Taehyung sudah mulai membaik. Meski masih sedikit sesak. Ia berada di taman rumah sakit. Ditemani oleh, kedua orang tua kandungnya. Ya, Taehyung sudah mulai menerima mereka. Meski nyatanya. Ia lebih merasa nyaman, bersama Jimin dan Jungkook.
Dan untuk Jungkook dan Jimin. Terutama Jimin. Dengan berat hati. Memberikan waktu, untuk Jieun dan Junki, menemani Taehyung.
Taehyung pun, juga sudah menjalani terapi syaraf, untuk ketiga kalinya. Dan ia, mulai bisa sedikit melangkah.
"Eomma. Gomapta," ucap Taehyung, yang baru saja menyudahi terapinya. Jieun tersenyum.
"Nee cheonma. Eomma senang menemanimu, sayang," balas Jieun.
"Taehyungie. Waktunya kembali ke kamar," ucap Junki seraya mendekat.
"Nee appa," balas Taehyung.
Junki membantunya untuk duduk, di kursi roda. Lalu mendorongnya perlahan, memasuki gedung rumah sakit. Menuju kamar rawatnya. Sedangkan Jieun, di belakang mereka. Ia tersenyum, saat mendengar Junki melontarkan candaan. Dan membuat Taehyung tertawa.
Jujur dalam hatinya. Ia merasa sangat menyesal. Telah menyia-nyiakan anak, sebaik Taehyung. Ia masih ingat. Bagaimana bencinya ayah Junki, terhadap bayi mungilnya itu dulu.
"Eomma !!" panggil Taehyung. Jieun pun tersadar dari lamunannya.
"Nee. Ada apa, sayang ??" tanya Jieun.
"Harusnya, Tae yang bertanya seperti itu," balas Taehyung.
"Ada apa, yeobo ?? apa yang kau pikirkan ??" tanya Junki.
"Aniya. Tak ada apa-apa. Kajja !!" balas Jieun.
Mereka pun memasuki kamar rawat. Taehyung pun, sudah tidak memakai masker oksigen. Ia merasa lebih baik.
Junki membantunya berbaring. Lalu membetulkan letak botol infus, pada tiang. Memeriksa aliran cairan infus.
Taehyung memandang lekat, mereka berdua. Inikah orang tua kandungnya ?? ia masih tidak menyangka. Tanpa ia sadari. Bibirnya tertarik keatas, membentuk seulas senyum.
"Tae harus banyak istirahat. Supaya lekas keluar, dari sini," ucap Jieun.
"Eommamu benar, sayang. Jadi, kau harus tetap semangat," sahut Junki.
"Geurrae eomma, appa," balas Taehyung.
"Eomma dan appa. Ingin mengajakmu, untuk bertemu dengan kakek Lee," ucap Jieun.
"T-tapi, Tae takut. Bukankah, dulu kakek membenci Tae ??" tanya Taehyung. Sungguh ia sangat takut.
"Gwaenchana. Kakek sudah menyesalinya, sayang. Dan kakek, sangat ingin menemui Tae. Tenang saja !! ada eomma dan appa," jelas Junki.
Dan akhirnya, Taehyung pun mengangguk pelan. Membuat keduanya tersenyum senang.
Tbc..
Pagi yeorobun.
💜💜💜💜💜💜

KAMU SEDANG MEMBACA
Uri Cheonsa
FanfictionTaehyung. Seorang remaja yatim piatu. Tinggal di panti asuhan, sejak masih bayi. Hingga ia mendapatkan keluarga baru, yang menerimanya dengan setulus hati. "Taetae, kembalilah pada kami" "Taehyungie !! JANGAN !!" "Saranghae mom, d...