°°°King Bullying
-o0o-
Bukan magnet namun dia mampu membuat seluruh perhatianku
Terpusat padanya
"Kau mencintai Agra?" - Oki
"Kau mencintai Zara?" - Carla
Mereka saling salah tingkah ketika berbicara dengan bersamaan tanpa di sengaja. Carla lebih memilih menyibukkan diri, memisahkan kuah bakso nya dari beberapa irisan sayuran sawi yang ia benci seumur hidup.
Sedangkan Oki memilih mengaduk jus mangganya dengan sedotan putih panjang. Sebuah kebetulan mengatakan hal yang hampir sama.
Oki berdehem sebentar lalu ia kembali bertanya, "kau mencintai kak Agra, kan?" kepada Carla yang setengah terkejut dan bingung.
Entah, alasan apa yang harus Carla tuturkan. Ia sangat bingung kini. Rahasia terbesarnya terbongkar sudah, untuk apa ia merahasiakannya lagi jika adik dari seorang Agra telah mengetahuinya. Percuma, karena sepandai-pandainya kita menyimpan bangkai pasti akan tercium juga baunya.
"Kau sendiri mencintai Zara, kan?" Carla mengalihkan pembicaraan dengan melempar balik boomerang yang dilemparkan Oki secara tak nyata. Benar saja seperti sengatan lebah tepat pada ulu hatinya.
"Ya, kau benar. Lalu, aku bertanya padamu. Kau mencintai kakakku?"
Oki mengernyit bingung mendapat respon aneh dari Carla. Carla tertawa ringan yang di buat-buat. Ini bukanlah respon yang Oki inginkan! Oki tahu semuanya, Oki tahu gelagat Carla memang tak wajar selama ini.
"Sahabat macam apa kau ini mencintai sahabatmu sendiri!" sarkas Carla tanpa di saring. Mengucap secara lantang seolah dia yang menang dipembicaraan kali ini.
Namun, bagi Oki ini bukanlah suatu peluru yang menyerangnya. Ini adalah senjata yang dapat ia serang balik padanya.
"Bukankah kau juga mencintai sahabatmu sendiri? Sahabat macam apa kau ini? Bahkan kau berteman dengan Kak Agra lebih dari 3 tahun," serang Oki.
Carla terdiam, baginya berbicara dengan adik seorang Agra ini memang mengesalkan. Tak ada alasan lagi untuk mengelak, Carla menganggukan kepalanya beberapa kali, "seperti yang kau tahu, aku menyayangi Agra" pengakuan yang tak sedikitpun membuat Oki terkejut.
Beberapa siswa berlalu lalang menatap kedua orang itu dengan pandangan aneh. Sebuah kebetulan yang aneh jika Oki si cupu duduk bersama Carla. Sungguh langka dan patut dipertanyakan. Namun, kedua orang itu memilih mengabaikan dan terfokus pada percakapan.
"Mengapa kau ingin sekali mengetahui fakta ini?" pandangan Oki mengalih saat pertanyaan itu melontar begitu saja dari bibir kissable miliknya.
"Tenang saja aku tidak akan mengatakan apapun pada gadis norak it--" belum sempat menyelesaikan perkataannya, telah di potong terlebih dahulu oleh Oki.
"Siapa yang kau bilang norak?!" dingin dan mengintimidasi bahkan seorang Carla mampu terhipnotis oleh tuturan pembelaan Oki atas Zara yang sedang direndahkan oleh Carla sendiri. Bibir Carla serasa kelu untuk sesaat, sedikit tercengang karna baru saja ia mendengar suara telisik mirip seperti Agra namun ini pada versi Oki.
KAMU SEDANG MEMBACA
King Bullying [TELAH TERBIT]
RomancePART LENGKAP! Terbit : Momentous Publisher Zara memberontak, namun yang didapatkan adalah dorongan keras dan punggungnya hingga membentur tembok. Satu buah tangan kekar berada tepat di samping wajahnya. Jantung Zara berdetak tak berkaruan, rasa taku...
![King Bullying [TELAH TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/180068533-64-k844170.jpg)