Anza telah lama diam-diam menyukai kakak kelasnya. Setelah menyimpan perasaan itu dalam hati untuk waktu yang lama, akhirnya Anza memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaannya. Namun, jawaban Danial sangat mengecewakan. Danial dengan tegas menol...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
13. RATU MEMBUAT ONAR
Kalau dari awal dia tak ingin dikejar, kenapa kamu terus berlari?" - Danialanza
Ratu menghampiri Anza yang sedang duduk di kantin bersama temannya. Cewek itu tiba-tiba menjambak rambut Anza. Ratu marah Anza pulang bareng dengan Danial. Dirinya gak suka sang pujaan hati bersama perempuan lain.
"Bisa gak usah keganjenan sama pacar gue, "ketus Ratu setelah cewek menyambak rambut Anza. Anza meringis kesakitan.
"Pacar kakak yang mana, gue aja gak tahu pacar kakak, "balas Anza pelan. Anza memegang rambutnya yang tadi dijambak oleh kakak kelasnya.
"Danial pacar gue, lo gak usah keganjenan sampai pulang bareng dia atau ngejar-ngejar dia. Lo murahan banget, " Ratu mendengus kesal. Ratu menatap Anza dengan pandangan tajam.
"Kak lo apaan sih datang-datang jambak Anza. Gila lo ya, "teriak marah Dinda. Cewek itu menarik Anza untuk berdiri di belakangnya. Dinda gak pernah takut sama siapa pun. "Lo gak pernah diajarin tata krama apa gimana. Suka banget nyari malasah, " tambah Dinda lagi.
"Danial bukan pacar lo jangan sok ngaku-ngaku. Lagian gue juga gak percaya seorang Danial bisa pacaran sama cewek yang gak tahu diri kayak lo, " Dinda lagi lagi berucap menantang Ratu. Ratu yang tidak terima maju tangannya langsung melayang ingin menampar Dinda tapi langsung dicegah.
"Ratu lo ngapain sih mau nampar adik kelas, tindakan lo ini udah masuk ke tindakan pembullyan ya, mau gue lapor ke guru biar lo hukum, " ujar Ray dengan nada marah.
"Gue gak takut Ray, lagipula gue ada urusan sama lo jadi ga usah ikut ampur, " balas Ratu gak kalah marah. Siapa Ray sampai-sampai bisa mengatur dirinya dirinya bukan Adel yang tergila-gila oleh Ray. Ratu tahu kalau sahabatnya Adel sangat mencintai Ray meskipun sudah putus.
"Gue gak akan biarin lo berlaku seenaknya sama adik kelas yang gak ada salahnya, " tegur Ray kepada Ratu.
"Kenapa lo sangat membela cewek ini jangan-jangan cewek ini yang jadi selingkuhan lo makanya lo putusin temen gue, " ucap Ratu dengan sinis. "Lo sampai belain cewek ini sebegitunya, "tambah Ratu lagi.
"Ratu udah jangan gini. Ayo pergi, "bisik Adel yang berdiri di sebelah Ratu. Adel takut akan terjadi masalah yang dilakukan oleh Ratu dirinya gak ingin terseret-terseret lagi.
"Ratu lo terus aja buat masalah gak capek apa, " Danial akhirnya bersuara setelah dari tadi cowok itu melihat tingkah Ratu. Cewek ini sangat berbahaya terlalu ambisius Danial tidak menyukainya. " Gue bukan pacar lo jadi gak usah ngaku-ngaku jadi pacar gue Rat, " tambah Danial tegas.