Saat ini, aku dan Sakura sedang sarapan bersama di ruang makan. Tak ada ucapan apapun yang keluar. Hanya dentingan antara sendok dan piring saja yang memenuhi isi rumah.
Terkait insiden 'sepele' yang membuat Azkeh keluar dari rumah, kini berkurang satu orang di rumah. Jujur, aku merasa tak tega hati untuk membiarkannya pergi begitu saja. Tetapi, biarlah ini menjadi pelajarannya.
Jika ia pulang ke kami, ya tentu saja, dengan terbuka lebar kami akan menyambutnya meski masih merasa kesal atas perlakuan sikapnya.
"Aku akan pergi keluar kota," ujar Sakura tiba-tiba.
"Kapan?" tanyaku.
"Hari ini. Mungkin selama dua minggu," ujar Sakura lagi.
Aku terdiam sejenak. "Kenapa mendadak dan tumbenan kau pergi keluar kota?" tanyaku bingung.
Sakura menghela nafas dan berkata, "Semua ini gara-gara manajerku. Dia memintaku untuk menemaninya keluar kota. Untung saja ini karena pekerjaan, jika tidak, aku tak akan mau menerima ajakannya."
"Masih muda? Lajang?" tanyaku sebelum kejadian pada Azkeh terulang pada Sakura.
Sakura melirikku kesal. "Tentu saja bodoh!" umpatnya.
"Siapa tahu dia adalah sosok tua bangka," ujarku memberi alasan karena telah bertanya seperti itu.
Sakura memutar bola matanya, lalu mengantarkan piringnya menuju wastafel dapur dan mencucinya. Kemudian dia berjalan menuju ruang tengah, mengambil koper beserta tas yang berisikan berkas-berkas kerjanya.
TIN! TIN!
Bunyi klakson mobil dari luar terdengar nyaring dan begitu memekakkan telinga. Aku sontak menoleh kearah luar rumah, lewat jendela.
Sebuah mobil sedan hitam terparkir rapi di depan rumah. Kemudian, seorang pria atletis muncul dari dalam mobil dengan kacamata hitam yang bertengger di matanya. Wow, pasti dia adalah sosok yang sangat tampan.
"It's your manager?" tanyaku pada Sakura.
Sakura mengangguk, lalu menarik kopernya menuju luar rumah. Aku bangkit berdiri dan menyusul langkahnya.
"Hello, Sakura!" sapa sang manajer saat kami berdua sudah muncul dari dalam rumah.
"Hello, Sir Noel!" balas Sakura sopan seraya membungkukkan badannya.
"Mari saya bantu!" tawar sang manajer. Dia melangkah mendekat pada Sakura dan mengambil alih koper.
"Ah, Anda terlalu baik!" puji Sakura seraya memasang senyuman lebar di wajahnya.
Sang manajer hanya terkekeh,lalu berjalan menuju mobil dan memasukkan barang-barang Sakura ke dalam bagasi mobil. Aku mendekat kearah Sakura dan berdiri di sebelahnya dengan tangan yang ku taruh di belakang badanku.
"Sangat tampan bukan?" tanyaku pada Sakura. Yeah, aku berusaha menggodanya.
"Yes. He's very handsome..," jawab Sakura.
"You like him?" tanyaku.
Sakura menoleh kearahku dengan tatapan datar.
"Are you crazy? Ini baru kedua kalinya aku bertemu dengannya setelah sepuluh tahun, bodoh!" kata Sakura kesal. Aku melongo kaget mendengarnya.
"Seriously!?" pekikku tertahan.
"Yes. Aku baru bertemu dengannya waktu melamar kerja dan hari ini," ungkap Sakura.
"Astagaa."
Sakura mengalihkan pandangannya ke depan, kearah pria atletis yang sedang mengemaskan barang-barang di bagasi mobil. Pria atletis yang merupakan sang manajernya itu.
Ku lihat manajernya Sakura sudah selesai mengemas dan memandang kearah kami berdua. Tangannya melambai-lambai. Aku menangkap maksudnya adalah menyuruh Sakura menghampirinya agar mereka segera pergi.
Ku tolehkan kepalaku ke Sakura dan kalian tahu? Wanita itu hanya diam, senyumannya masih terukir jelas. Astaga, sepertinya dia terlalu terbuai dengan pesona manajernya itu.
"Hey, Sakuraa!" bentakku dengan keras agar dirinya sadar.
"Eh? What???" tanya Sakura bingung.
"Go away! He is waiting for you, stupid!" ujarku kesal sambil menunjuk kearah sang manajer Sakura.
Dia mengikuti arah tunjukkanku, lalu menyengir tanpa dosa. Aku hanya menggelengkan kepala dan mendenguskan nafas.
GREP!
Sakura memelukku dengan erat secara tiba-tiba yang membuatku terkejut. Aku membalas pelukannya. Dalam benakku, aku memikirkan bagaimana jadinya diriku jika tak ada Sakura untuk satu minggu ke depan. Semoga saja masih baik-baik.
"Jaga dirimu, Kaylie. Aku akan menelponmu jika sudah sampai disana," pesan Sakura.
"Kau yang berjaga diri. Manajermu seorang pria atletis dan kau wanita mesum. Jaga sikapmu, bodoh!" ujarku sambil tertawa.
Dia melepaskan pelukannya dan menatapku dengan sengit. Kurasa dia akan mengomel-omel.
"Kata siapa aku mesum!? Hey, aku tidak mesum!" elaknya.
"Film erotis asal Spanyol yang kau simpan di flashdisk warna merah itu lantas punya siapa, Sakura, kalau bukan punyamu??" tanyaku dengan sedikit meledek. Tetapi, itu benaran ada.
"Kau membuka barang pribadiku??" tanya Sakura dengan mata membulat.
Aku mengendikkan bahuku dan tersenyum miring.
"Aku meminjamnya beberapa hari lalu," ujarku.
"Dan mataku tak sengaja menangkap film itu. Karena penasaran, i watching the movies," lanjutku sambil tertawa kecil.
"Dasar biadab!" maki Sakura yang berusaha memukulku.
"Sudah, sudah. Manajermu sudah menunggu daritadi. Jika kau terlambat, kau bisa di pecat dari tempatmu bekerja!" ujarku sembari mendorong Sakura dengan pelan.
Sakura mendengus kesal dan berjalan menghentak-hentakkan kakinya persis seperti anak kecil yang tak dibelikan mainan kesukaan oleh sang ibu.
"Jangan kau bayangkan terus bagian adegan kapalnya, Sakura! Aku tahu otakmu seperti apa!!" pesanku dengan berteriak.
Sakura berbalik badan kearahku dengan sorot tatapan sinisnya. Dia mengacungkan jari tengahnya kearahku.
"You're f*cking b*tch, Kaylie!" makinya.
Aku tertawa lebar mendengar makian dari dirinya.
Setelah itu pun, Sakura memasuki mobil, yang kemudian disusuli oleh sang manajernya. Mereka pun pergi meninggalkan rumah dan aku hanya seorang diri disini.
Aku berjalan menuju pagar halaman dan menguncinya, lalu berjalan memasuki rumah.
Seminggu tak ada Sakura, kita lihat bagaimana kehidupanku.
*****
To Be Continued.
Sorry kalau singkat, lagi buntu imajinasi soalnya hehe.
VOMMENT, YA!
KAMU SEDANG MEMBACA
MINE IS TERRIBLE [ END ]
Romance[ 01 Juli 2019 - 10 Januari 2021 ] Ini tentang Amoureyza Kaylie yang harus menerima perjodohannya dengan Leandro Alcander, seorang pria yang memiliki berbagai perusahaan dimana-mana dan banyak wanita yang menyukainya. Demi perusahaan keluarganya. Na...
![MINE IS TERRIBLE [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/192551428-64-k502273.jpg)