Sikap yang aneh

4.6K 287 4
                                        

Please jangan jadi Siders dong, hargailah karya seseorang!!!

Pagi ini entah kenapa gue merasa seneng banget. Selain karena gue udah baikan sama Vina, gue juga dapat kabar kalo hari ini Mama dan Papa pulang dari luar negeri.

Gue masih ada di kamar dengan posisi duduk sila di kasur, gue baru bangun tidur terus langsung buka hp untuk melihat berita terbaru. Kebetulan hari ini gue tidak bekerja.

Gue melihat ke arah Vina yang masih tertidur pulas di samping gue.

Sumpah dia imut banget. Wajah polos tanpa make up nya terlihat sangat cantik alami dan tenang juga saat tidur.

Perlahan gue mengelus lembut pucuk kepala Vina kemudian turun ke pipi. Mulus bat dah ni pipi dan empuk kek bapau.

"Mmmm..." Vina tiba-tiba bergumam. Dan tangan gue jadi sasarannya, dia meluk erat tangan kanan gue yang tadi sedang ngelus pipinya.

Kamvret, gue jadi gak bisa berbuat jahil.

Tadinya gue ada niatan mau motoin dia saat tidur terus gue edit pake sticker kucing gitu loh, kemudian gue upload sosmed. Haha, kan ucul.

Dengan susah payah gue berusaha lepasin tangan dia yang meluk tangan gue.

Namun gagal suragal, dia malah kebangun terus natap gue aneh.

"Iihhh... kamu ngapain pegang-pegang tangan akuhh!!"

Lah, kok dia malah nyalahin gue? Padahal udah jelas kalo saat ini dia yang masih megang-megang tangan gue.

"Tolol dah lu jadi cewek! Liat siapa yang pegang-pegang," gue nunjuk ke arah tangan dia make tangan yang satu lagi.

Segera dia melepas tangannya dari tangan gue.

"Udah tahu siapa yang salah sekarang?" Tanya gue sambil mendekatkan wajah ke wajahnya.

Dia merem.

Kayaknya Vina masih takut bakal gue cium, entah apa yang ada di pikirannya saat ini.

"Gak usah merem kek gitu, lagi pula gue gak doyan sama elu!" Gue mencubit hidungnya pelan.

Segera gue pergi keluar kamar, Dan dapur adalah tujuan utama gue saat ini.

Alvina POV

sumpah! Si Agam itu orangnya aneh dan susah ditebak. Kadang dia jadi baik, romantis, dan kadang dia berubah jadi songong terus pedes banget omongannya.

Udah geser kayaknya otak dia.

Gue bangun kemudian berjalan ke arah jendela yang sudah di hiasi sinar mentari pagi. Hangat.

Cuaca hari ini memang lagi bagus. Cerah!

.

Setelah selesai mandi, make up dikit, sisir rambut dan lainnya. Gue turun ke bawah buat sarapan.

"Selamat pagi Non!" Sapa Bi Onah yang lagi cuci piring.

"Pagi juga bi, boleh saya bantuin?"

"Enggak usah non, jangan! Nanti tangannya jadi kasar loh!" Cegahnya.

Padahal niat gue cuma mau bantuin nyimpen piringnya aja.

"Mmm, iya deh bi."

Karena haus gue pergi ke arah dispenser dan mengisi gelas dengan air lalu meminum nya.

the SOMVLAK couple [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang