Part 41

770 140 18
                                    

Entah perasaan apa yang dirasakan oleh Kyungsoo saat ini. Senyuman tidak pernah luntur dari wajahnya. Entah perasaan lega atau bahagia, Kyungsoo tidak tahu apa itu.

Saat ini Kyungsoo sedang membersihkan piring-piring kotor yang dihasilkan saat sarapan bersama dengan Chanyeol tadi. Tangannya sibuk membersihkan piring-piring itu tetapi wajahnya penuh dengan senyuman menawan, ia mengingat kembali kejadian tidak terduga antara dirinya dan Chanyeol beberapa menit yang lalu.

Chanyeol memandang Kyungsoo intens setelah sesi ciuman mereka selesai. Chanyeol dan Kyungsoo saling menatap dan menyelami pesona masing-masing.

''mulai sekarang kamu adalah gadisku, dan kamu milikku. Dan aku tidak mau melihat kamu dekat dengan laki-laki manapun apalagi dengan Kai, kamu harus ingat itu''. Ucap Chanyeol mendeklarasikan Kyungsoo adalah miliknya.

Kyungsoo tidak bisa menahan dirinya untuk tidak terkejut. Entah apa yang dirasakannya saat ini, yang pasti ia merasakan seperti ada puluhan kupu-kupu berterbangan diperutnya, dan itu memberikan sensasi geli pada perutnya tapi Kyungsoo menyukai sensasi itu.

Kyungsoo masih senantiasa menatap Chanyeol. Bibirnya tidak dapat memproses perintah dari otaknya untuk mengatakan sesuatu. Dia tiba-tiba terdiam bisu seribu bahasa. Sejenak dia memalingkan pandangannya, dia masih syok dengan apa yang terjadi, dan memproses apakah ucapan Chanyeol berarti bahwa mereka menjadi sepasang kekasih sekarang atau apa, karena Chanyeol yang bahkan tidak mengucapkan kata-kata suka atau cinta.

''kenapa kamu terdiam? Apa kamu tidak suka?'' ucap Chanyeol yang melihat Kyungsoo masih terdiam.

Namun karena Kyungsoo tidak juga merespon ucapannya, bahkan Chanyeol tidak tahu arti dari ekspresi wajah Kyungsoo. Chanyeol pun memilih berbalik hendak pergi dari situ. Dia sepertinya malu jika-jika Kyungsoo menolaknya.

Saat dia akan melangkahkan kakinya, Kyungsoo memeluk pinggang Chanyeol erat dari belakang, dan Chanyeol terkejut dengan skinship mendadak itu.

''aku adalah gadisnya Chanyeol, aku adalah miliknya Chanyeol, dan aku tidak akan dekat dengan laki-laki manapun kecuali jika Chanyeol yang mengijinkan'' ucap Kyungsoo tersenyum dibalik punggung Chanyeol. Entah kenapa dia suka mengucapkan kata-katanya tadi.

Sedangkan dilain sisi, Chanyeol tidak bisa menahan lagi rasa bahagianya. Mendengarkan ucapan Kyungsoo membuat senyum di bibirnya tercipta dengan sangat lebar. Chanyeol terlihat sangat bahagia.

Setelah membiarkan Kyungsoo memeluknya dari belakang, Chanyeol memutuskan untuk melepaskan tangan Kyungsoo yang memeluknya dan berbalik menghadap Kyungsoo. Chanyeol menatap Kyungsoo tepat di mata gadis itu.

''kamu adalah milikku'' ucap Chanyeol. Dan Kyungsoo mengangguk mendengar itu. Kyungsoo sepertinya setuju. Dan selanjutnya Chanyeol memeluk pinggang Kyungsoo erat. Kepala gadis itu bersandar di dadanya dan kepala Chanyeol berada diatas kepala gadis itu. Mereka berpelukan lama dan tidak ada satupun dari mereka yang rela bersedia melepaskan pelukan itu.

''Kenapa kamu tersenyu-senyum seperti itu?'' ucap Chanyeol yang berhasil mengagetkan Kyungsoo yang masih pada pekerjaan mencuci piringnya. Dan sepertinya dia hampir menyelesaikan pekerjaannya.

''hei, kamu mengagetkanku tau'' ucap Kyungsoo tidak terima, bahkan dia mengerucutkan bibirnya mengatakan itu.

Chanyeol tidak bisa untuk tidak terkekeh melihat reaksi Kyungsoo. 'ahh, dia benar-benar imut' pikir Chanyeol.

''lagi pula kenapa kamu tersenyum senyum seperti orang gila begitu'' ucap Chanyeol kembali menggoda Kyungsoo.

''aisshh, kenapa kamu mengataiku orang gila, kamu sangat jahat'' ucap Kyungsoo lalu pergi mengambil tissue untuk mengeringkan tangannya yang basah. Cuciannya telah selesai.

lets just ignore the past!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang