Part 3

1.3K 215 5
                                    

Keesokan harinya Kyungsoo dan Baekhyun telah terbangun dari tidur mereka dan bersiap untuk segera berangkat ke kantor. Mereka tidak menyiapkan sarapan pagi ini dikarenakan terlambatnya bangun akibat tidur terlalu larut malam.

''Kyung, ehmm, kamu baik-baik saja kan?'' ucap Baekhyun sambil melihat raut wajah Kyungsoo yang sedikit tidak bersemangat sekarang. Kyungsoo bahkan sulit untuk dibangunkan pagi ini, biasanya dia yang pertama bangun dan menyiapkan sarapan untuk mereka berdua. Dan jangan lupakan mata Kyungsoo yang membengkak, ahh dia pasti habis menangis semalaman pikir Baekhyun. Baekhyun tahu persis apa penyebab kemurungan Kyungsoo pagi ini. Sangat tahu.

''Kyung, kamu mendengarku?'' ulang Baekhyun,

''Apa kau mau libur saja hari ini?, aku bisa memintakan izinmu kepada Junmyeon oppa, kamu bisa beristirahat dirumah''. Ucap Baekhyun khawatir

Baekhyun sangat cemas sekarang, bagaimana Kyungsoo bisa bekerja hari ini dengan mood seperti ini. Bahkan untuk menjawab perkataan Baekhyun yang sepele saja Kyungsoo tidak bisa, apalagi jika harus bekerja, pasti dia akan sering kena nyinyiran teman sekantor nanti.

''aku tidak apa-apa Baek, kamu jangan khawatir. Aku akan mati bosan jika harus dirumah sendirian. Lagipula aku juga tidak kenapa-napa''. Ucap Kyungsoo lemas.

Mendengar ucapan Kyungsoo yang lesu itu Baekhyun jadi tidak tega, ingin sekali dia menghibur Kyungsoo.

''kyung, kamu masih memikirkan kejadian semalam ya?''. Tanya Baekhyun

''keadaan semalam apa Baek, jangan mengira-ngira!''. Timpal Kyungsoo

''aku tidak mengira-ngira, aku yakin kamu pasti memikirkan tenang pertemuan dengan sehun semalam kan, kamu tiba-tiba murung setelah kedatangan sehun dan kamu juga mengajak ku pulang duluan dengan alasan ada deadline. Sebenarnya aku terkejut juga melihat keadaan Sehun, Bagaimana jika Chanyeol dan Kai menemukan kita, Sehun adalah sahabat terdekat Chanyeol dan tentu saja dia pasti akan melaporkannya kepada Chanyeol kan''. Ucap Baekhyun.

Seakan ada kerikil yang tiba-tiba terlempar ke kepalanya, Baekhyun tersadar kenapa dia mengucapkan hal itu, itu akan membuat Kyungsoo jadi semakin murung, padahal niatnya untuk menghibur Kyungsoo.

Mendengar ucapan Baekyun baru saja membuat Kyungsoo berubah datar. Dia berpikir saat ini pasti Chanyeol telah mengetahui keberadaannya, karena tentu saja Sehun akan menceritakan semuanya kepada Chanyeol. Tapi untuk menghibur Baekhyun dia tidak menyetujui ucapan Baekhyun.

''Baek, apakah kamu pikir kita ini orang yang sangat penting baginya, kenapa juga dia harus melaporkan kita kepada Chanyeol, dan apakah kamu pikir jika Chanyeol mengetahui keberadaann kita dia akan peduli, dia akan mengabaikannya. Untuk apa juga dia repot-repot berurusan dengan kita lagi, lagi pula kita sudah dewasa sekarang, aku harap dia juga sudah dewasa sekarang, tidak seperti dulu lagi. Dan untuk Kai, urusanku dengannya sudah berakhir, jika melihatnya aku akan membalikkan badanku''. Ucap Kyungsoo

Namun bukan Baekhyun namanya kalau belum kepo, baekhyun pun menimpali tanpa berpikir

''lalu kenapa kita harus pindah ke Gyeonggi, kamu bilang Chanyeol akan menghancurkanmu kalau melihat kita sekali lagi, kamu bilang kita akan dapat masalah kalau tetap di Seoul, makanya kita pindah ke Gyeonggi, dan kemudian kamu bilang aku juga ada dalam masalah ini, tapi kamu tidak pernah menjelaskan semuanya padaku, apa hubunganku dengan semua ini, apa yang terjadi diantara kamu dan chanyeol sehingga dalam semalam dia terlihat sangat membencimu, padahal aku liat dia sangat menyayangimu sebelumnya. Lalu untuk Kai, kenapa kamu sangat marah sekali padanya, padahal menurutku dia orang yang baik dulu di sekolah, dia juga pintar, banyak prestasi dalam bidang akademik. Sebenarnya kenangan apa yang kita harus kubur Kyung, aku tidak ada kenangan dengan mereka sebenarnya''.

lets just ignore the past!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang