Mendengar sebuah ucapan yang bernada seperti mengancam itu, membuatku langsung mengetahui siapa pemilik suara tersebut.
Aku menoleh ke belakang dan mendapati Leandro sedang berdiri di ambang pintu dengan kedua tangan yang berada di saku. Perempuan itu menahan geram dan menurunkan tangannya.
Kemudian perempuan itu memandang Leandro dan aku secara bergantian, dan memasang senyuman miring yang ku tebak, dia akan merendahkanku juga.
"Sepertinya, status dirimu dan diriku tidak jauh beda, ya Nona! Aku memikat adikmu, Jack demi uangnya. Dan sepertinya kau juga memikat seorang pria terkenal yang menjadi idaman para wanita, Tuan Leandro!" ujar perempuan jalang itu yang dikenal sebagai Fersha.
Ya, begitulah yang kudengar dari Leandro ketika ia menyebutkan nama si jalang.
"Pastinya, kau mendekati Tuan Leandro demi uang, bukan?" tanya Fersha tanpa takut sedikitpun.
Aku menggertakkan gigi-gigiku sebab geram mendengar pertanyaan sial yang keluar dari mulut jalang itu.
Yang kuketahui sedikit mengenai Fersha, dia merupakan seorang model majalah dewasa yang namanya tidak terlalu populer di masyarakat umum. Tetapi dia mengenali banyak pejabat-pejabat negri. Tentu saja Leandro juga termasuk.
Sayangnya, Fersha adalah wanita haus duit.
"Kau salah, Nona Fersha. Aku calon istrinya Tuan Leandro dan aku tidak sebusuk dirimu. Mendekati pria kaya hanya untuk mengambil uangnya. Benar-benar murahan dan rendahan!" balasku dengan berani.
"Sayang, ayo kita pergi!" ajak ku pada Leandro.
Bukan bermaksud apa-apa, aku hanya ingin membuat Fersha sadar dia telah menghina siapa.
Fersha benar-benar terdiam mendengar balasanku. Ia mengambil bajunya dan memakainya dengan cepat.
***
Sesampainya di lobby hotel, Leandro kembali di serbu oleh penggemarnya. Bahkan sampai diriku terdorong menjauh dari Leandro.
Oh, shit. Dasar bodoh!
"Maaf, saya tidak punya waktu. Saya harus mengantar calon istri saya ke rumahnya," ujar Leandro berharap bisa menghentikan tindakan kasar dari penggemarnya.
Penggemarnya alias fans nya terkejut mendengar pernyataan dari Leandro dan memandang diriku dengan berbagai tatapan.
Tatapan sinis, tatapan terkejut, dan tatapan iri. Tapi disisi lain, mereka juga pastinya takut untuk menyentuhku. Yaiyalah, Leandro adalah pawangku nanti. Bukan hanya nanti, sekarang pun dia sudah menjadi pawangku. Sampai dia mati.
Leandro memeluk pinggangku mesra dan berjalan menuju mobilnya yang terparkir rapi di luar.
Dengan fans nya yang masih mengikuti dari belakang, meski dengan jarak yang jauh.
Aku memasuki mobil, begitu juga dengan Leandro. Mobil pun melaju menyusuri jalan raya kota Boston.
Keheningan tercipta diantara kami. Tidak ada yang memulai satu percakapan pun. Kami larut dalam pikiran masing-masing.
"Kau sudah memberitau Jack kalau kita pulang duluan?" tanya Leandro.
Astaga, aku lupa. Aku meringis memandang Leandro dan membuka aplikasi chatting di ponselku.
Dua pesan baru dari Jack.
Jack : Kau dimana?
Jack : Apakah kau pulang duluan dengan si pria jelek itu?
Aku tertawa membaca pesan Jack yang menyebut Leandro adalah pria tua.
"Apa ada yang menarik?" tanya Leandro yang sepertinya peka kalau aku mentertawakan dirinya.
"Ah, tidak," jawabku cepat dan membalas pesan dari Jack.
Seketika, kekesalan ku terhadap Jack menghilang. Yeah, mungkin karna aku bukan orang yang memiliki rasa dendam berkepanjangan.
Me : Aku sudah pulang duluan bersama pria yang kau bilang jelek itu.
Me : Pulanglah kerumah duluan. Sepertinya aku akan lama di perjalanan!
Aku menutup ponselku dan menyandarkan punggungku di sandaran kursi mobil. Dan perlahan, aku menutup mataku karena kelelahan.
*****
To be continued.
Vote, comment and share to your friends!
See you next work!
KAMU SEDANG MEMBACA
MINE IS TERRIBLE [ END ]
Romance[ 01 Juli 2019 - 10 Januari 2021 ] Ini tentang Amoureyza Kaylie yang harus menerima perjodohannya dengan Leandro Alcander, seorang pria yang memiliki berbagai perusahaan dimana-mana dan banyak wanita yang menyukainya. Demi perusahaan keluarganya. Na...
![MINE IS TERRIBLE [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/192551428-64-k502273.jpg)