Secara perlahan, mereka membuka mata mereka satu persatu. Cahaya cukup terang menjadi hal pertama yang masuk ke dalam indra penglihatan mereka.
Mereka... Berhasil kembali. Kembali ke dunia nyata. Dunia dimana mereka bisa menjalani hidup mereka yang sesungguhnya.
Penantian dan pengorbanan yang mereka lakukan, tidak sia-sia. Dan sekarang, mereka akan menempuh hidup mereka yang baru.
"Taeil!"
Pria berambut merah itu menolehkan kepalanya. Sontak ia tersenyum melihat seorang lelaki berlari ke arahnya.
"Guanlin, akhirnya kau datang juga. Ayo! Istri dan anakku sudah menunggu," kata Taeil.
Sesuai janjinya di dalam game, Taeil berusaha mencari keberadaan Guanlin dan mengenalkan lelaki itu pada keluarganya.
Keduanya berjalan ke arah kafe milik sang pria berambut merah dan memasuki kafe itu.
Suara bel kecil yang diletakkan di pintu langsung memenuhi kafe yang belum buka itu.
"Honey? Is that you?" seru seseorang dari arah dapur kafe.
"Yeah it's me! Could you please go out for a second? We have a guest," seru Taeil sambil tersenyum.
Guanlin menatap Taeil yang balas menatapnya dengan tatapan penuh arti.
"Who is it—"
Dan pandangan Guanlin langsung bertemu dengan seorang wanita yang baru saja keluar dari dapur.
Keduanya saling tatap dengan pandangan tak percaya.
"No way! Lai Guanlin?!" seru wanita itu.
Guanlin tersenyum lebar, "Wendy!!!"
Dan tanpa basa-basi, Wendy berlari ke arah lelaki tinggi itu dan memeluknya erat. Siapa kira mereka akan bertemu lagi?
"Oh my gosh, I miss you so so much!" seru Wendy.
Guanlin terkekeh pelan sambil melepaskan pelukan Wendy, "Jadi... Ternyata kalian berdua menikah di dunia nyata?"
"Iya. Kami bahkan sama sekali tak mengira hal itu akan terjadi," jawab Taeil yang langsung dibalas dengan tatapan maut oleh Wendy.
"T-tapi... Aku senang bisa bersamanya," kata Taeil langsung.
Guanlin mengangguk, "Then, where's your child—"
"MOMMY!!! I DROPPED THE SUGAR!"
Perhatian ketiga orang itu langsung teralihkan ke seorang anak perempuan yang keluar dari dapur. Wajah dan kedua tangannya penuh tepung.
"Is that—"
"Yup! My one and only daughter, Moon Yujin. Yujin, say hi to Uncle Guanlin," kata Taeil.
Sang anak yang baru menyadari keberadaan Guanlin, langsung memekik terkejut. Membuat ketiganya tersentak kaget.
"Damn dad! He's so hot. Can I be your girlfriend?" seru Yujin.
KAMU SEDANG MEMBACA
[2] ATTACK's Series: SECOND ATTACK ✔
Fanfiction[红] Second Book of ATTACK's Series "There always be a second chance. Can we save them?" Permainan ini belum selesai. Mereka masih memiliki kesempatan, untuk membawa teman mereka kembali. Tapi apakah benar itu tujuan utama dari permainan kedua ini? (...
![[2] ATTACK's Series: SECOND ATTACK ✔](https://img.wattpad.com/cover/211037113-64-k135724.jpg)