Taehyung. Seorang remaja yatim piatu. Tinggal di panti asuhan, sejak masih bayi. Hingga ia mendapatkan keluarga baru, yang menerimanya dengan setulus hati.
"Taetae, kembalilah pada kami"
"Taehyungie !! JANGAN !!"
"Saranghae mom, d...
Sudah 3 hari, Taehyung dirawat di rumah sakit. Sebenarnya ia merasa sangat bosan. Namun si 'kesayangan' seringkali berulah. Membuatnya tak bebas beraktivitas. Pun dadanya terasa sesak, jika ia kelelahan.
Hari ini, gantian Jungkook yang menjaganya. Jimin pulang pagi tadi. Saat ini, Taehyung tengah memakan apel, yang baru dikupas oleh ayahnya.
"Sayangnya daddy kenapa, hum ?? kenapa murung begitu ??" tanya Jungkook, setelah membantu Taehyung minum.
"Daddy. Sebenarnya Tae sangat bosan disini. Tapi 'kesayangan' berulah lagi. Tae jadi sesak," jawab Taehyung.
Jungkook tersenyum tipis. Sebetulnya ia pun tak tega. Tapi ini demi kesehatannya. Ia rebahkan Taehyung perlahan. Membenarkan selimut sampai batas dada.
Sudah jam 20:00 KST. Jungkook masih betah terjaga. Mengusap-usap kepala sang anak, agar lekas terlelap. Jujur saja. Ia masih tak menyangka, dengan vonis yang diterima Taehyung.
Mencari pendonor yang tepat, tidaklah mudah. Bahkan ia masih ingat. Setelah penjelasan dari Yugyeom, membuat Jimin jatuh pingsan.
Jungkook dan Jimin, sangat menyayangi Taehyung. Layaknya anak kandung mereka sendiri. Ia rela menjadi kaki, untuk Taehyung. Apapun akan ia lakukan, asalkan Taehyung bahagia.
Ia tatap anaknya, yang sudah terlelap. Tersenyum kala melihat posisi tidur putranya. Posisi menyamping, dan memeluk bantal.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Taehyung memang takkan bisa tidur, jika tak memeluk sesuatu. Jungkook sangat bersyukur, dipertemukan dengan Taehyung.
Namja cantik nan manis. namun memiliki sisi rapuh, dalam dirinya. Ia kecup lama kening Taehyung. Lantas Jungkook beralih pada sofa. Membaringkan tubuhnya. Mengistirahatkan tubuh lelahnya.