Saat ini Nesya telah sampai di depan sebuah rumah yang sangat besar dan mewah. Mungkin, rumah akan lebih terasa hangat saat seluruh keluarga berkumpul, bercanda, dan saling menanyakan kabar.
Tapi itu tidak mungkin terjadi pada Nesya. Keluarganya itu sangat sibuk
Nesya mulai turun dari mobil dan mengucapkan terima kasih pada Pak Maul. Lalu Nesya menuju pintu utama rumah kemudian masuk.
"Assalamualaikum" ucap Nesya.
"Waalaikumsalam, non teh udah pulang" jawab Bi Inah.
"Miris banget sih, saat anaknya datang yang nyambut bukan orang tua melainkan pengasuhku" batin Nesya
"Udah bi" ucapku pelan sambil duduk di sofa yang ada di ruang tamu.
"Non mau makan dulu apa mau mandi dulu?" Tanya Bi Inah
"Nesya mau mandi dulu deh bi, badan udah lengket sama bau asem banget hehehe" ucap Nesya sambil terkekeh
"Ya udah nanti bibi siapin makannya" ujar Bi Inah
"Sip deh bi, nesya ke atas dulu ya" ucapnya sambil mulai naik ke atas menuju kamar yang ada di lantai dua.
"Apa kalian gak ada waktu sama sekali untukku? Nesya pingin kita semua kumpul bareng gak kaya gini" ucapnya dalam hati.
Tak terasa air matanya menetes kemudian dengan cepat ia hapus lalu beranjak menuju ke arah pintu warna coklat yang ada di sebelah kiri ranjang kasur untuk segera mandi.
♥♥♥♥♥
Selesai mandi Nesya langsung turun ke bawah untuk mengisi perutnya yang sedari tadi demo untuk minta segera diisi.
Tetapi, Saat menuruni anak tangga gadis itu melihat ke arah jam dinding yang ada di ruang tamu tepatnya di atas rak tv. Jam itu sekarang menujukan pukul 17.30 yang berarti sebentar lagi akan adzan maghrib.
Setelah sampai dibawah, Nesya langsung duduk di sofa ruang tamu sambil mengambil remot di meja depan.
"Non, mau makan dulu gak?" Tanya Bi Inah.
"Nanti aja deh bi, nanggung sekalian habis sholat maghrib aja" jawab Nesya sambil tersenyum.
"Oh kalo gitu bibi ke belakang dulu ya non" pamit bi inah yang langsung Nesya jawab dengan anggukan kepala sambil senyuman.
Tak lama adzan maghrib berkumandang, langsung saja Nesya menuju kamar untuk melaksanakan sholat maghrib.
Selesai sholat maghrib Nesya langsung menuju ruang makan. Di meja makan ku lihat bi inah sedang menyiapkan makanan di atas meja.
"Non makan sekarang?" Tanya Bi Inah yang melihat Nesya mendekat ke arah meja makan.
"Iya bi, kita makan bareng yuk bi" ajak Nesya sambil mengambil tempat duduk.
"Ga usah non, saya nanti aja" tolak Bi Inah.
"Sekalian aja bi kita makannya, Nanti ajak juga pak maul." Ucap Nesya yang masih tetap mengajak untuk makan bersama.
"Ya udah nanti bibi panggil pak maul" ucap Bi Inah. Tak lama kemudian, Bi Inah datang bersama Pak Maul. Di meja makan saat ini hanya tercipta suasana hening, karena saat makan mungkin kita tidak diperkenankan untuk berbicara
Selesai makan Nesya langsung menuju kamar untuk mempelajari pelajaran yang ada di sekolah tadi. Selesai belajar Nesya mengambil handphonenya yang sedang di isi baterai di atas meja belajar.
Dan saat membuka aplikasi whatsApp, ternyata nanda sudah memasukan dirinya ke dalam grup kelas.
XI IPA 2
KAMU SEDANG MEMBACA
Nesya
Teen FictionNESYA ARDHANA DIRGA seorang perempuan cantik dan lugu itu ternyata tidak memiliki kehidupan yang mulus dan indah. Sampai akhirnya seorang pria yang memiliki wajah tampan bak dewa dengan tidak sengaja menariknya ke dalam kehidupan seorang ARGA GORDAN...
