Setelah tiga puluh menit berlalu...
"Tenanglah, Aku tidak akan mengganggumu, Aku hanya akan selalu berada didekatmu. Itu saja..." perempuan itu akhirnya membuka suara. Ia duduk dibangku teras dengan santai, lalu menatap wajah Law sambil tetap tersenyum.
Law mengibaskan tangan.
"Pergilah, Aku tidak butuh pertolonganmu. Lagi pula, Aku bukan bayi, bukan orang kaya yang bisa membayarmu. Jika Kau berpikir akan mendapatkan imbalan atas pekerjaan yang Kau maksud itu, maka kupastikan... Kau tidak akan mendapatkan apa-apa..." jawab Law ketus.
"Siapa Kau sebenarnya..." gumam Law sekali lagi, seraya mendekati perempuan itu.
"Aku Jinan," jawab perempuan sambil mengulurkan tangan.
Law membalas uluran tangannya, dan seketika, dari ujung kaki hingga kepala Law terasa dingin.
"Sori, bukan namamu. Tapi tujuanmu!" hardik Law dengan wajah sinis.
Perempuan yang mengaku bernama Jinan itu terkekeh.
"Sudahlah, Aku masih banyak urusan! Dan sebaiknya Kau pulang. Tidak baik perempuan berada di luar jam sebegini! Apalagi di rumah pria yang sama sekali tidak kau kenal. Atau... Kau mau kuantarkan?" ujar Law memutuskan untuk mengakhiri kekonyolan ini.
Jinan menyeringai.
"Yakin mau mengantarku pulang?" tanyanya sambil terkekeh.
"Tentu saja, Aku bukan bayi yang takut saat harus berhadapan dengan Bapak moyangmu sekalipun!" jawabnya tegas.
Jinan terkekeh, seraya lagi-lagi mengibaskan rambut.
"Baiklah, ayo..." ia melangkah mendahului Law.
Dari tubuh Jinan menguar wangi Kenanga, hal itu sedikit membuat Law bergidik. Tapi kemudian pria itu berjalan mengikuti langkah Jinan, yang langkah kakinya jauh lebih cepat dari apa yang Ia pikir.
*
Sepanjang perjalanan keduanya diam. Law mengikuti langkah Jinan tanpa berniat menjajarinya.
Jalanan yang mereka lalui adalah jalanan yang biasa Law lewati setiap hari, tentu saja. Jalan sempit itu memang jalan satu-satunya menuju jalan utama beberapa meter ke depan.
Jinan berbelok ke arah kiti, Law mengikuti tanpa merasa curiga atau apapun. Jalanan malam itu cukup lengang, hanya sesekali mereka berpapasan dengan pedagang keliling.
Law tiba-tiba saja menghentikan langkahnya dengan cepat.
KAMU SEDANG MEMBACA
An Angel Of Darkness
Misterio / SuspensoBerawal dari kehadiran seorang Jinan, Makhluk Astral yang entah datang dari belahan Bumi yang mana, kehidupan Law mulai berubah. Putera Mahkota, adalah sebutan yang kerap Ia dengar dari mulut Jinan. Lalu bagaimana hubungannya dengan Felicia? Gadis c...
