26: Jealous (?)

13.1K 1.1K 315
                                        

26: Jealous (?)

°°°

"AAARGH!!"

"INI SEMUA GARA-GARA SI NATASYA! DIA BENAR-BENAR KURANG AJAR BANGET!"

"Dy, udah ja---"

"MINGGIR LO BERDUA!" Maudy membentak Yura dan Aurel yang akan menghampirinya. Mereka akhirnya mundur karena merasa takut.

Maudy saat ini sudah berada di toilet cewek. Ia melihat dirinya di cermin besar di sini. Raut wajahnya menyeramkan dan kedua tangannya mengepal.

"Liat apa yang dia perbuat?! Sampai Varo aja udah gak suka sama gue! Bahkan dia mempermalukan gue dengan menceburkan di kolam kumuh itu!"

"Dy---"

"DIEM! KALIAN MAU GUE BUNUH?"

"Ng ... Nggak."

Ia kembali menatap dirinya di cermin. "Rambut indah gue! Baju gue! Sepatu gue! Semuanya udah kotor kayak gini! Dasar Natasya bitch! Kenapa juga, sih, Varo kudu suka sama cewek kayak gitu! Harusnya gue! Gue ceweknya! Gue!"

"T-tapi, Dy ..."

"APA?!"

"Cinta itu gak bisa dipaksakan." Yura mengangguk menanggapi ucapan Aurel.

"Harusnya lo bisa bedain, mana cinta mana obsesi. Yang lo lakuin selama ini buat dapetin Varo itu karena lo terobsesi jadi pacar Varo. Bukan ... bukan karena beneran cinta," jelas Yura.

"KALIAN SEBENERNYA TEMEN SIAPA, SIH?! GAK GUNA LO BERDUA! PERGI DARI SINI!" bentaknya lagi.

"Dy, bukan gi---"

"PERGI!"

Yura menatap Aurel, lalu mereka mengangguk. Sepertinya Maudy harus memiliki waktu sendiri untuk itu.

"Ya udah. Lo tenangin pikiran lo dulu, ya. Kita pergi dulu. Jangan sampai ngelukain diri lo sendiri," pesan Yura.

Mereka meninggalkan Maudy di toilet sendirian. Cewek itu memang butuh waktu sendiri agar pikirannya tenang.

"Natasya!" Maudy mengepalkan tangannya, "Enyah lo dari hidup Varo!"

Tangannya memencet tombol di handphone-nya. Ia hendak menelpon seseorang.

"Hallo?" sapa suara di seberang sana.

"Gue butuh bantuan lo!!"

°°°

"Gerakan lo salah, Bell! Gini nih," ujar Bianca di ruang dance.

Kali ini Natasya tidak datang terlambat lagi karena ia buru-buru keluar saat bel sekolah sudah berbunyi. Ia sengaja menghindari Varo sore ini, karena jika ada dia pasti Natasya akan terlambat lagi dan dimarahi Bianca.

"Ya itu gerakan gue udah bener, kok. Lonya aja yang gak liat!" seru Bella ngeyel.

Bianca melotot. "Eh, lo kok jadi bentak gue?! Udah berani sama queen dance di sini?!"

ALVALERRON ✓ [TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang