8. KURIR CINTA

2.7K 357 178
                                        


Setelah sampai di rumahnya, Fano langsung merebahkan tubuh diranjang. Pikirannya benar-benar pusing mengingat kejadian setengah jam yang lalu.

"Salah siapa dia harus suka sama gue?  gue kan gak minta. Ya kalo dia emang sakit hati yaudah itu resiko dia sendiri.!! " desis Fano pelan di dalam kamarnya yang hening itu.

Benerkan Fano gak bersalah? dia gak minta untuk di sukai gadis itu. Bahkan Fano sudah memberitahu secara terang terangan jadi, fix Fano tidak bersalah.

"Shittt! Tapi kenapa muka tu cewek kaga bisa ilang gini sih!!  Baru kali ini gue ngerasa bersalah banget. "

"Sial. " desis Fano sambil mengacak rambutnya frustasi. Percuma bersikap bodoamat tapi tetap saja ingatan tentang gadis itu seakan tidak ingin lepas dari otaknya.

Fano mengambil ponsel di saku celananya, ia melihat beberapa pesan grup masuk.

CERPILU (cerewet tapi lucu) itu adalah grup wa Fano bersama dua sahabatnya. Demi apa nama grup itu seperti geng perempuan!! Tapi sudah berkali kali Fano dan Feri mengubahnya tetap saja Doni tanpa lelahnya mengganti nama yang keluar dari ide cermelangnya. Sampai akhirnya Fano dan Feri mengalah saja.

Doni Erlangga: Woy Fan ngapain lo ninggalin kita? Parah berangkat bareng pulang mencarr. Tega banget ya ngelihat gue sama Feri harus mesen gojek!! 😈

Feringga: Sungguh terlalu😢

Doni Erlangga: Hallo bang Fano how are you?

Feringga: Udah Don kaga usah di ganggu lagi meratapi penyesalan dia mah. Udah bikin cewek nangis sejadi jadinya. 😷

Doni Erlangga: Heran jadi cowok kaga ada alusnya dikit ke cewek. 🙈

Doni Erlangga: Inget Fan penyesalan di belakang kalo di depan namanya pendaftaran!! 👍

Doni Erlangga: Sungguh sangat menyakitkan ucapan babang Fano. 😢

Doni Erlangga: Ingat karma is real Fan. Sebelum lo kena karma yang rasanya seperti ngeliat mantan udah pada nikah mending minta maaf noh kasian si Finda. 😰

Doni Erlangga: Walau tidak bisa membalas setidaknya bisa menghargai.😍

Feringga: Waw babang Doni tumben omongannya bijak udah waras aja ni? Bagus ni buat caption.

Feringga: Tiru tu si jomblo berkarat tak tertandingi. Walau hatinya kosong dari lahir tapi dia masih bisa ngasih saran yang baik buat lo Fan.

Doni Erlangga: Ehh Kodok ngorek gini gini gue banyak yang nge fans! Iya lo udah jomblo muka pas pasan juga!

Feringga: Mending gue pas pasan daripada lo? Buruk rupa!  Haha.

Fano tidak meneruskan membaca pesan di grupnya itu yang tambah ke bawah sahabatnya malah tambah perang mulut. Ia hanya menaruh ponselnya kembali tanpa membalas pesan di grup itu.

Ia hanyut memikirkan ucapan kedua sahabatnya tentang Finda. Tanpa harus di beri tau, Fano juga tau kalo gadis itu pasti menangisinya. Dasarnya dia emang cengeng sih.

"Ini yang bikin gue gak suka lo deket sama gue." desis Fano pelan

"Lo bakalan sakit hati gara gara gue.!!"

Apakah ucapan Fano keterlaluan? Lalu apa ia harus meminta maaf untuk ketiga kalinya kepada gadis itu.

Setelah berfikir dengan matang Fano tau jawabannya sekarang. Seperti kemarin pikirannya yang bodoamat kalah dengan hatinya yang selalu merasa bersalah. Ia harus minta maaf lagi.
Entah gadis itu akan memaafkan atau tidak, terserahlah yang penting ia akan minta maaf. Ia takut dengan apa yang diucapkan Doni karma is real. Bisa-bisa suatu saat Fano kena karma baru pacaran langsung putus di tinggal nikah. Fano bergidik ngeri membayangkannya.

ALFANO (MASIH REVISI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang