Pagi telah menyapa. Taehyung sudah rapi. Sudah bergabung di ruang makan. Hari ini, Jimin dan bibi Song, memasak cukup banyak. Dan tentunya, dengan menu makanan sehat.
Dengan telaten. Jimin mengambilkan nasi, untuk anak dan suaminya. Taehyung menatap lekat sosok sang ibu. Jimin begitu perhatian padanya. Meski bukan ibu kandung.
Taehyung merasa dicintai, diperhatikan, diperlakukan layaknya anak sendiri. Taehyung sangat bahagia, memiliki keluarga baru seperti ini.
Sejak kecil. Ia hanya dirawat ibu panti. Ia jarang keluar kamar. Bahkan untuk bergabung dengan lainnya, ia merasa tak pantas. Terlebih kondisinya sekarang. Bisa dikatakan makin parah.
"Sayang. Kau harus makan yang banyak !! mommy ingin melihat, pipi chubbymu lagi. Mommy suapi ya," ucap Jimin.
Tangannya meraih sendok, berisi nasi dan lauk. Mengarahkannya di depan mulut Taehyung. Mulutnya pun terbuka, menerima tiap suapan dari Jimin.
"Anak pintar. Daddy akan beri hadiah untukmu nanti," ucap Jungkook.
Taehyung selesai makan, dan minum obat. Ia kembali menangis. Mendapat perlakuan sespesial ini. Terlebih dari Jimin. Pria cantik itu, tahu semua yang ia butuhkan.
Grep
Taehyung memeluk erat Jimin. Membenamkan wajah, pada dada ibunya. Jimin balas memeluknya.
"Sayang, wae ?? uljima !! katakan pada kami, sayang ?? Taeby kenapa eoh ??" tanya Jimin khawatir. Taehyung mendongak.
"Mo-hikss..mommy. Gomawo, kalian sudah mau merawat Tae. Tae sangat bersyukur, bertemu dengan mommy dan daddy," ucap Taehyung.
Jungkook mendekat padanya. Mengusap puncak kepalanya, dengan sayang. Lalu mengecupnya beberapa kali. Menyalurkan kasih sayang begitu besar, pada anak itu.
"Justru kami, yang harusnya berterima kasih. Karena Taeby, mau menerima daddy dan mommy. Mau menjadi putra kami. Pelengkap hidup kami yang sunyi. Terima kasih banyak, uri cheonsa. Kami menyayangimu selalu. Sampai kapanpun," jelas Jungkook.
Ia hapus air mata Taehyung. Senyum kembali membingkai wajah Taehyung. Ia merasa lega sekarang. Tak perlu khawatir lagi, tentang masa depannya nanti.
"Sudah dulu sedih-sedihnya !! lebih baik. Kalian ikut mommy berbelanja. Kebutuhan dapur sudah menipis," ajak Jimin.
"CALL !!!!!" seru ayah dan anak itu kompak. Lantas ketiganya tertawa.
Tbc..
Double up gaess..

KAMU SEDANG MEMBACA
Uri Cheonsa
FanfictionTaehyung. Seorang remaja yatim piatu. Tinggal di panti asuhan, sejak masih bayi. Hingga ia mendapatkan keluarga baru, yang menerimanya dengan setulus hati. "Taetae, kembalilah pada kami" "Taehyungie !! JANGAN !!" "Saranghae mom, d...