_@ JYP Hospital_
Sudah dua hari ini, Taehyung masih terbaring koma di ICU. Sore ini, Jaebum kembali menjenguknya. Sebelum memasuki ruangan, ia memakai pakaian khusus, juga memakai penutup kepala serta masker.
Duduk di kursi samping ranjang. Ditatapnya wajah sang kekasih, yang terlihat begitu pucat. Diraihnya tangan Taehyung, yang terbebas infus. Menggenggamnya dengan lembut. Lantas dikecupnya berulang kali. Lalu ia arahkan tangan lemah itu, tepat pada dadanya.
"Chagiya. Rasakan detak jantungku. Yang berdebar hanya untukmu. Jadi kumohon. Segeralah bangun dan tatap aku. Aku sangat mencintaimu, Tae. Tolong bertahanlah untukku. Jebal," ucapnya.
Hatinya ikut merasakan sakit. Melihat kesayangannya seperti ini. Ia kecewa pada dirinya sendiri. Yang tak bisa menjaga Taehyung. Meski berulang kali, Jungkook mengatakannya tak bersalah.
Cukup lama, ia berada disana. Sebelum keluar. Ia mengecup lama kening Taehyung. Kemudian turun ke bibir pucat itu. Melumatnya perlahan. Lantas, Jaebum melangkah keluar dari ruangan.
Bertepatan dengan ayahnya, yang hendak pergi, ke kantin rumah sakit.
"Adeul !!" panggil Yugyeom.
"Appa," balas Jaebum.
"Kau terlihat begitu kacau, nak. Ayo ikut ke kantin !!" ajak Yugyeom.
"Nee,"
Mereka berdua memasuki kantin rumah sakit. Yugyeom memesan dua cup americano. Memberikan satunya pada Jaebum. Mereka duduk di bangku.
Menyesap pahitnya minuman itu. Jaebum masih terdiam. Pikirannya entah kemana.
"Adeul. Kau sangat menyayanginya ??" tanya Yugyeom. Jaebum menatap ayahnya. Ia paham arah bicara Jaebum.
"Sangat, appa. Aku bersumpah menghukum diriku sendiri. Jika sesuatu terjadi padanya. Ini sudah keterlaluan, appa," jawab Jaebum. Yugyeom menepuk pelan, bahu Jaebum.
"Appa arraseo. Geunde. Appa dan yang lain, akan mengusahakan yang terbaik untuknya. Kau berdo'a saja, agar Taehyung mampu melaluinya. Appa sangat yakin. Taehyung itu namja yang kuat. Ia sangat pantas dapatkan hak bahagia. Dan appa..sangat mendukung hubungan kalian," Yugyeom memberikan senyum tulusnya.
Jaebum bangun dari duduknya. Memeluk erat sang ayah. Ia sangat senang.
"Jeongmal gomawoyo, appa. Aku janji. Aku akan selalu mendampinginya," ucap Jaebum.
"Appa mendukungmu," balas Yugyeom.
Tbc..
Malam yeorobun.
💜💜💜💜💜💜💜

KAMU SEDANG MEMBACA
Uri Cheonsa
FanfictionTaehyung. Seorang remaja yatim piatu. Tinggal di panti asuhan, sejak masih bayi. Hingga ia mendapatkan keluarga baru, yang menerimanya dengan setulus hati. "Taetae, kembalilah pada kami" "Taehyungie !! JANGAN !!" "Saranghae mom, d...