THE SELFISH GENE

552 83 7
                                    

*Warning! Ada little bit mature content dalam cerita kali ini..






Seorang lelaki berjalan seorang diri ke gedung olahraga sekolahnya. Kemeja yang ia kenakan tak rapi dan dasinya miring, tetapi gaya cuek itu justru menambah pesonanya. Tak heran, ia tampan luar biasa. Siapa pun yang berpapasan dengan Oh Sehun pasti akan terpana oleh kharisma dan paras yang dimilikinya.

Tapi, kebanyakan siswi tak berani terang-terangan menunjukkan afeksi mereka ketika melihat Sehun, lelaki berjuluk pangeran es itu terkenal akan aura gelapnya yang tak bersahabat. Jangan lupakan wajah emotionless yang hampir tak pernah berekspresi kecuali jika ia bersama sahabat-sahabatnya. Itupun Sehun hanya menunjukkan sangat sedikit ekspresi.

Pernah terdengar rumor dari beberapa siswa yang mengatakan bahwa Oh Sehun adalah lelaki kejam yang bisa melakukan apapun terhadap orang yang mengusiknya. Dan tampaknya rumor itu benar. Jadi, jangan pernah melakukan hal-hal bodoh yang membuatnya terusik.

Sore itu, Sehun dan beberapa teman klub basketnya baru saja menyelesaikan latihan yang melelahkan. Sebelum pulang, entah karena apa tiba-tiba mereka justru berakhir dengan permainan truth or truth yang membuat semuanya menjadi lebih seru.

"Itu mudah, untuk membuat gadis yang kau sukai menjadi milikmu."

"Bagaimana?"

"Beli obat tidur, masukkan keminumannya lalu kau tinggal membawanya ke hotel terdekat dan lakukan itu. Sebulan kemudian perutnya akan terisi jika kau hebat." Jelas Sehun masih dengan wajah emotionless-nya.

Tiga orang lelaki yang ada disana tertawa terbahak ketika mendengar saran gila yang diajukan oleh lelaki berjuluk pangeran es itu. Mereka bahkan tak pernah menyangka Oh Sehun memikirkan hal yang tak pernah disangka akan lelaki itu katakan, bahkan untuk lelaki cassanova sekelas Kim Jongin saja tidak terpikir melakukannya.

"Daebak!! Malah gadis itu yang akan mengemis untuk dinikahi." Timpal Baekhyun menambahi, membuat Chanyeol sebagai orang yang merasa paling waras dalam kelompok itu geleng-geleng kepala karena tidak menyangka orang-orang ini memiliki otak mesum.

Chanyeol pikir, Sehun yang terkenal sangat dingin dan tergolong pintar dalam hal akademik-hanya tahu membaca buku itu tidak akan memiliki otak sekotor dan sepicik ini. Atau mereka saja yang belum mengenal lelaki bermarga Oh itu dengan baik. Bukankah mereka sudah bersama sejak sekolah dasar?

"Dasar albino gila!" Hina Chanyeol.

Tapi saran Sehun memang ada benarnya juga, tidak salah jika dicoba-saat kau sudah putus asa. Kalau kau benar-benar menyukainya dan gadis itu tidak balik menyukaimu. Buat saja ia hamil, maka ia akan berakhir menjadi milikmu. Cara paling picik sekaligus jalan pintas yang harus dicoba lelaki putus asa.

Mereka melanjutkan permainan, kemudian ujung botol itu berhenti kearah Sehun, sahabat-sahabatnya sudah bersorak gembira disertai senyum licik yang tak hilang dari wajah mereka. Saatnya menerima balasan, Oh Sehun.

"Nama gadis yang kau sukai disekolah. Aku tidak mau tahu, tidak ada kilahan bahwa tidak ada sama sekali." Perintah Chanyeol bersemangat.

Sebenarnya Chanyeol sudah tahu jawabannya, Sehun pernah bercerita beberapa hari yang lalu, tapi Chanyeol berniat menjahilinya sedikit. Ia ingin mereka semua ikut tahu agar Sehun mendapatkan ejekkan tiada akhir dari mereka.

Muka Sehun tidak menampakkan ekspresi yang berarti, ia tidak begitu peduli. Karena apa? Seburuk-buruknya kelakuan para sahabatnya itu, mereka termasuk golongan orang yang setia kawan dan mungkin masih dapat menjaga rahasianya. Yah meskipun Sehun memang lebih nyaman bercerita dengan Chanyeol ketimbang Baekhyun atau Jongin.

THEORY OF EVERYTHINGTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang