09: Natasya's Home
°°°
Tangan Varo memencet tombol bel di depan rumah Natasya. Beberapa kali bel itu terdengar di dalam rumahnya tetapi belum ada yang membukanya.
"Mana nih orang di rumah lo? Kok belum dibukain? Atau jangan-jangan lo ngaku-ngaku kalo ini rumah lo, ya?" Varo menyipitkan matanya sambil memandang Natasya di bawah rangkulannya.
"Hey! Ini rumah gue! Kalo gak percaya liat aja pasti mami bukain pintu, kok!"
Sebenarnya ini hanya akal-akalan si Varo saja supaya Natasya marah. Menurutnya, Natasya cukup menggemaskan jika sedang marah begini. Apalagi pipinya yang merah dan bibirnya yang dimajukan. Benar-benar membuatnya gemas.
"Udah deh, mending gue aja yang mencet belnya."
Ting tong...
Belum ada lima menit, Lisa membukakan pintu rumahnya. Dan ia terkejut saat melihat seorang cowok menyangga tubuh anaknya supaya tidak terjatuh.
"Lho? Kamu kenapa, Nat?"
"Mi, suruh masuk dulu, dong."
"Oh iya silakan masuk."
Varo memasuki rumah Natasya untuk pertama kalinya. Ternyata lumayan bagus dan rapi juga. Terasa nyaman juga bagi siapa saja jika berkunjung.
"Natasya, gue pulang dulu. Tante? Varo pulang dulu ya?" Varo tersenyum ramah kepada Lisa lalu menyodorkan tangannya ingin bersalaman.
Cih, pencitraan banget di depan mami. batinnya.
Namun, bukannya memberikan tangannya kepada Varo, Lisa justru menepuk bahu si cowok jangkung itu.
"Oh ini yang namanya Varo? Kamu pacarnya Asya?"
"I-"
"Bukan, Mi! Itu temen doang, bukan pacar. Asya gak pacaran." sanggahnya sebelum Varo mengiyakan pertanyaan Lisa.
"Ya udah duduk dulu, biar tante bikinin minuman dulu."
Mau tidak mau Varo duduk di dekat Natasya. Persis di sampingnya. Lisa yang melihat mereka berdua bersebelahan lalu tertawa geli, "Cocok gini, kok."
"Mamiiiii!"
"Oh ya kenapa nih kok pulangnya awal banget? Masih jam sebelas, lho. Terus tas kamu mana, Nat?"
"Di sekolah, Mi. Tadi, aku jatuh pas pelajaran olahraga."
"Alhamdulilah."
"Mamiiii!" Natasya berteriak keras lalu menghentakkan kakinya di lantai berkali-kali mirip anak kecil yang merengek.
Varo sendiri tertawa geli melihat tingkah lucu si cewek di sampingnya. Baru kali ini Natasya-si cewek jutek-bersikap manja di rumahnya.
"Ya alhamdulilah, jadi kamu dianterin Varo pulang. Pasti yang nyelametin juga Varo, kan?"
"Tau!" jawabnya ketus.
"Biasa kalo lagi tanggalnya emang gini. Kalian ngobrol-ngobrol dulu aja, nanti mami bikinin minuman."
Baru saja Lisa akan berdiri, dari arah pintu rumahnya teman-teman Natasya mengetuk pintu rumah yang memang belum ditutup itu.
"Lho?"
"Misi, Tante. Mau jengukin Natasya."
"Masuk aja, Joy." pinta Natasya.
Lisa pergi ke dapur untuk membuatkan mereka semua hidangan, ketika melihat jumlah teman Natasya yang datang ke sini tidak sedikit.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALVALERRON ✓ [TERBIT]
RomanceVaro itu bandel, bad boy, kadang mesum, urakan, nakal, ketua gankster, dan suka jailin guru. Natasya itu jutek, pendek, imut, dan suka jadi bahan jailan Varo. Varo sama Natasya itu rival. SEKALI LAGI RIVAL, OKE?! Tapi kenapa mereka jadi deket terus...
![ALVALERRON ✓ [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/198738714-64-k986391.jpg)