Musim dingin kali ini datang begitu awal, udaranya semakin dingin membuat beberapa orang memakai pakaian tebal, jaket, atau coat. Beberapa pakaian musim dingin sudah dipasarkan sejak seminggu yang lalu.
Younghoon sebagai seorang model menjadi semakin bersinar dengan pemotretan pakaian musim dingin. Rambut yang bewarna ash grey dan kulit putih bersih membuatnya terlihat seperti vampir.
Younghoon memiliki manajer yang tak kalah tampan darinya, bahkan sesekali menggantikan model yang berhalangan hadir. Bahkan sempat mendapatkan tawaran untuk ikut menjadi model, tapi ditolak, karena menyukai kehidupannya sebagai seorang manajer.
Pemuda yang berusia satu di bawah Younghoon itu memiliki tinggi yang hampir sama dengannya, matanya sedikit sipit tapi bisa jadi sangat tajam, hidungnya yang sempurna, senyum liciknya bahkan dapat membuat beberapa fansnya oleng.
Younghoon juga mempunyai seorang asisten yang kadang merangkap menjadi stylish makeup, hanya kadang ikut membantu. Pemuda manis yang juga berumur satu tahun di bawahnya, seumuran dengan manajernya.
"Juyeon, lihat anjingnya, kecil banget tapi baunya harum banget."
Younghoon mendekati Juyeon, manajernya, setelah mengejar seekor anjing, bermain. Sedangkan Juyeon hanya tersenyum melihat bagaimana artisnya bahagia hanya berhasil mendapatkan anak anjing yang menggemaskan.
"Namanya siapa kak?"
Tanya asistennya yang mendekat, Changmin, setelah membereskan beberapa baju dan peralatan yang habis digunakannya untuk pemotretan barusan.
"Emmm... Mori."
"Beneran namanya Mori apa cuma asal-asalan kak Younghoon."
Ucapan dari Changmin membuat Younghoon hanya menyengir, tentu saja nama asal. Bagaimana dirinya tau nama anjing yang sedang digendongnya, bukan miliknya juga, milik salah seorang staf kemungkinannya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Uwaaah aku hampir percaya."
Jawaban dari Juyeon membuat Changmin tertawa, begitu polos sekali dengan kehidupan sehari-hari beserta lingkungannya. Namun begitu cekatan jika sudah dihubungkan dengan pekerjaan, bisa menjadi lembut ketika artisnya sedang lelah, bisa menjadi lebih tegas jika artisnya hanya malas-malasan.
Younghoon melirik bagaimana tatapan asistennya kepada manajernya, sedikit kecewa sebenarnya bahwa cintanya bertepuk sebelah tangan. Dirinya tau jika kedua orang terdekatnya ini saling menyukai, namun tak berani mengungkapkannya.
Berkat ungkapan sukanya bulan lalu kepada Changmin, yang tentu sudah diijinkan oleh Juyeon untuk menghabiskan waktu bersama dengan asistennya.