Kyungsoo mengerjapkan matanya pelan, dan entah kenapa kepalanya sedikit pusing. Kyungsoopun menyerngit mengingat dimana dia sekarang, dan saat dia telah mengetahui sepenuhnya dia kembali bingung, mengapa dia bisa tertidur di sofa, setaunya dia menunggu Kai yang masuk kedalam kamarnya dan setelahnya dia tidak ingat lagi apa yang dilakukannya setelah itu.
'kenapa aku bisa tertidur disini? Dan juga kemana Kai?' pikir Kyungsoo memperhatikan sekitar untuk mengetahui dimana Kai berada. Suara pintu terbuka mengagetkan Kyungsoo, dan otomatis matanya mengarah kepada pintu utama yang terbuka dan Kai masuk kedalam dari sana.
''apa kamu sudah sadar? Aku baru saja membelikan obat untukmu'' ucap Kai berjalan mendekat kearah Kyungsoo.
''apa yang terjadi padaku? Kenapa aku bisa tertidur disini?'' ucap Kyungsoo berusaha mencari tahu apa yang terjadi.
''aku juga tidak tahu, saat aku keluar dari kamarku, aku sudah melihatmu tertidur disana, dan aku berusaha membangunkanmu tapi tidak bisa. Aku pikir kamu pingsan'' ucap Kai berbohong. Nyatanya dia memberikan air yang berisi obat tidur pada Kyungsoo. Dia menyuntikkan obat tidur pada botol air minum yang memang masih disegel itu. Dia sengaja memilih botol mineral yang masih disegel supaya Kyungsoo tidak curiga, karena Kai yakin Kyungsoo akan lebih hati-hati lagi sekarang.
'kenapa aku bisa pingsan? Aku rasa sebelumnya aku baik-baik saja. apa karena aku terlalu banyak pikriran?' pikir Kyungsoo, tapi setelahnya dia memutuskan untuk tidak memperdulikannya.
''aku membelikan obat untukmu'' ucap Kai menunjukkan kantong kresek yang dia genggam.
''tidak perlu, jadi bisa kamu katakan sekarang apa yang harus kulakukan?'' ucap Kyungsoo tidak mau lagi berbasa-basi dengan Kai.
''baiklah jika kamu terburu-buru'' ucap kai, lalu dia melangkah kedalam kamarnya. Setelah beberapa saat dia keluar dari sana dengan sebuah kantong kresek yang lumayan besar, bahkan dia sendiri sedang memakai sarung tangan saat ini, dan Kyungsoo benar-benar bingung dengan itu.
''pakai sarung tangan itu'' ucap Kai melempar sarung tangan pada Kyungsoo.
Kyungsoo memandangi sarung tangan yang ada dipangkuannya. Dan selanjutnya dia benar-benar memakai sarung tangan itu mengikuti instruksi Kai.
Setelah melihat Kyungsoo memakai sarung tangannya, kai pun meletakkan kantong kresek yang dipegangnya tadi diatas meja.
''letakkan kantung itu dikamar Chanyeol. Dan jangan sampai dia tahu kamu membawa kantung kresek itu. Letakkan secara diam-diam dikamarnya'' ucap Kai, dan Kyungsoo benar-benar bingung apa isi kantung kresek itu, diapun dengan berani melihat isi kantung kresek itu, dan ada beberapa kantong kecil yang isinya seperti bubuk putih, dan Kyungsoo tidak tahu apa itu.
''apa ini Kai?'' ucap kyungsoo penasaran.
''narkoba'' ucap Kai sedikit berbisik pada Kyungsoo, dan Kyungsoo benar-benar membulatkan matanya mendengar ucapan Kai. Dia tidak membayangkan hal ini yang akan dilakukan Kai pada Chanyeol. Jadi Kai menjebak Chanyeol dengan narkoba.
''aku tidak mau, aku tidak mau melakukannya, aku tidak mau Kai'' ucap kyungsoo menggelengkan kepalanya.
''apa kamu ada pilihan? Ini bukan saatnya membicarakan mau atau tidak mau, karena saat ini kamu berada diposisi harus melakukan apa yang aku perintahkan'' ucap Kai.
''tapi, bagaimana bisa kamu melakukan ini pada Chanyeol. Dia bisa dipenjara jika ketahuan memiliki narkoba seberat itu. Dan aku tidak berani melakukan ini, bagaimana jika nanti aku ketahuan?'' ucap Kyungsoo benar-benar takut.
''makanya, aku menyuruhmu memakai sarung tangan itu. Jika kamu tidak memakai sarung tangan itu maka sidik jarimu akan menempel disana dan kamu akan ketahuan'' ucap Kai.

KAMU SEDANG MEMBACA
lets just ignore the past!
Romance[Chansoo/Kaisoo ff gs] Kyungsoo yang ingin menyelamatkan teman sekaligus sepupunya Baekhyun mendapatkan tantangan dari Kai untuk mendekati Park Chanyeol dalam 2 bulan. Akankah tantangannya berhasil? Jangan pernah menampakkan dirimu lagi dihadapanku...