Part 11

952 159 3
                                    

Kyungsoo POV

Aku dan Baekhyun adalah saudara sepupu. Ibu ku adalah adik dari Ibu Baekhyun. Sehingga aku memanggil orangtua Baekhyun dengan sebutan paman dan bibi.

Aku diasuh oleh paman dan bibi sejak aku kelas lima Sekolah dasar. Mereka merawatku sejak saat itu karena Ibuku meninggal saat aku berumur 10 tahun, dia mengalami kecelakaan saat taxi yang ditumpanginya ditabrak oleh sebuah mobil mewah dari lain arah dengan kecepatan tinggi, dan meninggal dirumah sakit. Ibuku sempat mengalami koma selama 2 bulan, dan dokter menyarankan untuk mengikhlaskan Ibuku, karena beberapa organ tubuhnya yang sudah tidak berfungsi lagi. Akhirnya aku mengikhlaskan Ibuku, dan dia pergi untuk selama-lamanya.

Seumur hidupku aku belum pernah menyematkan kata ayah kepada seseorang . Dulu Ibuku berkata padaku kalau Ayahku berada diluar negri tepatnya Amerika Serikat, dia bekerja sebagai tentara disana, dan tentu saja hal itu dikatakannya supaya aku terhibur dan tidak selalu menanyakan perihal ayah. Sampai Ibuku meninggal aku masih percaya itu, sampai suatu hari paman dan bibiku menceritakan segala kebenarannya. Hal ini mereka lakukan karena melihatku akan pergi mencari ayahku keluar negri.

Paman dan bibi bercerita bahwa Ibuku dulu melakukan kesalahan, dia hamil diluar nikah karena bujuk rayuan pacarnya. Setelah Ibuku meminta pertanggungjawaban pada pacarnya bahwa dia hamil, pacarnya tiba-tiba menghilang, sehingga hal itu sudah cukup meyakinkan Ibuku bahwa pacarnya tidak mau bertanggungjawab. Ibuku tidak mau menggugurkan bayi dalam kandungannya dan memutuskan untuk merawat bayinya seorang diri.

Paman dan bibi sangat menyayangiku, mereka sudah menganggap aku sebagai anaknya sendiri, dan membiayai semua kebutuhanku, termasuk biaya sekolah, mereka tidak pernah membeda-bedakan ku dari Baekhyun. Baekhyun merupakan anak tunggal, sehingga dia juga sangat baik dan perhatian padaku.

Paman dulunya bekerja sebagai seorang general manager di perusahaan Hyundai, dia memiliki jabatan yang tinggi, sehingga penghasilannya sangat banyak. Mereka bukan orang yang hobi berfoya-foya, dan memilih untuk menyimpan uang mereka untuk masa depan Baekhyun, sehingga saat paman dan bibi meninggal, Baekhyun mendapatkan warisan yang sangat banyak, dan kami menggunakannya untuk kebutuhan kami sampai sekarang, bahkan masih banyak yang tersisa.

Paman dan bibi menjadi korban kecelakaan pesawat Korea Airlane jurusan Korea Selatan menuju China. Pesawat yang mereka tumpangi mangalami turbulensi yang cukup parah karena terjebak cuaca buruk. Saat itu kami duduk di kelas satu SHS. Baekhyun sangat syok setelah peristiwa itu, bahkan dia tidak mau lagi kesekolah. Tapi aku tidak mau putus asa menyemangatinya, dan perlahan dia bisa mengikhlaskan segalanya. Dan aku berjanji sejak saat itu untuk menyayangi dan melindunginya karena Sekarang hanya dia saudara yang kupunya.


Author POV

Hari ini adalah hari pertama dari dua hari waktu yang diberikan Kai untuk mengambil keputusan. Kyungsoo berjalan ke perpustakaan untuk mencari keberadaan Kai, karena Kyungsoo yakin 100% Kai berada di perpustakaan sekarang. Dia mengedarkan pandanganya keberbagai penjuru perpustakaan dan berhasil menemukan keberadaan Kai. Dia akhirnya menuju kursi yang diduduki Kai, dan duduk di depannya.

Kai nampaknya tidak terganggu sama sekali dengan keberadaan Kyungsoo, bahkan dia mungkin tidak mau tahu siapa orang yang duduk didepannya saat ini. Dia hanya fokus melihat buku yang dia baca.

Dilain sisi, nampak Kyungsoo mengeluarkan buku kecil dari sakunya, dan mulai menuliskan sesuatu diatas itu. Segera setelah dia selesai menulis, Kyungsoopun mendorong kertas itu kearah Kai, dan berhasil merebut atensi Kai.

'ayo bertemu di atap' tulisan dalam memo itu.

Melihat itu, Kai pun mendongakkan kepala dan menatap orang yang duduk didepannya. Dia menaikkan alisnya setelah tahu orang yang emberikan memo itu adalah Kyungsoo.

lets just ignore the past!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang