6. My First Dinner

3.1K 460 294
                                        

Tepat pukul setengah tujuh dimana hari sudah gelap. Dengan kaus hitam dan jaket levis serta celana jin. Fano duduk di teras depannya untuk mengikat tali sepatunya.

"Lo mau kemana sih Fan tumben rapi bener jam segini? " ucap Feri yang baru saja kerumah Fano untuk mengantarkan kue buatan bundanya.

"Dinner," balas Fano singkat.

"Sama siapa? " tanya Feri mulai kepo.

"Banyak nanya lo! " balas Fano dan akhirnya ia meninggalkan Feri.

Fano membalikkan badannya "Lo masih mau tetep dirumah gue? "

"Lo ngusir gue? " sahut Feri berlagak seperti sedang marah.

"Lo kalo mau pulang bilang ke bibi kalo gue lagi keluar. Dan jangan coba coba pacarin bibi gue!!" ucap Fano disamping pintu rumahnya.

Feri melemparkan sandal ke arah Fano, tapi sayangnya Fano sudah hilang masuk kedalam mobilnya.

"Dasar dipikir gue doyan sama emak- emak. " umpat Feri kesal.

Sedangkan di mobil yang masih terparkir didalam bagasi, Fano diam dan bingung. Ini adalah First Dinner Fano jadi dia bingung setelah bertemu gadis itu dia harus menyikapinya bagaimana? Ahh sudahlah memikirkan hal itu hanya akan membuang waktunya.

Hp Fano bergetar berkali-kali.  Fano membuka layarnya dan menampakkan beberapa pesan dari gadis gila itu.

+62857465...

Fano dimana?
(17:50)

Fano udah berangkat belum?
(18:05)

Hehe ini masih jam enam ya, maaf udah gak sabar soalnya😧
(18:07)

Nanti kalo udah berangkat chat aku ya.
(18:10)

Dih cepetan read.
(18:15)

Padahal centang dua, hoaa😭
(18:15)

Jahat Fano mah. Tapi aku syukaa.😳
(18:18)

Fano udah jam 18:20 jangan lupa dinnernya awas lupa.
(18:21)

Fanooo 😈😈😈
(18:35)

Bales ihh 😤
(18:50)

Fano udah berangkat? Udah jam 19:00 ini.
(19:00)

Tanpa sadar Fano tersenyum melihat pesan itu.

"Dasar gadis gak jelas. Kenapa lo bisa hadir di kehidupan gue? " Desisnya pelan sambil menggeleng gelengkan kepalanya.

Alfano Yudis

Y.

Itulah jawaban ajaib dari sekian panjangnya pesan Finda.
Singkat, Padat dan Jelas. Sungguh mengesankan permirsahh.

 ***

Lain lagi disebuah kamar yang berhiaskan banyak motif Doraemon.
Seorang gadis bolak-balik menatap cermin. Memastikan tidak ada yang aneh di penampilannya. Namun berkali-kali ia tersenyum, merasa puas dengan tampilannya.

Malam ini Finda memakai Hoodie dengan motif Doraemon yang lucu dan juga slinbag kecil berwarna hitam.
Rambutnya yang kecoklatan dibiarkan terurai. Polesan di wajahnya hanya menggunakan Bedak, Liptin dan Blush On. Entah itu terlalu berlebihan atau bahkan biasa saja tapi Finda terlihat sangat cantik dan imut.

"Kakakkkk...... " teriak Finda memanggil kakaknya.

Beberapa detik kemudian Delwin sudah berada didalam kamar Finda.

ALFANO (MASIH REVISI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang