Part 119

862 158 82
                                        

Kai menatap layar ponselnya, dan dia kembali menghubungi nomor Kyungsoo lagi, tapi hasilnya tetap sama, Kyungsoo tidak mengangkat panggilannya.

'kenapa dia tidak mengangkatnya? Apa dia sudah tahu jika video Baekhyun itu sudah tidak ada lagi? Lalu sekarang dia menjauhiku begitu?' pikir Kai dengan tatapan marahnya.

Kai meremat ponselnya kuat,

''aahhh'' teriak Kai sembari menyeka semua barang yang telah bertengger dengan rapi diatas meja kerjanya sehingga barang-barang itu telah berjatuhan keatas lantai saat ini.

Nafas Kai terengah-engah, dia mengepalkan kedua tangannya kuat,

''sial! aku tidak akan membiarkan ini'' ucap Kai meninju meja kerjanya marah, lalu setelahnya dia menyambar kunci mobilnya dan keluar dari ruang kerjanya.

Kai membuka pintu kamarnya, dan saat dia berjalan menuju tangga dia berpapasan dengan Ibunya yang sepertinya akan menemui Kai. Ibunya tampak cemas,

''kai? Apa yang terjadi?'' ucap Nyonya Park terkejut saat Kai keluar dari dalam kamarnya, dan dilihat dari ekspresinya, Kai sepertinya sedikit kesal.

Tadinya saat dimeja makan, Nyonya Park maupun Tuan Park sedikit terkejut saat mendengar suara berisik seperti jatuhan beberapa barang, dan terdengar juga suara teriakan Kai, jadi karena itu Nyonya Park memutuskan untuk naik kelantai dua untuk memeriksa bagaimana keadaan Kai.

Kai turun kelantai satu tanpa menghiraukan ucapan Ibunya, dia hanya berjalan cepat melewati Ibunya dan saat dilantai satu dia juga melakukan hal yang sama pada ayahnya. Dia menghiraukan tatapan cemas kedua orang itu yang telah dia panggil dengan sebutan ayah dan Ibu.

Tuan Park yang melihat kepergian Kai dengan ekspresi marah hanya bisa terheran dan penasaran dengan apa yang terjadi. Tuan Park memutuskan untuk naik kelantai dua tempat dimana istrinya berada dan berencana menanyakan apa yang terjadi.

''apa yang terjadi kepada Kai? Apa dia akan pergi keluar dengan pakaian seperti itu? diluar benar-benar dingin saat ini'' ucap Tuan Park lalu masuk kedalam ruang kerja Kai, tapi begitu dia masuk kedalam ruangan itu dia begitu terkejut menemukan ruang kerja Kai yang telah berantakan karena beberapa barang telah berserakan dilantai.

Tuan Park dan Nyonya Park saling pandang, Tuan Park ingin bertanya tapi urung dilakukannya setelah melihat ekspresi bingung istrinya dan Tuan Park menyimpulkan jika istrinya sepertinya tidak tahu dengan apa yang terjadi pada Kai.

Tuan Park hanya bisa memijat pelipisnya, entah kenapa akhir-akhir ini kedua anaknya sedikit berulah.

'kuharap tidak akan terjadi sesuatu yang buruk' pikir Tuan Park.


***


Chanyeol menatap Kyungsoo yang duduk dihadapannya. Sekarang adalah hari minggu, dan Chanyeol mengajak Kyungsoo untuk pergi jalan-jalan diluar, tapi alih-alih mengajak, sepertinya kata-kata yang tepat digunakan adalah Chanyeol yang memaksa Kyungsoo. Chanyeol mengancam Kyungsoo jika dia akan terus berdiri didepan apartment Kyungsoo sampai gadis itu mau diajak keluar. Dan karena Kyungsoo yang berhati lembut, dia dengan mudahnya masuk kedalam jebakan Chanyeol.

Mereka sedang menikmati makan siang disebuah restoran saat ini, dan restoran adalah tempat pertama yang mereka kunjungi setelah mereka keluar dari apartment Kyungsoo.

Chanyeol mengalihkan pandangannya pada ponsel Kyungsoo yang terus-terusan bergetar sedari tadi, dan jika Chanyeol bisa menghitungnya, ini sudah lebih dari sepuluh kali ponsel Kyungsoo bergetar. Dan Kyungsoo sepertinya tidak mau mengangkat panggilan itu, dia terus mengabaikannya dan Chanyeol heran dengan itu.

lets just ignore the past!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang