°°°King Bullying
-o0o-
Zara berdiri mematung menatap pemandangan itu. Pemandangan yang membuat hatinya sesak luar biasa. Ini baru hari pertama mereka bekerja sama dan sudah ada hal yang tidak mengenakan, bagaimana hari-hari selanjutnya?
"Agra, Alexa, apa yang kalian lakukan?"
Ya, Zara memilih menegur mereka daripada lari atau bahkan pergi tanpa tujuan. Hey, ini kenyataan bukan drama Korea yang ujungnya si pria akan mencari dan menyesalinya. Zara memilih menangkap basah mereka dengan air mata yang ia tahan sekuat mungkin.
Agra mendorong tubuh Alexa lalu menghampiri Zara. Zara yang tidak mengerti apa-apa hampir jatuh akibat pelukan mendadak dari Agra. Agra memeluknya erat dan Zara tidak tahu harus apa sebab saat ini ia mematung tak mengerti apa yang terjadi.
"Zara, maaf aku bisa jelaskan!" sergah Agra dengan ucapan terburu-buru.
Zara mengangguk, satu tangannya yang bebas dari beban tas bekal di gunakan untuk membalas pelukan Agra.
"Jelaskanlah," ujarnya.
Alexa datang menghampiri Zara yang sudah melepas pelukannya dari Agra. Ia melangkah dengan perlahan, Zara mengetahui bahwa kini Alexa tengah berniat berbicara padanya.
"Agra, mulai detik ini aku mengundurkan diri." Katanya menatap Agra yang membuang mukanya enggan membalas tatapannya.
Kemudian Alexa menepuk lengan Zara dua kali, "Zara, kau menang!" katanya dengan senyuman yang terlihat menyedihkan.
Alexa pergi meninggalkan Agra dan Zara di ruangan itu. Sebelumnya Alexa telah mengambil tasnya yang ia letakan di atas meja.
Kini Zara di tuntun agar mengikuti langkah Agra. Agra terduduk di kursinya lalu ia menyuruh Zara untuk duduk di pangkuannya. Zara hanya menuruti perintahnya. Lagipula Zara tidak tahu apa yang terjadi beberapa waktu tadi.
"Alexa mengajakku untuk memiliki hubungan rahasia." Ungkapnya membuat Zara terkejut.
Fakta apalagi ini? Mengapa dunia tidak pernah membiarkan Zara bernafas bebas tanpa adanya permasalahan? Mengapa setelah Alexa mengikhlaskan Agra dan membuat opini baik tentangnya menjadi musnah tak berantah? Alexa tengah berniat merebut Agra darinya secara sengaja.
"Kau menerimanya?" tanya Zara dengan hati-hati.
Agra menggeleng, "tentu saja tidak. Bagiku, memilikimu sudah lebih dari cukup."
Agra merogoh dadanya dan mengeluarkan kalung berbandul cincin pernikahan, "bukankah aku pernah bilang bahwa siapapun yang berani mengganggu pernikahan kita, harus bisa memotong leherku?" ucapnya.
Zara menjadi memerah akibatnya, pria ini menjadi manis sekali. Zara sampai sulit berkata-kata lagi.
"Tapi kenapa kalian tadi--" ucapnya terpotong oleh perkataan Agra.
"Ciuman?" tebak Agra.
Zara mengangguk, binar bola matanya meminta penjelasan tanpa ada yang rumpang.
"Dia menciumku dan jika kau bertanya mengapa aku tidak menolak, aku hanya memastikan perasaanku untuknya sudah benar-benar lenyap tidak tersisa."
Zara tersenyum manis membuat Agra tak tahan untuk ikut tersenyum lalu mencolek hidungnya. Istrinya sangat cantik dengan pipi merah merona.
"Bagaimana hasilnya? Apa benar-benar sudah hilang?" tanya Zara memastikan.
"Apanya?" Agra balik tanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
King Bullying [TELAH TERBIT]
RomancePART LENGKAP! Terbit : Momentous Publisher Zara memberontak, namun yang didapatkan adalah dorongan keras dan punggungnya hingga membentur tembok. Satu buah tangan kekar berada tepat di samping wajahnya. Jantung Zara berdetak tak berkaruan, rasa taku...
![King Bullying [TELAH TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/180068533-64-k844170.jpg)