39: Pencarian

9K 850 189
                                        

39: Pencarian

°°°

Mata Varo mengerjap-erjap. Dia bangkit dari aspal lalu terduduk sambil merintih kesakitan dan memegang kepalanya.

"Sshh! Pala gue! Aduh!" Varo merintih sambil memegangi kepalanya karena sedikit nyeri.

Dia menengok kanan kiri. Sepi. Sangat sepi. Tidak ada satupun kendaraan yang lewat. Hanya ada motornya sendiri yang masih terstandar di belakangnya.

Namun, dia langsung mengingat sesuatu. Natasya! Di mana cewek itu? Seingatnya tadi dia dibawa oleh cowok itu, si bedebah Geral.

"Shit!" umpatnya sambil berdiri sempoyongan, "gue harus nemuin Natasya. NAT---Aduh! Pala gue! Aaahhss! Sakit!"

Varo duduk di atas aspal lagi. Bajunya yang kotor dan berdebu dibiarkan begitu saja tanpa niatan ingin membersihkannya. Pikirannya sepenuhnya ada pada Natasya. Ia yakin, cewek itu diculik oleh gerombolannya tadi.

Buru-buru tangannya merogoh saku celananya, tangannya mengutak-atik handphone-nya lalu menelpon seseorang untuk meminta bantuan.

Diangkat.

"Hallo? Kenapa, Ro?" tanya suara di seberang sana.

"Ssshh! Bay, tolong gue. Ba-bantuin cari Natasya. Dia diculik."

"HAH?! DICULIK!! KAN TADI SAMA LO?! GIMANA CERITANYA?"

"Kuping gue budek, goblok! Buruan ke sini! Jalan Tam---uhuk---rin. Gu-e sendirian di sini," katanya seraya memegang kepalanya.

"Gue bawa Agil sama Rafa, ya?"

"Ya udah! Ce-cepetan! Kabarin anak Pegasus yang lain juga! Suruh kumpul di markas! Gu-e bakal bales dendam ke dia! ARGH!"

"Ro! Sabar, Ro! Jangan ngamuk! Gue ke sana sekarang!"

Tuuuut.

Tidak ada pilihan lain, dia ingin segera menemukan cewek itu bagaimanapun keadaannya. Dia bangkit lalu berpegangan pada stank motornya.

"NATASYA!! DI MANA LO?!"

°°°

Grep!

Natasya membuka matanya. Dia seperti mendengar suara teriakan Varo memanggil namanya, meskipun dia juga tidak tahu di mana dia sekarang?

Dia terduduk dengan badannya yang diikat dengan tali di kursi dan mulutnya dibekap dengan lakban hitam.

"Mmh! Mmmh!" Dia merintih dan berusaha melepaskan tali di tangannya, namun tidak bisa.

Set.

Dia menoleh ke sampingnya. Ia terkejut ada Amanda yang juga sedang pingsan dalam keadaan sama dengannya.

ALVALERRON ✓ [TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang