~ Ch 65 ~

472 29 0
                                    

_@ Taman  Kota_

Terlihat  seorang  wanita  paruh  baya. Duduk  di  bangku  taman, bersama  seorang  remaja  SMP. Di  depan  mereka, tergeletak  2  koper  pakaian. Sepertinya  sehabis  perjalanan  jauh.

"Ibu. Kita  akan  tinggal  dimana ?? Hoonie  sudah  lelah," tanya  si  anak. Gurat  wajahnya  terlihat  lelah.

Sang  ibu, menangkup  pipi  tembam  sang  anak. Tersenyum  lembut.

"Bersabar  sedikit  lagi  ya, sayang !! kita  pasti, akan  mendapatkan  tempat  tinggal," balas  sang  ibu.

"Nee  arraseo," balas  sang  anak.

Ternyata, mereka  adalah  Irene  dan  Jihoon. Mereka  berdua  selamat, dari  peristiwa  kebakaran  itu. Selama  ini, mereka  tinggal  di  Ilsan.

Mereka  berdua  kembali  lagi, ke  Seoul. Karena  Irene  ingin  mencari  pekerjaan. Untuk  Jihoon. Anak  itu, kini  sudah  menjadi  anak  angkatnya. Menjadi  bagian  dari  keluarga  Bae.

Irene  hendak  menyeret  kopernya, namun  tiba-tiba, ia  bertabrakan  dengan  seorang  wanita.

"Joseonghabnida  nyonya," ucap  Irene.

"Geogjeongma. Nan  gwaenchana," balasnya  tersenyum. "Maaf. Kalian  membawa  koper, ingin  pergi  kemana ??" tanya  wanita  itu.

"Kami, baru  datang  dari  Ilsan. Rencananya, saya  ingin  mencari  pekerjaan. Juga  menetap  disini. Tapi, kami  belum  memiliki  tempat  tinggal," jelas  Irene. Wanita  itu  tersenyum.

 Wanita  itu  tersenyum

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kalau  kalian  mau. Kalian  bisa  ikut  aku  pulang. Tinggal  untuk  sementara, sampai  kalian  mendapatkan  rumah. Eotte," usulnya.

"Apakah, itu  tidak  merepotkan ?? Lagipula, kami  baru  saja  tiba," tanya  Irene  tak  enak  hati.

"Aniyo. Sama  sekali  tak  merepotkan. Oh  iya, namaku  Choi  Yoona," ucapnya.

"Bae  Irene  imnida. Dan  ini  putra  angkatku. Bae  Jihoon," ucap  Irene. Jihoon  membungkuk  sopan, pada  Yoona.

"Kajja !!" ajak  Yoona.

Mereka  berdua  pun, ikut  masuk  mobil  Yoona. Membawa  mereka, ke  tempat  tinggal  Yoona.

------>>>>>>

_@ Mansion  Choi_

Irene  dan  Jihoon  dibuat  takjub, dengan  pemandangan  di  hadapan  mereka

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Irene  dan  Jihoon  dibuat  takjub, dengan  pemandangan  di  hadapan  mereka. Mansion  yang  luas  dan  megah.

"Cha, kajja !!" ajak  Yoona.

Mereka  berdua, mengikuti  langkah  wanita  itu, memasuki  mansion. Disambut  oleh  kepala  pelayan  mansion.

"Selamat  datang  nyonya," sambutnya. Sebut  saja  Yoo   ahjumma.

"Ahjumma, kemana  tuan  Siwon ??" tanya  Yoona, menanyakan  keberadaan  suaminya. Belum  sempat  asistennya  menjawab. Langkah  kaki  terdengar  mendekat.

"Aku  disini, yeobo," balas  lelaki  paruh  baya, mendekat  pada  istrinya.

"Eoh, sayang. Kita  kedatangan  tamu. Mereka  berdua, baru  datang  dari  Ilsan. Tapi, belum  memiliki  tempat  tinggal. Itu  sebabnya, aku  mengajak  untuk  tinggal  disini. Hanya  sementara  saja," jelas  Yoona.

"Geurrae. Selamat  datang  nyonya.."

"Bae  Irene  imnida. Dan  ini  putra  angkat  saya. Bae  Jihoon," ucap  Yoona.

"Saya  Choi  Siwon, suami  Yoona. Kalau  begitu, semoga  kalian  betah  disini," ucap  Siwon.

"Nee  kamsahamnida  Siwon-ssi," balas  Irene.

"Aigo !! jangan  formal  begitu  eoh !! panggil  saja  eonni  dan  oppa, arra !!" pinta  Yoona.

Irene  hanya  mengangguk  pelan, dan  tersenyum.

"Permisi, nyonya. Kamar  tamunya, sudah  rapi  dan  bersih," ucap  Yoo  ahjumma.

"Terima  kasih. Ayo, kuantar  ke  kamar  kalian !!" ajak  Yoona.

Keduanya  pun  menurut. Mereka  menempati  dua  kamar  tamu. Satu  untuk  Irene, dan  satu  untuk  Jihoon.

Tbc..

Uri  CheonsaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang