah di sudut hatiku, hanya kamu dan selalu kamu"
Lamunan panjang itu yang menemani perjalanan Melan sampai ke Jepang. Tak ada yang dipikirkan selain tentang Kayla, orang pertama yang membuat merasa sempurna. Benar orang bilang, hal yang sulit dilupakan dari sebuah kisah adalah kenangan yang dilalui bersamanya. Sekalipun tak ada lagi kehadirannya, tapi ia seolah hadir menghiasi hari-harinya.
* * *
TBC...
Di part berikutnya, adalah cerita Melan di Jepang. Di part berikutnya, diceritakan setelah kehidupannya telah berlalu selama 6 bulan dari hari ini.
Selamat menikmati ceritanya ya. Aku yakin, kalian pasti suka.
Mampukah Melan untuk bangkit dan membuka hati lagi?
KAMU SEDANG MEMBACA
MELAN & KOLIS
Fiksi RemajaHigh School Series #1 Part masih utuh, jangan lupa membaca sampai bab 3, baru beri vomentnya ya. "Karena tanpa kamu sadari, mencintaimu adalah hal yang paling menyenangkan" ~~~ Bagi cewek sepopuler dan secantik Kolis, mungkin hal aneh jika dia hanya...
