"Aku yang mengurus naeun saat ia di korea. Dia masih berada di nomor 1, akan tetapi aku bingung saat melihat hasil tes stadium nya. Itu ambigu menurutku" Jelas lisa.
"Dokter lalisa, akan ku pastikan naeun secepatnya sembuh. Aku juga sudah menghubungi rekan ku yang masih di inggris dan ia akan datang sore ini"
Setelah lama bicara, dokter karen dan lisa ada kesamaan. Itu menjadikan mereka teman selain menyembuhkan naeun.
"Baiklah, aku akan menemui mu sore ini untuk memulai penyembuhan nya" Lisa berdiri dan keluar dari ruangan dokter karen.
"Terimakasih kau sudah datang dokter lalisa" Dr.karen memeluknya.
Melihat jungkook tidak ada di luar, lisa menatap setiap sudut rumah sakit yang besar ini.
"Ah jinjja, ini menjengkelkan!" Dengus nya. "Kau masih disini dr.lalisa?" Dr.karen keluar melihat lisa masih di depan ruangannya.
"Dr. karen, aku mencari -
"Tolong minggir! Kami butuh jalan! Minggir, minggir lah!"
Karen dan lisa melihat beberapa perawat mengawal pasien yang baru saja datang. Entah terjadi apa mereka tidak mengetahuinya.
"Sebentar, akan ku lihat" Ucap karen pada lisa. "Apa boleh aku ikut?" Cegat lisa dan bertanya sebelum karen pergi. Karen, dokter perempuan berumur 28 tahun itu mengangguk kepada lisa.
Mereka berdua cepat menghampiri pasien.
"Ada apa ini?" Tanya karen.
Lisa melihat ada pisau yang tertancap di bagian dada lelaki yang kira-kira berusia 30 tahun disana, lengkap dengan jas nya.
"Tidak ada yang tau apa yang sudah terjadi padanya dok, anak buah nya yang membawa dia ke rumah sakit" Balas perawat itu.
"Kau harus membersihkan darah nya le -
"Kau siapa? Pergi dan jangan menganggu ketenangan disini! Aku akan mengurusnya" Wanita 25 tahun datang dan berucap seperti itu pada lisa.
"Sima! Dimana dokter andrew?" Karen bertanya karena seharusnya bukan dia yang menangani pasien ini.
"Senior belum datang jadi aku -
"Kita tidak bisa mengambil resiko" Potong karen pada ucapan sima.
Lisa terus menatap pria itu yang meringis kesakitan. Sedangkan jungkook dan rayyan kini sedang mencarinya.
"Rayyan, panggil yang lain untuk mencari nya! Gadis ku harus di temukan secepatnya!" Perintah jungkook yang kini tengah pusing harus mencari lisa kemana lagi.
Di ruang UGD pun, sima dan karen kini malah berdebat.
"Kau senior ku, seharusnya kau membiarkan ku melakukan tugas ku"
"Sima! Kita tidak bisa mengambil resiko! Dia bukan orang biasa, dan jika terjadi apa-apa padanya, kau yang harus bertanggung -
"Lalu dimana senior andrew? Katakan?! Apa yang harus kita lakukan? Huh! Ini sudah 5 menit tapi belum ada yang -
"Kau mau apa nona?" Tanya perawat itu pada lisa.
Karen menatap perawat itu dan membiarkan lisa menangani pasien itu.
"Bagaimana bisa kau -
Karen menarik tangan sima keluar dari ruangan.
"Senior karen! Ini sudah melanggar -
"Kwon lalisa, dia seorang dokter spesialis penyakit dalam. Biarkan dia menanganinya!" Karen cepat menjawabnya dan menarik sima untuk pergi dari sana.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Doctor (Lizkook) END
Fanfiction[18+] "Sebelum malam gelap menjebak ku, jangan tinggalkan aku. Apakah kamu masih mencintai ku? Jika kamu merasakan hal yang sama, jangan tinggalkan aku hari ini." -Kwon Lalisa "Aku milikmu Lalisa dan tetap akan seperti itu. Aku mencintaimu esok, lus...
