Setelah mengantarkanku pulang, Arthur kembali ke kantornya dan melanjutkan pekerjaannya. Sementara aku hanya mengisi waktuku dengan menonton drama Rusia di televisi.
Sebenarnya aku kurang tahu bagaimana dan apa yang ada pada drama Rusia. Aku hanya menontonnya sebab aku sering menemukan beberapa pria tampan yang sangat atletis.
Haha, mereka terlihat sangat menggoyahkan iman kuatku. Dasar.
Sejak aku pulang tadi, tidak ada sosok Sakura yang biasanya mondar-mandir sambil memborong cemilan ke kamarnya. Gunanya sih, untuk menemani wanita Jepang itu bekerja dari rumah. Aku sedikit tidak yakin bahwa dia bekerja saat ini.
Sembari menunggu mainnya drama Rusia-ku yang sempat terpotong karena iklan, aku meraih ponselku dan mencari kontak Sakura. Menekan tombol telepon dan menunggu wanita Jepang itu menjawabnya.
Disaat aku menunggu dia menjawab telponku, suara pintu yang terbuka dari lantai atas membuatku langsung menoleh keatas. Sosok Sakura melangkah menuruni anak tangga sampai ke pertengahan. Yeah, dia menatapku dengan datar.
"Kenapa kau tak mengecek kamarku terlebih dahulu?" tanyanya dengan nada yang sengit.
Aku menyengir tanpa dosa, lalu mengakhiri panggilan tersebut. Dia memutar bola matanya dan kembali ke kamarnya. Aku tidak tahu bahwa dia masih saja betah berdiam diri di kamar sedari awal aku pergi, hingga aku pulang. Terhitung sekitar tiga jam lebih.
Drama Rusia yang ku nantikan kembali berputar di televisi. Aku mengikuti alur cerita drama tersebut dengan sangat serius. Hey, itu berguna untukku melanjutkan naskah. Sebelum minggu depan tiba. Ah, Arthur selalu membuatku kesusahan saja.
"Hei, kenapa wanita itu menjengkelkan!?"
"Huh! Dasar perusak!"
"Astaga! Pria itu sangat mengagumkan!"
"Holy Moly!"
Semua ucapanku keluar karena sibuk mengomentari segala adegan di drama tersebut. Ya, jika kalian menonton, tanpa mengomentari apa-apa, rasanya hampa sekali bukan. Hehe.
"OH MY GOD!! PRIA YANG KEKAR!" teriakku tanpa sadar saking terpesonanya. Well, ada pria dalam drama yang menunjukkn bentuk perutnya. Alias, sixpack.
"KAYLIE! BISAKAH KAU DIAM!?" teriak Sakura dari tangga.
Aku memandang kearah tangga dan itu membuatku terkejut.
"Sejak kapan kau ada disana?" tanyaku bingung.
"Sebelum Masehi!" jawabnya asal.
"It's funny, friends..," timpalku sambil terkekeh.
Sakura menggeram melihatku dan kembali ke kamarnya. Aku? Yaaaa.., aku tetap fokus pada drama Rusianya. Sangat disayangkan jika ku melewatkannya.
Ditengah ku sedang menonton, benda pipih yang berbentuk persegi panjang bergetar dengan hebat. Benda itu terletak diatas meja. Aku meraih ponselku yang berwarna gold itu dan melihat siapa pelaku yang membuat ponselku bergetar.
"Nomor.. tak dikenal? Siapa dia?" gumamku dengan kening yang berkerut hingga memunculkan bentuk gelombang.
Ya, sebuah nomor tak dikenal menelponku dengan berani. Mungkin dia mengenalku, tapi aku tak mengenalinya. Apa mungkin.. pegawai kantor? Ah, tetapi, aku tak pernah menyerahkan nomorku begitu saja pada orang yang belum ku kenali lebih dalam.
Apa mungkin Leandro? Mengingat dia adalah sosok yang selalu berbuat nekat, demi mendapatkan keinginannya. Apalagi, Leandro merupakan sosok yang sangat terkenal dan berpengaruh besar. Jika benar, untuk apa dia menelponku?
KAMU SEDANG MEMBACA
MINE IS TERRIBLE [ END ]
Romansa[ 01 Juli 2019 - 10 Januari 2021 ] Ini tentang Amoureyza Kaylie yang harus menerima perjodohannya dengan Leandro Alcander, seorang pria yang memiliki berbagai perusahaan dimana-mana dan banyak wanita yang menyukainya. Demi perusahaan keluarganya. Na...
![MINE IS TERRIBLE [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/192551428-64-k502273.jpg)