Kyungsoo menekuk lututnya dan meletakkan dagunya diatasnya. Entah kenapa pkirannya benar-benar menjadi tidak karuan. Dia telah pulang dari rumah sakit semenjak satu jam yang lalu, tapi otaknya terus saja memikirkan Kai, dan juga ucapan Ibunya kai.
Bahkan bayangan nyonya Song yang menangis memohon pada Kyungsoo terus saja terbayang-bayang olehnya. Mungkin jika Kyungsoo tidak melihat keadaan Kai yang collapse tadi, dia tidak akan menuruti ucapan nyonya Song. Tapi karena dia melihatnya sendiri Kai yang kehilangan kesadarannya dan denyut jantungnya yang semakin menurun membuat Kyungsoo kasihan juga, dan ucapan Nyonya Song mempengaruhinya.
Kyungsoo seharusnya membenci Kai, dia seharusnya bahagia jika Kai ternyata punya penyakit jantung dan telah divonis oleh dokter mengenai umurnya. Kyungsoo seharusnya bahagia karena orang yang telah selama ini jahat padanya dan mengancamnya punya penyakit yang begitu parah. Tapi kenapa? kenapa hari ini dia tidak bahagia sedikitpun? Kenapa dia menjadi khawatir juga? Entah apa yang terjadi padanya, Kyungsoo juga tidak bisa menjelaskannya.
Suara dering ponsel menyadarkan Kyungsoo,
'Baekhyun?' pikir Kyungsoo setelah melihat nama orang yang tengah menghubunginya saat ini.
''ya Baek?'' ucap Kyungsoo,
''maaf, saya penjaga kedai soju, pemilik ponsel ini tengah mabuk berat saat ini, bisakah anda menjemputnya?'' ucap orang itu,
Dan terang saja, Kyungsoo langsung berdiri dan menyambar jaketnya.
''baiklah, bisakah anda memberikan alamatnya pada saya'' ucap Kyungsoo dan orang itupun memberitahukan alamatnya pada Kyungsoo.
Dan Kyungsoo langsung keluar dari rumahnya dan menghentikan salah satu taksi dan meluncur kealamat itu.
Sepuluh menit berlalu, dan Kyungsoo akhirnya dapat melihat Baekhyun yang tengah duduk disebuah warung kaki lima yang biasa menjual soju dengan kepala yang dia letakkan diatas meja. Kyungsoo segera menghampiri Baekhyun.
''Baek? Ayo pulang'' ucap Kyungsoo mencoba membangunkan Baekhyun.
Tapi Baekhyun tidak bergeming sedikitpun.
''Baek, '' ucap Kyungsoo menggoyang-goyangkan tubuh Baekhyun, dan hal itu berhasil membangunkan Baekhyun.
''hahh, Kyungsoo?'' ucap Baekhyun yang berbicara khas orang mabuk.
''iya, ini aku Baek, ayo bangun, kita harus segera pulang'' ucap Kyungsoo lalu menarik Baekhyun agar bangkit. Tapi tetap saja tidak bisa karena Baekhyun menahannya.
''tapi aku masih mau disini Kyung, aku masih mau minum, ahjusiii, satu botol lagi'' ucap Baekhyun meminta pelayan untuk memberikannya soju lagi.
Dan Kyungsoo tentu saja memberikan isyarat pada pelayan itu agar tidak memberikan permintaan Baekhyun.
''ayo baek, kita akan minum dirumah, jadi ayo'' ucap Kyungsoo,
''benarkah? kamu janji?'' ucap Baekhyun dengan menunjukkan aegyonya.
''iya iya, jadi ayo'' ucap Kyungsoo kembali menarik Baekhyun, dan kali ini Baekhyun tampak menurut.
Kyungsoo membawa Baekhyun masuk kedalam taksi dan membawa Baekhyun pulang kerumahnya.
Sesampainya dirumah, Kyungsoo memapah Baekhyun masuk kedalam rumah dan setelah berada didalam rumah, Kyungsoo membawa Baekhyun masuk kedalam kamarnya.
''ada apa denganmu? Kenapa kamu mabuk?'' ucap Kyungsoo bertanya.
''mana minumannya? Katanya kamu janji?'' ucap Baekhyun cemberut, dia tidak menjawab pertanyaan Kyungsoo malah menagih janji Kyungsoo.
''iya, iya, aku akan membawanya kesini'' ucap Kyungsoo lalu keluar dari kamarnya dan mengambil beberapa botol soju yang tadi telah dibelinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
lets just ignore the past!
Romansa[Chansoo/Kaisoo ff gs] Kyungsoo yang ingin menyelamatkan teman sekaligus sepupunya Baekhyun mendapatkan tantangan dari Kai untuk mendekati Park Chanyeol dalam 2 bulan. Akankah tantangannya berhasil? Jangan pernah menampakkan dirimu lagi dihadapanku...
