~ Ch 9 ~

1.2K 85 6
                                    

_@ NJ  Resto_

Sesuai  rencana  yang  telah  dibuat. Jungkook  beserta  anak  dan  istrinya, datang  ke  restoran  milik  Jin. Disana  sudah  menunggu, Junki  dan  Jieun. Di  ruangan  VIP.

Jimin  menempatkan  Taehyung, persis  di  sebelah  Jieun. Membuat  Taehyung  agak  canggung.

Menu  pun  sudah  tersaji. Junki  memesan  seafood. Juga  menu  lainnya. Ia  sangat  suka  hidangan  seafood. Namun  tanpa  udang. Karena  ia  alergi.

"Taeby  sayang. Kau  suka  seafood ??" tanya  Jieun. Dengan  senyum  keibuannya.

"Suka, bibi. Tapi, Tae  tidak  makan  udang. Tae  alergi  dengan  udang," jawab  Taehyung.

"Wah !! bisa  kebetulan  sekali. Paman  juga  alergi  udang," sahut  Junki.

Sedangkan  Jimin  dan  Jungkook. Mereka  tersenyum, melihat  interaksi  Junki  dan  Taehyung. Itu  artinya, Taehyung  sudah  mau  terbuka, menerima  orang  baru. Mereka  pun  makan  bersama.

"Jimin. Bolehkah  aku  berkunjung  menemui  Taehyung ?? mungkin  saja  rasa  rinduku  ini, bisa  terobati," tanya  Jieun.

"Tentu  saja  boleh, noona. Kapanpun  noona  ingin  berkunjung," jawab  Jimin.

"Terima  kasih," Jieun  tersenyum. Dan  Jimin  pun  balas  tersenyum.

"Mom. Kaki  Tae  appo," keluh  Taehyung.

Kedua  kakinya  terasa  sakit, seperti  dipukul  ribuan  palu. Wajahnya  berkeringat. Jimin  pun  mengusap-usap, bagian  paha  sang  anak. Berharap  dengan  begitu, rasa  sakitnya  akan  berkurang.

"Bagaimana ?? apa  masih  sakit ??" tanya  Jimin.

"Sudah  mulai  reda," jawab  Taehyung.

"Taehyung  kenapa, Kook ??" tanya  Junki  yang  khawatir.

"Sejak  usia  1  tahun, Taehyung  lumpuh  permanen, hyung. Pertumbuhannya  agak  melambat. Terkadang  juga  nafasnya  sesak," jelas  Jungkook.

Junki  dan  istrinya, menatap  khawatir  pada  Taehyung. Diusianya  yang  semuda  ini, Taehyung  harus  menanggung  beban  berat. Sedangkan  yang  ditatap  pun  menyadarinya.

"Nan  gwaenchana  paman, bibi. Tae  masih  kuat  kok," ucap  Taehyung  mencoba  tersenyum.

"Maaf  hyung, noona. Kami  tak  bisa  berlama-lama. Berkas-berkas  kantorku, sudah  menunggu  di  rumah," pamit  Jungkook, yang  berdiri  di  belakang  kursi  roda. Bersiap  mendorongnya.

"Kalau  begitu, hati-hati  di  jalan. Lain  kali, kami  berkunjung  lagi," balas  Junki.

"Sampai  jumpa !!" pamit  Jimin.

Mereka  bertiga  segera  pulang. Menyisakan  Junki  dan  Jieun. Rasanya, Jieun  masih  ingin  bersama  Taehyung. Rindunya  pada  sang  anak, seakan  telah  terobati, setelah  bertemu  Taehyung.

Tbc..

Gimana2 ?? ngebosenin gak ??

Uri  CheonsaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang