"Ma, papa belum pulang juga ya.?" Tanya Daniel pada Intan yang barusaja keluar dari kamarnya
"Emm.. belum nak. Tumben kamu cari papa.." kata intan heran
"Iya ma, aku khawatir aja papa udah nggak pulang lebih dari seminggu ini." Ucapnya khawatir
"Papamu mungkin sedang sibuk nak. Kalau kamu khawatir, telpon saja nanti ya.."
"Iya ma.......
Brakkkkkkk....
Tiba-tiba pintu dibuka dengan kasar"Papa.."
"Vano""Kamu darimana saja mas, dua minggu tanpa kabar sama sekali. Keterlaluan kamu mas." Marah Intan
"Aku ada kerjaan keluar kota."
"Kerja.? Kerja katamu mas? Aku udah ke kantor kamu, aku udah tanya sekretaris kamu, tapi mereka bilang saat ini kamu sedang tidak banyak kerjaan mas.nggak usah bohong kamu. "
"Sudahlah Intan, aku malas berdebat sama kamu. Sekarang kamu minggir, aku mau istirahat ucapnya.""Ma, papa kayaknya lagi ada masalah sepertinya. Tapi apa ya?" Tanya Daniel
"Mama juga nggak tahu sayang. Sudahlah, sekarang kamu siap-siap kita jalan-jalan".
"Ma, lebih baik kita ke rumah sakit saja, kita jenguk nenek disana." Usulnya
"Nggak ah, mama malas kesana."
"Astaga ma,dia itu ibu mama, harusnya mama dong yang jagain nenek."
"Lah, kan disana ada Mark sama Yonathan. Ada isteri mereka juga. Untuk apa disana rame-rame. Sudahlah.. sekarang kamu siap-siap saja. Kita akan berangkat". Ucapnya tegas
Sementara itu di dalam kamar..
"Kamu dimana Anne.. kamu dimana sekarang. Aku minta maaf, aku hanya ingin minta maaf.. kamu benar Anna, hidupku tidak tenang sekarang ini, maafkan aku...." ucapnya piluIa sudah mencari Anne dan keluarganya selama seminggu di London tapi tetap tidak jumpa, ia benar-benar sangat ingin menemui wanita itu dan meminta maaf kepadanya. Walaupun ia tahu bahwa wanita itu pasti sangat membencinya..
Ia kemudian teringat pertemuannya dengan Al saat ia di London
Flashback
"Siang itu setelah mencari berbagai tempat yang ditunjuk anak buahnya, ia tetap tidak bisa bertemu dengan Anne.kemudian karena ia memang sudah lapar, ia pergi ke sebuah restoran terkenal disana.
Begitu masuk, ia mengedarkan pandangannya keseluruh penjuru dan menemukan sebuah kursi di dekat jendela, disana ia melihat seorang laki - laki sangat serius dengan laptopnya. Ia pun menghampiri
"Excuse me sir, can l take a sit here? " tanyanya
"Ya." Jawab laki-laki itu singkat dan dingin
Vano pun akhirnya duduk dan mengambil tempat di depan. Vano begitu serius memperhatikan pemuda dj depannya, pemuda itu tak kunjung mengalihkan perhatiannya dari laptop di depannya.. sampai ketika seorang pelaya datang
"Permisi tuan, ini pesanan anda."
Al hanya mengangguk, tak lama kemudian ia menyimpan pekerjaannya itu dan mengambil pesanannnya. Ketika ia mengangkat wajahnya, ia dan laki-laki di depannya itu sangat terkejut
"Kamu? Anaknya Anne kan?" Tanya Vano dengan nada terkejut karena tidak percaya karna sosok pemuda yang tampan tetapi dingin adalah anak dari Annenya.
"Emmmm..anda om Vano kan?" Tanya Al yang sama juga merasa terkejut dengan perjumpaan mereka..
"Iya.." saya kakak ipar mamamu"
Ucapnya lirih"Oh." Hanya itu saja tanggapan Al
"Ehmm... kamu kuliah atau sudah kerja Al.?"
"Saya sudah lulus om"
"Wah, hebat dong. Lulus darimana kalau boleh om tahu?"
"Harvard"
"Wah... luar biasa.. tidak heran kamu anak Anne. Dia juga orang yang punya kemampuan diatas rata-rata." Ucapnya pelan
"Hem" balas Al
"Dimana kamu bekerja kalau boleh om tahu.?"
"Hanya perusahaan kecil om."
"Oh begitu, tapi om tetap bangga sama kamu, umurmu yang masih sangat muda, kamu sudah sukses. Berbeda dengan anak om, kuliahnya kapan kelar saja om masih belum tahu."
"......."
"Ehm, ngomong-ngomong kenapa makanannya dipisah begitu Al?""Saya tidak suka bawang goreng om"
"Hah.? Kenapa kamu alergi atau bagaimana?" Tanya Vano dengan nada terkejut yang sangat kentara
"Rasanya tidak enak om. Pahit dan bau."
"Ohh.. om juga sama sepertimu.. tidak memakan itu juga. Om juga tidak memakan brokoli, rasanya nggak enak..." ucapnya panjang kali lebar
"Krik...krikk.." tidak ada tanggapan dari Al.. sebenarnya Al tadi sempat terkejut mendengar perkataan Vano, tapi ia segera menepis pikiran buruknya itu.
"Apa aku tanya keberadaan Anne pada Al ya? Tapi sepertinya dia tidak nyaman denganku, lagipula dia itu pastinya tau kejadian yang terjadi dengan ibunya.. tapi kemana lagi aku harus mencari Anne.." pikirnya dalam hati
"Ehmm, Al, om boleh nggak ketemu sama mama kamu?"
"Hm?"
"Ada hal penting yang ingin om bicarakan dengan mama kamu. Kamu jangan salah paham dulu.."
"Mommy sedang ada urusan om. Tidak bisa diganggu."
"Kalau boleh tahu, kapan mamamu akan kembali Al"
"Saya tidak tahu kapan mereka akan kembali om."
"Emmm, kalau begitu boleh om minta nomor hp mama atau papa kamu Al?. Supaya om bisa hubungi ."
"Maaf om, saya tidak bisa memberikn nomor kepada sembarangan orang"
"Tapi om adalah kakak ipar mama kamu Al."
"Haha.. keluarga seperti apa om.. keluarga seperti apa yang membuat hidup anaknya menderita. Membuang anaknya sendiri.. saya memang tidak tahu seperti apa kejadiannya, tapi saya sangat kecewa dengan keluarga kalian lagi om. Saya bahkan sudah mengatakan untuk tidak lagi berhubungan dengan keluarga kalian atau bahkan kembali ke negara itu. Hidup kami sudah bahagia disini."
"Saya rasa tidak ada lagi yang perlu dibicarakan. Saya permisi."
Ucapnya langsung berlalu tanpa menoleh kebelakang...
Flashback End
"Tuhan, inikah hukuman yang kau berikan atas semua dosaku dimasa lalu? Inikah karma atas perbuatan bejatku dimasa lalu? Ampuni aku Tuhan.. ampuni aku.. "
"Pa, Daniel masuk ya.."
"Ada apa?"tanyanya
"Papa baik-baik saja? Aku lihat papa kurusan akhir-akhir ini".
"Papa baik. Ada apa kamu kemari?"
"Tidak pa, Daniel cuma mau pamit. Mau pergi sama mama." Jawabnya
"Ya sudah. Pergilah"
"Apa papa begitu membenci Daniel ya?"
"Pergilah Daniel. Dan ketahuilah bahwa papa tidak pernah membencimu. " ucapnya
"Makasih pa. Daniel percaya kok sama papa" ucapnya sambil keluar"Kenapa aku merasa lebih dekat dengan Aldrich daripada Daniel ya.."
..........
Wahhhhhh.... jangan-jangan????
Jangan-jangan apa hayo....😂😂😂
Maaf ya, sebenarnya author juga pengen update tiap hari, tapi berhubung sedang sibuk dan fokus untuk sbm jadi jarang updatenya...
Makasih buat yang udah respon yahhh

KAMU SEDANG MEMBACA
PELANGI SEHABIS HUJAN (Revisi)
ChickLitApakah yang pertama anda fikirkan saat melihat pelangi? Keindahan warnanya. Ya itu mungkin yang dipikirkan oleh sebagian besar orang. Tapi pernah kah anda bertanya, bagaimana kah pelangi itu bisa terbentuk? Sesuatu yang indah, tidak pernah dihasilk...