Selamat membaca❤
***
Lagi-lagi Ara berdecak kesal, kesal melihat pemandangan di depannya. Entah kenapa hatinya mendadak panas melihat Arya bersama Sesil. Sesekali Arya membalas ucapan Sesil meski hanya beberapa kata.
Dan cowok itu hanya tersenyum sinis kearahnya. Ada apa sebenarnya dengan Arya? Sejak saat itu, cowo itu mendadak mendiami dirinya.
Ara menghembuskan nafasnya lega, saat mengingat kejadian kemarin.
[FLASHBACK ON]
"Siapa lo sebenarnya?"
Ruangan terasa hening saat Arya mengucapkan hal itu. Kenapa Arya tiba-tiba bertanya hal itu? Pikir mereka.
Ara berusaha santai. "Gu—"
"Hay!"
Fokus mereka beralih kepada seorang gadis yang kini menatap dengan tersenyum.
"ALEXA!"
Ardan berdiri dari duduknya menghampiri Alexa. "Lo ngapain kesini Al?"
Alexa tersenyum menenangkan. "Kalian main tapi gak ngajakin gue," ketus Alexa berpura-pura kesal.
Ada yang aneh dari gadis itu, memang benar. Sejak Alexa bangun dari koma, gadis itu lebih banyak senyum. Tapi senyuman kali ini berbeda, malah terlihat aneh di wajahnya.
"Lo tahu Apartemen Arya dari siapa?" pertanyaan Regal membuat Alexa mendengus.
"Perlu banget lo tahu?" acuhnya lantas duduk di samping Ara.
"Al lo masih sakit," kata Stella khawatir.
Alexa tersenyum miring. "Gue gak papa Stel, bahkan gue merasa jauh lebih baik."
Semua menatap aneh kearah Alexa, bahkan perban di kepala gadis itu sudah dilepas. Meski masih ada luka yang belum sepenuhnya hilang di dahinya.
"Ngapain kalian lihatin gue gitu? Aneh banget." Alexa menggelengkan kepalanya sambil tersenyum geli.
Ara terdiam. Masih mencerna apa yang sebenarnya terjadi. Bukankah ini aneh? Alexa datang tepat saat Arya bertanya seperti itu. Atau jangan-jangan Alexa tahu tentang dirinya?
"Emm ... gue mau kekamar mandi nih. Btw Ra, anterin gue ya," ujar Alexa mengedipkan sebelah matanya.
Ara yang masih melamun pun tergelonjak kaget. "E-ekh iya."
"Kamar mandinya dimana Ar?" tanya Alexa tanpa nada datar.
Arya menatapnya aneh, curiga kenapa Alexa bisa mendadak ada di Apartemennya.
"Lo lurus aja, dekat dapur," jelas Arya datar.
Dan akhirnya mereka menyudahkan permainan, saat Ara dan Alexa pergi kekamar mandi.
Ara menghentikan langkahnya saat Alexa memegang pergelangan tangannya. Wajah gadis itu terlihat serius sekarang.
"Gausah bilang makasih," kata Alexa bersedekap santai.
"Hah?" beo Ara.
Alexa terkekeh kecil tanpa suara. "Ohh ... ayolah Ra, gausah bertingkah bodoh lagi di depan gue."
Kini Ara bertanya serius. "Kenapa lo bisa kesini?"
"Kalo gue gak kesini, rahasia lo bisa terbongkar kan? Hm, maybe?" Alexa tersenyum miring melihat Ara yang terdiam.
KAMU SEDANG MEMBACA
ARYA [TERBIT]
Novela Juvenil[JANGAN LUPA FOLLOW SEBELUM BACA] [Tersedia di Gramedia] -Tentang siapa 'Dia' yang sebenarnya- Arya Voorzitter Geralldo. Pemimpin dari sebuah geng bernama Straatleider. Pemilik mata tajam dan paras rupawan. Arya itu seperti cuaca, sulit ditebak. Hid...
![ARYA [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/233674366-64-k844991.jpg)