Unimportant things

3.3K 229 2
                                        

Vomment!!

Jungkook terlihat sudah sampai di kantor miliknya lima menit yang lalu. Lelaki itu hanya melihat bagaimana keadaan kantornya setelah di tinggalnya beberapa hari yang lalu karena masuk rumah sakit. Untungnya keadaan kantor baik-baik saja bahkan data penghasilannya semakin tinggi dari sebelumnya. Tentunya berkat jimin, sekretaris tersayang jungkook.

Kini, jungkook bersama Jack berjalan di koridor menuju lobby karena jungkook akan pulang dulu. Tentunya itu menyita perhatian semua orang. Dari para staff, karyawan bahkan kliennya. Jungkook memang menjadi sangat terkenal bahkan dari sebelumnya karena berita yang kemarin soal perusahaan milik ayahnya dan ia menjadi perusahaan dengan penghasilan tertinggi di korea selatan.

Jadi siapa yang tak kenal dengannya? Dari ayahnya sampai adik bungsunya yeonjun, sering di perlihatkan media pada publik.

"Jack, pindahkan semua barang-barang somi ke mansion! Jangan ada yang tertinggal sedikitpun!!" Ujar jungkook di tengah perjalan ke mansion bersama Jack.

"Siap tuan!" Balas Jack.

Jungkook yang sudah tau Jack pasti akan melakukan apapun yang ia suruh hanya mengangguk pada Jack.

Di mansion milik jungkook tepatnya yang tidak jauh dari sekolah somi terlihat somi yang menunggu jungkook di luar sendirian. Gadis itu duduk di bangku taman mansion mewah itu.

Tak lama, mobil BMW X4 terlihat memasuki garasi mansion mewah itu membuat somi tersenyum setelah menunggu cukup lama.

"Oppa wae ileohge olae? " (Kakak mengapa lama sekali?) Suara somi cukup keras di sana.

"Ya! Kau kira aku tak bisa mendengar? Aish.. suara mu seperti burung saja!" Protes jungkook karena baru saja ia turun dari mobil sudah mendengar somi seperti berteriak saja.

"Mian oppa.. karena aku takut sendirian disini" Kata somi dengan wajah lesunya.

"Para maid akan datang besok pagi, jadi kau jangan khawatir sendirian disini" Balas jungkook lalu masuk meninggalkan somi.
Somi hanya tersenyum simpul setelah mendengar ucapan jungkook lalu ikut masuk.

.

"Berikan aku satu tegukan lagi nona~" Pria mabuk itu mengangkat small glass nya meminta satu botol bir lagi. Mau tak mau yeji memberikannya.

Saat yeji datang membawakannya satu botol bir, tetapi sesampainya yeji mengurungkan niatnya memberikan satu botol bir yang di bawanya pada pria itu karena pria yang cukup dewasa itu menatap yeji seolah ada maksud lain darinya.

"Maaf tuan, kau terlalu mabuk saat ini, jadi ku mohon berhentilah" Yeji mencoba membuat pria itu agar sadar dan tak meminum bir itu lagi karena sudah jelas saat ini bau alkohol sudah menyengat keras.

"Kau sangat cantik sayang~" Pria itu mengalihkan pembicaraan dan kini berdiri tepat di hadapan yeji.

Yeji tentu saja terkejut bahkan takut padanya. Terlebih di sana tak banyak orang. Ibu dan neneknya berada di dapur, dan Seung woo sedang di kasir.

Pria itu semakin dekat dengan yeji dan sebaliknya yeji mundur ketakutan melihat pria itu.

" Jungji!! " (Berhenti!!) Suara yang tak asing bagi yeji saat mendengarnya.

Melihat yeji menatap seseorang yang tak asing bagi yeji, pria mabuk itu segera ikut menatapnya namun dengan tatapan tajam.

My Doctor (Lizkook) ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang