Anza telah lama diam-diam menyukai kakak kelasnya. Setelah menyimpan perasaan itu dalam hati untuk waktu yang lama, akhirnya Anza memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaannya. Namun, jawaban Danial sangat mengecewakan. Danial dengan tegas menol...
SEBUTKAN SALAH SATU TOKOH YANG KALIAN SUKA DI CERITA WATTPAD
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
10. PULANG BARENG
Cinta itu indah, tapi jadi menyakitkan jika terus diperjuangkan sendirian— Danialanza
Cuaca di luar mendung. Hawa dingin membuat Anza semakin erat memeluk dirinya sendiri. Anza lupa membawa jaket padahal Galang sering kali mengitkan cewek itu untuk jangan sampai lupa membawa jaket. Sekolah pun makin sepi karena jam sudah menunjukan jam setengah 6. Biasanya Anza kalau tidak membawa kendaraan selalu nebeng ke Galang atau Nessa, tetapi keduanya punya urusan masing-masing jadi tidak bisa mengantar dirinya pulang.
Anza lagi lagi menghela nafas. Menanti angkot di simpang jalan. Biasanya jam segini angkot masih ada yang lewat tapi kok hari ini sama sekali gak ada yang lewat ya. Mau menghubungi Galang tetapi cowok itu dari tadi siang handphonenya gak aktif.
"Ngapain lo di sini?" Danial tiba-tiba datang membuka kaca helm menatap ke arah Anza.
"Kak Danial," Gumam Anza kecil. Anza tentu kaget melihat kedatangan Danial tiba-tiba. Cewek itu terus saja menatap Danial tidak sadar menatapnya dengan mata yang melotot.
"Lo bisa santai aja gak sih natap gue nya," ngeri Danial. Danial jadi was-was sendiri. "Natapnya sampai mata melotot," tambahnya.
Anza cuma cengegesan. Merutuki dirinya sendiri. Selalu saja merasa bodoh dan malu-maluin jika dirinya berduaan dengan Danial. Cowok itu benar-benar bisa merubah dunia Anza dalam sekali lihat.
Kenapa sih kalau berhadapan sama orang yang dia sukai selalu saja malu-maluin.
"Malah bengong," kesal Danial. Danial hanya geleng-geleng kepala melihat respon Anza.
"Maaf kak maaf, " Anza berucap dengan pelan." Kakak kok ada di sini? " tanyanya Anza.
"Tadi masih ada urusan di sekolah. Lo sendiri kenapa berdiri di sini?"
"Aku tadi habis ngerjain tugas. Terus lagi nunggu angkot tetapi dari tadi angkotnya belum ada yang lewat," ucap Anza kepada Danial.
"Gak sama Galang?" tanya Danial.
Anza mengelengkan kepala. "Gak. Dia lagi ada urusan katanya, " balas Anza. Danial diam menatap Anza yang dari tadi menundukan kepala Cewek aneh yang selalu banyak banget tingkahnya.
"Urusan sama cewek ya?" tanya Danial kepada Anza.
"Maksud kakak apa? " tanya Anza gak mengerti. Anza akhirnya mendongakan kepala menatap Danial. Cowok itu bener-bener membuat fokus Anza hilang. Hanya dengan tatapan datarnya saja sudah membuat Danial kelihatan makin ganteng dan berkarisma.