Jennie

1.5K 155 8
                                        


"Dr. Lalisa"

Lisa, jin woo serta detektif kim terkejut mendengar suara itu. Lisa cepat membalik badan dan ya, itu adalah naeun.

Masih dengan perbannya dan baju rumah sakit tanpa memakai alas, naeun berdiri tegak di depan mereka bertiga.

"Naeun" Air mata lisa tidak bisa di bendung lagi, ia jatuh dan memegang pundak naeun. "Mwoya? Mengapa kau menangis?" Naeun mengusap air mata lisa. Tidak tahan lagi, lisa memeluk naeun. Naeun pun membalas pelukan lisa.

"Terimakasih kau sudah selamat naeun" Lisa berterimakasih karena naeun bisa menahan rasa sakitnya. Naeun melepas pelukannya pada lisa dan menarik tangan lisa. Lisa pun heran dengan naeun, begitupun dengan jin woo dan detektif kim.

"Eonni ini yang sudah menyelamatkan ku" Lisa menunjuk jennie disana. Lisa dan jennie saling menatap, air mata mereka jatuh begitu saja. "Eonni?" Jennie memeluk lisa disana. Lisa terkejut lalu membalas pelukan jennie.

"Eonni, kau akan kemana?" Tanya lisa. "Akan ku ceritakan nanti, sekarang kau tangkap wanita penipu itu!" Jennie mengarahkan detektif kim dan jin woo ke arah di mana jin dan jisoo mengikat choi yoo ra di kursi antri di bandara.

Lisa mengingat dimana ia mencurigai wanita yang memakai syal dan ternyata benar jika wanita yang syalnya berwarna merah itu adalah choi yoo ra. Lisa berjalan ke arah choi yoo ra dan menamparnya disana. Sementara, jisoo kini bersama naeun.

Ya, tamparan keras itu lisa layangkan kepada yoo ra, wanita penipu itu. "Choi yoo ra! Aku akan membunuhmu!" Lisa seperti kerasukan di sana menampar yoo ra kanan kiri namun dengan cepat jin woo menahannya.

"Sudah, jangan di teruskan" Ujar jin woo namun lisa tidak bisa mengontrol dirinya.

"Kalian, bawa wanita ini ke tahanan!" Perintah detektif kim. "Aku akan mengurus wanita itu". Detektif kim pun pergi bersama beberapa polisi dan juga jin.

"Mengapa kau menahan ku?" Tanya lisa. "Jangan rugikan dirimu untuk wanita itu" Jin woo menyuruh jennie dan jisoo membawa naeun ke rumah sakit. Sementara ia akan meredakan amarah lisa.

"Rugi? Ya! Kau tidak percaya padaku jika aku bisa membunuh wanita itu?" Mata lisa kembali memerah. "Jangan lampiaskan kemarahan mu pada wanita itu! Kita belum selesai dengannya!" Kata jin woo. "Ya! Kita belum selesai dengannya jadi kita akan selesai jika aku berhasil membunuhnya!" Lisa kembali membicarakan bunuh membunuh. "Lalisa! Jangan lampiaskan kemarahan mu pada wanita itu! Sekarang kau emosi karena melihat pacar mu itu dengan gadis lain! Kau tidak marah karena wanita itu! Dengar, kau juga bukan siapa-siapa nya naeun, jadi kau tidak berhak membunuh wanita itu! Hanya ayah naeun yang berhak untuk melakukan itu atau apapun keinginannya! Kau dengar itu?!" Jin woo sudah sangat marah karena lisa.

Benar, yang di katakan jin woo itu benar. Itu juga membuat lisa kembali mengingat jungkook bersama gadis lain.

Lisa terjatuh dan duduk di lantai parkiran, menangis kembali dan marah kepada dirinya sendiri.

...

"Naeun" Minnie dan yang lain menyambut naeun disana yang datang bersama jennie dan jisoo.

"Dr. Minnie" Mereka berpelukan. "Kau tidak apa-apa? Apa kau terluka?" Tanya minnie. "Aku tidak apa-apa karena eonni ini yang menyelamatkan ku" Naeun tersenyum pada jennie. "Jennie? Bagaimana bisa?" Jennie membalas senyuman naeun. "Akan ku ceritakan jika lisa sudah datang" Minnie dan yang lain sadar jika tidak ada lisa disana. "Lisa akan datang bersama detektif jin woo sebentar lagi" Ujar jisoo.

"Hi naeun, aku somi" Somi berkenalan dengan naeun disana. "Hi somi, aku naeun" Somi memberikan naeun permen untuk membuatnya merasa lebih baik. "Kau tau, semua orang sangat khawatir padamu" Ucap somi. "Maafkan aku dr.minnie" Minnie kembali memeluknya. "Kau tidak perlu minta maaf adik manis ku" Semua orang kini menjaga naeun.

Masih di bandara, jin woo yang tadinya menunggu di mobil kini keluar membantu lisa untuk berdiri dan berhenti menangis seperti anak kecil.

"Bangun, naeun menunggu mu di rumah sakit" Melihat lisa diam tidak ada balasan, jin woo pun memegang pundaknya dan lisa kini pingsan di lantai parkiran. "Huft, kau selalu membuat orang merasa kasian kepadamu" Jin woo akhirnya menggendong lisa masuk ke mobil.

Saat masuk ke mobil, jin woo melihat jungkook yang ada hadapannya melihat lisa yang pingsan karena kelelahan.

"Apa? Kau akan mengantarnya? Aish, aku lupa jika kalian sudah putus hubungan! Minggir jika kau tidak membantu!"

Jin woo segera membuka pintu mobil dan pergi dari sana setelah melihat sepasang mantan kekasih itu. Sungguh ia sangat jengkel.

"ARRGHHHHH" Jungkook menendang ban mobilnya. Dia frustasi melihat lisa bersama jin woo.

"Tak heran jika tuhan memisahkan kalian, membayang kan kalian bercinta saja membuat ku muak!" Jin woo terus mengoceh disaat lisa yang kini pingsan di sampingnya.

Vote and comment!

My Doctor (Lizkook) ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang