~ Ch 37 ~

644 47 1
                                    

_@ JYP  Hospital_

Sudah  dua  hari  ini, Taehyung  masih  terbaring  koma  di  ICU. Sore  ini, Jaebum  kembali  menjenguknya. Sebelum  memasuki  ruangan, ia  memakai  pakaian  khusus, juga  memakai  penutup  kepala  serta  masker.

Duduk  di  kursi  samping  ranjang. Ditatapnya  wajah  sang  kekasih, yang  terlihat  begitu  pucat. Diraihnya  tangan  Taehyung, yang  terbebas  infus. Menggenggamnya  dengan  lembut. Lantas  dikecupnya  berulang  kali. Lalu  ia  arahkan  tangan  lemah  itu, tepat  pada  dadanya.

"Chagiya. Rasakan  detak  jantungku. Yang  berdebar  hanya  untukmu. Jadi  kumohon. Segeralah  bangun  dan  tatap  aku. Aku  sangat  mencintaimu, Tae. Tolong  bertahanlah  untukku. Jebal," ucapnya.

Hatinya  ikut  merasakan  sakit. Melihat  kesayangannya  seperti  ini. Ia  kecewa  pada  dirinya  sendiri. Yang  tak  bisa  menjaga  Taehyung. Meski  berulang  kali, Jungkook  mengatakannya  tak  bersalah.

Cukup  lama, ia  berada  disana. Sebelum  keluar. Ia  mengecup  lama  kening  Taehyung. Kemudian  turun  ke  bibir  pucat  itu. Melumatnya  perlahan. Lantas, Jaebum  melangkah  keluar  dari  ruangan.

Bertepatan  dengan  ayahnya, yang  hendak  pergi, ke  kantin  rumah  sakit.

"Adeul !!" panggil  Yugyeom.

"Appa," balas  Jaebum.

"Kau  terlihat  begitu  kacau, nak. Ayo  ikut  ke  kantin !!" ajak  Yugyeom.

"Nee,"

Mereka  berdua  memasuki  kantin  rumah  sakit. Yugyeom  memesan  dua  cup  americano. Memberikan  satunya  pada  Jaebum. Mereka  duduk  di  bangku.

Menyesap  pahitnya  minuman  itu. Jaebum  masih  terdiam. Pikirannya  entah  kemana.

"Adeul. Kau  sangat  menyayanginya ??" tanya  Yugyeom. Jaebum  menatap  ayahnya. Ia  paham  arah  bicara  Jaebum.

"Sangat, appa. Aku  bersumpah  menghukum  diriku  sendiri. Jika  sesuatu  terjadi  padanya. Ini  sudah  keterlaluan, appa," jawab  Jaebum. Yugyeom  menepuk  pelan, bahu  Jaebum.

"Appa  arraseo. Geunde. Appa  dan  yang  lain, akan  mengusahakan  yang  terbaik  untuknya. Kau  berdo'a  saja, agar  Taehyung  mampu  melaluinya. Appa  sangat  yakin. Taehyung  itu  namja  yang  kuat. Ia  sangat  pantas  dapatkan  hak  bahagia. Dan  appa..sangat  mendukung  hubungan  kalian," Yugyeom  memberikan  senyum  tulusnya.

Jaebum  bangun  dari  duduknya. Memeluk  erat  sang  ayah. Ia  sangat  senang.

"Jeongmal  gomawoyo, appa. Aku  janji. Aku  akan  selalu  mendampinginya," ucap  Jaebum.

"Appa  mendukungmu," balas  Yugyeom.

Tbc..

Malam  yeorobun.

💜💜💜💜💜💜💜

Uri  CheonsaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang