11: MIPA vs IPS

15.6K 1.4K 611
                                        

11: MIPA vs IPS

°°°

Sebelumnya maaf banget.
Caca GAK BERMAKSUD jelek-jelekin anak MIPA atau IPS.
Kalo ada yang kesinggung, Caca benaran minta maaf🙏
Ini hanya cerita fiktif belaka!
_______


Kamis, 08:30 WIB

"Nah, bersihin sampe bersih! Jangan sampe ada noda yang masih nempel di kaca."

"Lapnya kalo udah kotor langsung dicuci atau dibilas pake air. Jangan langsung dilap-in ke kaca lagi. Ntar kotor lagi!"

"Eh, Mas! Kamu mau ke mana? Mau ke kantin? Beresin dulu itu sampahnya! Main kabur aja!"

"Terus kamu! Kalo udah selese bersihin meja, tinggal bersihin laboratorium lantai dua!"

Kumpulan para cowok yang disuruh-suruh itu hanya menganggukkan kepala. Meski di dalam hati mereka saat ini ingin mengutuk kedua guru killer itu. Segala sumpah serapah dan kalimat toxic lainnya, mereka pendam dalam hati.

"Itu yang lagi nonton bubarin diri! Ini bukan tontonan gratis, ya! Kembali ke kelas!" seru pak Agus.

"Bacot banget sih tuh Agus! Itu juga si Hartono! Urak gih! Mentang-mentang hari ini bu Wikwik gak masuk, mereka sok berkuasa banget!" sungut Varo sambil memandang tajam kedua guru yang asik memerintah itu.

Sebagai hukuman karena kemarin mereka bolos sekolah----dengan alasan menjenguk Natasya---mereka terkena hukuman di pagi harinya.

Tepat di bawah sinar matahari pagi mereka sudah disuruh menyanyikan lagu Indonesia Raya selama setengah jam.

"Ayo yang keras lagi dong suaranya! Laki-laki itu jangan lemes!" pacu pak Hartono.

"INDONESIA RAYA MERDEKA MERDEKA~~"

"Nah gitu! Semangat!! Waktu kalian masih tersisa 15 menit lagi! Enak kan, pagi-pagi udah dapet hukuman!?" teriak pak Agus juga, sambil memainkan rotan di tangannya.

Dan sekarang, semua cowok itu dihukum membersihkan dua laboratorium yang benar-benar sangat kotor, bau apek, dan jauh dari kata bersih.

"Gila! Sebenernya siapa sih yang make lab ini? Gak pernah dibersihin berapa tahun nih?! Debu ngumpul jadi satu!" seru Maul.

"Harusnya ini tuh yang bersihin kelas MIPA! Kenapa jadi IPS yang bersihin laboratoriumnya!" Mondi tidak terima.

Danu yang sedang membersihkan kaca juga emosi. "Iya nih, gimana sih!? Malah jadi tanggungan anak IPS!"

"Dahlah. Kan mentang-mentang anak MIPA kalem semua, gak ada guru yang berani nyuruh!" teriak Agil tak kalah keras.

"Bener tuh. Selalu aja IPS sama Bahasa yang kena omel!" seru Kevin.

"A|S#DF?!G#H@J&K()L!"

Suara riuh itu laboratorium yang pengap dan berdebu ini. Tidak kalah dengan mereka, Varo juga ikut mengomel tidak jelas karena ini.

"IPS emang selalu salah kok di mata guru!! Buktinya kemaren anak MIPA yang jadi ketos itu ngelaporin kalian kalo kalian bolos, kan? Selain terlalu serius, mereka itu kaki tangan guru BK!!" ujarnya dengan mengeraskan oktaf nadanya supaya pak Agus dan pak Hartono mendengar celotehannya, padahal kedua guru itu entah berada di mana sekarang.

ALVALERRON ✓ [TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang