*Perjalanan*
"Jay gue benci sama lo" ucap Indri menangis dan kesal. Ia langsung menambah kecepatan motornya.
Indri tak peduli dengan orang yang membunyikan klakson. Karena, Indri membawa motor seperti sedang balapan saja.
...
*Rumah IGP Family*
Indri memarkirkan motornya didepan rumah. Dan ia langsung masuk ke dalam rumah dengan keadaan menangis. Saat sudah masuk, Indri langsung menghampiri kakaknya.
"Kakak" panggil Indri langsung memeluk Indra.
"Kamu kenapa dek?" tanya Indri
"Bunda. Aunty kenapa nangis?" tanya Vano yang matanya sudah berkaca-kaca.
"Vano masuk kamar dulu ya sayang" ucap Intan
"Aunty gak boleh nangis, bunda" ucap Vano sudah meneteskan air matanya.
"Mba Ayuuu" panggil Intan. Mba Ayu adalah pekerja dirumah IGP Family.
"Iya bu?"
"Bawa Vano ke kamar ya. Tenangin dia" ucap Intan
"Oh iya bu" ucap mba Ayu langsung membawa Vano pergi ke kamar.
"Dek cerita, kamu kenapa?" tanya Intan
Indri melepaskan pelukannya dari Indra. Dan langsung bercerita tentang kejadian yang ia lihat dirumah Jay.
..
"Aku sakit hati banget kak. Sampe-sampe cincin yang dia kasih, aku balikin" ucap Indri
"Kamu kembalikan?" tanya Intan. Indri mengangguk.
"Kakak yakin, ini pasti ada kesalahpahaman" ucap Indra
"Aku gak tau, Jay jujur apa gak? Tapi, yang aku liat dengan mata ku sendiri yaitu Jay lagi meluk Kania" ucap Indri
"Aku gak mau ketemu sama dia. Batalin aja niat kalian buat bantu aku sama dia bersatu" ucap Indri
"Dah dah kamu sabar. Tenangin diri kamu. Jangan nangis lagi ya" ucap Intan memeluk Indri.
"Makasih kalian udah care sama aku" ucap Indri menghapus air matanya.
"Kamu adik kita yang hilang selama bertahun-tahun. Sudah pasti kita care sama kamu. Kita sayang sama kamu" ucap Intan
"Aku juga sayang kalian" ucap Indri
"Oh iya. Vano nangis ya? Duh maaf ya kak. Aku gak bisa ngendaliin emosi ku" ucap Indri
"Iya gpp kok" ucap Indra
"Aku samperin deh" ucap Indri langsung pergi ke kamar Vano.
...
*Kamar Vano*
"Mba biar aku aja yang tenangin" ucap Indri
"Oh iya non" ucap mba Ayu langsung pergi. Dan Indri langsung menghampiri Vano yang masih menangis.
"Duh Vano kok nangis?" tanya Indri menghapus air mata Vano
"Aunty gak boleh nangis" ucap Vano memegang pipi Indri
"Aunty gak nangis kok" ucap Indri tersenyum
"Tadi aunty nangis" ucap Vano
"Tadi aunty cuma akting aja kok. Aunty pengen tau, kamu beneran nangis atau gak kalau liat orang nangis. Eh ternyata beneran" ucap Indri
"Aku sedih. Pokoknya aunty gak boleh nangis lagi oke" ucap Vano
"Oke aunty gak akan nangis lagi didepan Vano" ucap Indri. Vano langsung tersenyum
KAMU SEDANG MEMBACA
JAYINDRI (SELESAI)
Novela Juvenil[PROSES REVISI] MAAFKAN TYPO YANG BERTEBARAN GUYS 😅 CERITA INI PENUH DRAMA GUYS. KELIAN JANGAN EMOSI YAAAA wkwkwk .... HATI-HATI DENGAN CERITA INI. BISA BIKIN BAPER. EH GAK TAU JUGA SIH HEHEHE. JANGAN LUPA VOTE- COMENT - FOLLOW YA. BUDAYAKAN HARG...
